alexametrics
25.4 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Perbaiki Atap Gedung, PN Denpasar “Todong” Pemprov Bali

DENPASAR – Di bawah kepemimpinan Sobandi, PN Denpasar secara masif melakukan pembangunan dan pengadaan barang. Uniknya, pihak PN Denpasar jarang mengeluarkan kocek sendiri.

Setelah meminta bantuan Pemkab Badung membangun ruang tunggu dan meminta bantuan Pemkot Denpasar membuat taman bermain anak, kali ini giliran Pemprov Bali yang “ditodong”.

Data yang didapat Jawa Pos Radar Bali, PN Denpasar sedang merancang permohonan bantuan perbaikan atap ruang sidang dan beberapa ruangan lainnya.

Petugas dari Pemprov Bali juga sudah turun didampingi panitera PN Denpasar guna melakukan pengecekan fisik.

“Ini (minta bantuan) perintah Pak Ketua PN Denpasar langsung. Kami disuruh minta bantuan, tapi sifatnya jangan uang, ribet. Kami minta bantuan barang saja,” ujar sumber yang juga pegawai di PN Denpasar.

Baca Juga:  Gegara Judi Togel, Gasak Duit Nasabah, Sekretaris LPD Dituntut 6 Tahun

“Kami usulkan sekarang, paling nanti cairnya anggaran perubahan tahun depan,” imbuh sumber.

Sementara itu, juru bicara (jubir) PN Denpasar I Made Pasek yang dikonfirmasi terpisah membenarkan jika pihaknya sedang merancang proposal permohonan bantuan.

“Tapi, proposal itu belum diajukan, baru dirancang,” jelas Pasek. Menurut Pasek, permintaan bantuan perbaikan PN Denpasar karena kondisi bangunan pengadilan yang sudah berumur.

Ia mencontohkan kondisi ruang tahanan yang tidak lagi representatif. “Bayangkan, tahanan satu bus yang jumlahnya puluhan, ditaruh ruangan kecil kipas anginnya hanya satu. Kadang, kalau dipikir tidak manusiawi juga,” tutur Pasek.

Karena itu, perbaikan demi perbaikan perlu dilakukan. Sekalipun perbaikan itu sifatnya hanya menambal bagian yang rusak. Tentu dikabulkan tidaknya permohonan bantuan bergantung pada pihak terkait.

Baca Juga:  Pasang Reklame Traveloka, Terima Rp 1 M, Ketua Bumdas Sanur Dipecat


DENPASAR – Di bawah kepemimpinan Sobandi, PN Denpasar secara masif melakukan pembangunan dan pengadaan barang. Uniknya, pihak PN Denpasar jarang mengeluarkan kocek sendiri.

Setelah meminta bantuan Pemkab Badung membangun ruang tunggu dan meminta bantuan Pemkot Denpasar membuat taman bermain anak, kali ini giliran Pemprov Bali yang “ditodong”.

Data yang didapat Jawa Pos Radar Bali, PN Denpasar sedang merancang permohonan bantuan perbaikan atap ruang sidang dan beberapa ruangan lainnya.

Petugas dari Pemprov Bali juga sudah turun didampingi panitera PN Denpasar guna melakukan pengecekan fisik.

“Ini (minta bantuan) perintah Pak Ketua PN Denpasar langsung. Kami disuruh minta bantuan, tapi sifatnya jangan uang, ribet. Kami minta bantuan barang saja,” ujar sumber yang juga pegawai di PN Denpasar.

Baca Juga:  Tiga WNA di Bali Memilih Jadi WNI

“Kami usulkan sekarang, paling nanti cairnya anggaran perubahan tahun depan,” imbuh sumber.

Sementara itu, juru bicara (jubir) PN Denpasar I Made Pasek yang dikonfirmasi terpisah membenarkan jika pihaknya sedang merancang proposal permohonan bantuan.

“Tapi, proposal itu belum diajukan, baru dirancang,” jelas Pasek. Menurut Pasek, permintaan bantuan perbaikan PN Denpasar karena kondisi bangunan pengadilan yang sudah berumur.

Ia mencontohkan kondisi ruang tahanan yang tidak lagi representatif. “Bayangkan, tahanan satu bus yang jumlahnya puluhan, ditaruh ruangan kecil kipas anginnya hanya satu. Kadang, kalau dipikir tidak manusiawi juga,” tutur Pasek.

Karena itu, perbaikan demi perbaikan perlu dilakukan. Sekalipun perbaikan itu sifatnya hanya menambal bagian yang rusak. Tentu dikabulkan tidaknya permohonan bantuan bergantung pada pihak terkait.

Baca Juga:  Pasang Reklame Traveloka, Terima Rp 1 M, Ketua Bumdas Sanur Dipecat

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/