alexametrics
28.7 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Waspada! Aksi Sayat Paha Cewek Seksi Kembali Merajalela

RadarBali.com – Kejahatan jalanan dalam bentuk sayat paha para perempuan seksi kembali menghantui kaum hawa Kota Denpasar.

Apalagi, kali ini kembali jatuh korban baru. Dia adalah Ni Putu Leni N, 21. Wanita berparas cantik ini di sabet paha mulusnya saat melintas di Jalan Gunung Agung, tepatnya sebelum Jembatan Glendis, Selasa (18/7) dini hari pukul 05.00 Wita.

Akibatnya, korban mengalami luka sayatan di paha kiri yang menyebabkan luka sayatan sepanjang 15 cm.

Menurut informasi, insiden mengerikan itu bermula ketika korban mengendarai sepeda motor matic dari arah timur menuju barat.

Seorang laki-laki yang juga menggunakan sepeda motor tanpa nomor polisi lantas membuntuti laju kendaraannya.

Baca Juga:  Polisi Kejar Pelaku Begal Payudara, Imbau Warga Jangan Pergi Sendiri

Tak lama kemudian memepet dan mengeluarkan sebilah pisau lipat. Dan, crass…crass…pisau lipat itu menyayat paha korban.

Menurut sumber berdasar kesaksian korban, saat itu terlihat dari spion, motor dari arah belakang memepet laju motornya.

Korban pun takut karena dikira pengemudi itu mabuk dan hendak merampas barang berharganya.

“Pelaku yang menggunakan helm dan masker ini menyayat paha kanan wanita tersebut hingga terluka. Usai melancarkan aksinya, pelaku tancap gas dan meninggalkan korban,” bisik sumber.

Karena pahanya mengucurkan darah, korban berhenti untuk memeriksa lukanya. “Ternyata lukanya cukup panjang mencapai 15 cm. Karena hal itu, korban langsung menuju RS Sanglah untuk mendapatkan penanganan medis,” paparnya.

Baca Juga:  Ekonomi Lagi Sulit, Koster “Manjakan” Pemilik Kendaraan di Bali

Kasubbag Humas Polresta Denpasar AKP Sugriwo membenarkan adanya laporan tersebut dan pasti sudah ditindaklanjuti oleh anggotanya.

Pertama menurut dia, petugas memeriksa keterangan korban dan mendalami sejumlah informasi lainnya yang dapat disimpulkan dengan berbagai hal. S

Langkah kedua adalah mendatangi lokasi kejadian untuk memeriksa rekaman kamera pengawas di ruas jalan untuk mengidentifikasi pelaku.

“Pasti anggota kita sudah bertindak dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya. Hanya saja, untuk perkembangannya saya belum pantau,” tuturnya. 



RadarBali.com – Kejahatan jalanan dalam bentuk sayat paha para perempuan seksi kembali menghantui kaum hawa Kota Denpasar.

Apalagi, kali ini kembali jatuh korban baru. Dia adalah Ni Putu Leni N, 21. Wanita berparas cantik ini di sabet paha mulusnya saat melintas di Jalan Gunung Agung, tepatnya sebelum Jembatan Glendis, Selasa (18/7) dini hari pukul 05.00 Wita.

Akibatnya, korban mengalami luka sayatan di paha kiri yang menyebabkan luka sayatan sepanjang 15 cm.

Menurut informasi, insiden mengerikan itu bermula ketika korban mengendarai sepeda motor matic dari arah timur menuju barat.

Seorang laki-laki yang juga menggunakan sepeda motor tanpa nomor polisi lantas membuntuti laju kendaraannya.

Baca Juga:  Bali Diguyur Pusat Dana Hibah Rp 1,1 Triliun, Rp 948 M untuk Badung

Tak lama kemudian memepet dan mengeluarkan sebilah pisau lipat. Dan, crass…crass…pisau lipat itu menyayat paha korban.

Menurut sumber berdasar kesaksian korban, saat itu terlihat dari spion, motor dari arah belakang memepet laju motornya.

Korban pun takut karena dikira pengemudi itu mabuk dan hendak merampas barang berharganya.

“Pelaku yang menggunakan helm dan masker ini menyayat paha kanan wanita tersebut hingga terluka. Usai melancarkan aksinya, pelaku tancap gas dan meninggalkan korban,” bisik sumber.

Karena pahanya mengucurkan darah, korban berhenti untuk memeriksa lukanya. “Ternyata lukanya cukup panjang mencapai 15 cm. Karena hal itu, korban langsung menuju RS Sanglah untuk mendapatkan penanganan medis,” paparnya.

Baca Juga:  3 Kabupaten di Bali Ini Belum Punya Alat PCR untuk Mendeteksi Covid-19

Kasubbag Humas Polresta Denpasar AKP Sugriwo membenarkan adanya laporan tersebut dan pasti sudah ditindaklanjuti oleh anggotanya.

Pertama menurut dia, petugas memeriksa keterangan korban dan mendalami sejumlah informasi lainnya yang dapat disimpulkan dengan berbagai hal. S

Langkah kedua adalah mendatangi lokasi kejadian untuk memeriksa rekaman kamera pengawas di ruas jalan untuk mengidentifikasi pelaku.

“Pasti anggota kita sudah bertindak dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya. Hanya saja, untuk perkembangannya saya belum pantau,” tuturnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/