alexametrics
26.8 C
Denpasar
Saturday, July 2, 2022

Badung Bangun Jaringan Utilitas Terpanjang, Dianggarkan Rp 1,055 T

MANGUPURA – Selain rencana pembangunan jalan lingkar selatan, Pemkab Badung juga merancang jaringan utilitas terpadu.

Kadis PUPR IB Surya Suamba mengatakan, proyek jaringan utilitas terpadu ini merupakan yang pertama di Indonesia, dibangun sepanjang 10 km mulai wilayah Seminyak, Legian dan Kuta, Kecamatan Kuta, Badung.

Fasilitas ini diharapkan menjadi solusi efektif untuk mengatasi kabel udara yang menurunkan nilai estetika serta mengganggu pelayanan masyarakat dan wisatawan.

Di dalam jaringan utilitas terpadu bawah tanah akan ditaruh kabel listrik, kabel Telkom maupun kabel internet.

Guna mengatisipasi air hujan didalam lorong utilitas, dipasang pompa dan membuangnya ke drainase.

“Proyek ini sudah mulai dikerjakan di tahun 2019, dengan pengerjaan mulai pukul 23.00 malam hingga pukul 05.00 sehingga tidak mengganggu masyarakat dan lalu lintas yang dirancang menelan dana Rp. 1,055  triliun,” kata Surya Suamba.

Hal senada dilontarkan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. “Pembangunan infrastruktur Jaringan Utilitas Terpadu dan infrastruktur Jalan Lingkar Selatan Kabupaten Badung

ini memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam rangka mendukung kelancaran dan kenyamanan berbagai kegiatan dan event internasional yang diselenggarakan di Bali dan Kabupaten Badung,” pungkasnya. 



MANGUPURA – Selain rencana pembangunan jalan lingkar selatan, Pemkab Badung juga merancang jaringan utilitas terpadu.

Kadis PUPR IB Surya Suamba mengatakan, proyek jaringan utilitas terpadu ini merupakan yang pertama di Indonesia, dibangun sepanjang 10 km mulai wilayah Seminyak, Legian dan Kuta, Kecamatan Kuta, Badung.

Fasilitas ini diharapkan menjadi solusi efektif untuk mengatasi kabel udara yang menurunkan nilai estetika serta mengganggu pelayanan masyarakat dan wisatawan.

Di dalam jaringan utilitas terpadu bawah tanah akan ditaruh kabel listrik, kabel Telkom maupun kabel internet.

Guna mengatisipasi air hujan didalam lorong utilitas, dipasang pompa dan membuangnya ke drainase.

“Proyek ini sudah mulai dikerjakan di tahun 2019, dengan pengerjaan mulai pukul 23.00 malam hingga pukul 05.00 sehingga tidak mengganggu masyarakat dan lalu lintas yang dirancang menelan dana Rp. 1,055  triliun,” kata Surya Suamba.

Hal senada dilontarkan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. “Pembangunan infrastruktur Jaringan Utilitas Terpadu dan infrastruktur Jalan Lingkar Selatan Kabupaten Badung

ini memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam rangka mendukung kelancaran dan kenyamanan berbagai kegiatan dan event internasional yang diselenggarakan di Bali dan Kabupaten Badung,” pungkasnya. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/