alexametrics
26.7 C
Denpasar
Friday, August 12, 2022

Terpapar Abu Vulkanik, Operasional Bandara Ngurah Rai Tetap Normal

DENPASAR – Minggu (21/4) sekitar pukul 03.21 Gunung Agung, Karangasem kembali erupsi. Tinggi letusan mencapai 2000 m dan warna asap kelabu selama 2 menit 55 detik.

Tidal hanya Karangasem, paparan abu vulkanik Gunung Agung menyebar hingga ke Denpasar dan Tabanan.

Bahkan, dilaporkan abu vulkanik menyebar ke Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung. Berdasar hasil paper test di Bandara Ngurah Rai pukul 06.44 hingga 08.15, abu vulkanik positif terpapar di bandara internasional ini.

“Artinya bahwa Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali terdapat tanda-tanda temuan sebaran abu Vulkanik. Namun operasional masih normal,” kata Communication and Legal Section Head, Bandara Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, Minggu (21/4) siang.

Baca Juga:  Ribut Masalah Tanah, Warga Rangdu Seririt Adukan Kepala Desa ke ORI

Arie menambahkan, pada pukul 07.00 hingga pukul 08.22, berdasar hasil pindaian Lidar, terpantau ada sebaran abu vulkanik tipis dan tidak merata dengan radius 0-1.500 m dari bandara pada ketinggian 500 m dari permukaan tanah.

Keputusan dan segala pertimbangannya ini pun diambil melalui rapat stakeholders Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Minggu (21/4) sekitar pukul 10.00 di ruang Rapat Airport Operation Control Centre (AOCC).

“Rapat memutuskan dengan mempertimbangkan seluruh data dukung dari seluruh stakeholders, maka  Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali dinyatakan

tetap beropetasi secara normal dan akan tetap memonitor perkembangan selanjutnya,” tandas Arie Ahsanurrohim.



DENPASAR – Minggu (21/4) sekitar pukul 03.21 Gunung Agung, Karangasem kembali erupsi. Tinggi letusan mencapai 2000 m dan warna asap kelabu selama 2 menit 55 detik.

Tidal hanya Karangasem, paparan abu vulkanik Gunung Agung menyebar hingga ke Denpasar dan Tabanan.

Bahkan, dilaporkan abu vulkanik menyebar ke Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung. Berdasar hasil paper test di Bandara Ngurah Rai pukul 06.44 hingga 08.15, abu vulkanik positif terpapar di bandara internasional ini.

“Artinya bahwa Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali terdapat tanda-tanda temuan sebaran abu Vulkanik. Namun operasional masih normal,” kata Communication and Legal Section Head, Bandara Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, Minggu (21/4) siang.

Baca Juga:  Ribut Masalah Tanah, Warga Rangdu Seririt Adukan Kepala Desa ke ORI

Arie menambahkan, pada pukul 07.00 hingga pukul 08.22, berdasar hasil pindaian Lidar, terpantau ada sebaran abu vulkanik tipis dan tidak merata dengan radius 0-1.500 m dari bandara pada ketinggian 500 m dari permukaan tanah.

Keputusan dan segala pertimbangannya ini pun diambil melalui rapat stakeholders Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Minggu (21/4) sekitar pukul 10.00 di ruang Rapat Airport Operation Control Centre (AOCC).

“Rapat memutuskan dengan mempertimbangkan seluruh data dukung dari seluruh stakeholders, maka  Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali dinyatakan

tetap beropetasi secara normal dan akan tetap memonitor perkembangan selanjutnya,” tandas Arie Ahsanurrohim.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/