alexametrics
28.7 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Viral Puting Beliung di Perairan Uluwatu,Waspada Hujan Lebat saat Sore

DENPASAR – Hujan lebat disertai petir dan angin kencang harus diwaspadai umat Hindu Bali yang sedang merayakan hari raya Galungan hari ini (19/2).

Bahkan, sore hari kemarin hujan lebat disertai petir datang menyambar berulangkali. Bahkan, video pendek puting beliung disertai hujan petir di perairan Uluwatu sempat viral di media sosial.

Berdasar data BMKG Denpasar, pada hari raya Galungan ini hujan akan terjadi pada siang dan sore hari dengan suhu berkisar antara 24-34 derajat celcius.

Angin bertiup dari arah barat daya – barat dengan kecepatan berkisar 8 – 32 km/jam dengan ketinggian gelombang di perairan Bali antara rentang 0 – 2 meter.

Menurut Kepala BMKG Wilayah III Denpasar Taufik Gunawan, kondisi ini terjadi karena Bali masuk musim hujan.

Baca Juga:  Deteksi Bibit Siklon Tropis, BMKG Ingatkan Waspada Hujan Angin di Bali

“Belokan angin di wilayah Bali mendukung pertumbuhan awan konvektif,” ujar Taufik Gunawan dalam rilisnya yang diterima Radarbali.id.

Kondisi air laut yang hangat ikut berkontribusi terjadinya penguapan yang cukup untuk pembentukan awan hujan.

“Waspadai potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir,” bebernya. Khusus untuk pengelola usaha wisata bahari, BMKG Denpasar mengatakan

munculnya potensi gelombang setinggi 2 meter di perairan selatan Bali yang membahayakan bagi wisatawan. “Mohon untuk waspada,” pungkasnya.



DENPASAR – Hujan lebat disertai petir dan angin kencang harus diwaspadai umat Hindu Bali yang sedang merayakan hari raya Galungan hari ini (19/2).

Bahkan, sore hari kemarin hujan lebat disertai petir datang menyambar berulangkali. Bahkan, video pendek puting beliung disertai hujan petir di perairan Uluwatu sempat viral di media sosial.

Berdasar data BMKG Denpasar, pada hari raya Galungan ini hujan akan terjadi pada siang dan sore hari dengan suhu berkisar antara 24-34 derajat celcius.

Angin bertiup dari arah barat daya – barat dengan kecepatan berkisar 8 – 32 km/jam dengan ketinggian gelombang di perairan Bali antara rentang 0 – 2 meter.

Menurut Kepala BMKG Wilayah III Denpasar Taufik Gunawan, kondisi ini terjadi karena Bali masuk musim hujan.

Baca Juga:  Unwar Denpasar Jalin Kerjasama Dengan Pemkab Raja Ampat

“Belokan angin di wilayah Bali mendukung pertumbuhan awan konvektif,” ujar Taufik Gunawan dalam rilisnya yang diterima Radarbali.id.

Kondisi air laut yang hangat ikut berkontribusi terjadinya penguapan yang cukup untuk pembentukan awan hujan.

“Waspadai potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir,” bebernya. Khusus untuk pengelola usaha wisata bahari, BMKG Denpasar mengatakan

munculnya potensi gelombang setinggi 2 meter di perairan selatan Bali yang membahayakan bagi wisatawan. “Mohon untuk waspada,” pungkasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/