alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

Berkali-kali Tes PCR, PMI Asal Tegalalang Akhirnya Sembuh Covid-19

GIANYAR – Seorang crew kapal pesiar asal Kecamatan Tegalalang, berinisial KA, 31, dinyatakan sembuh dari penyakit Covid-19 yang dideritanya.

Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sempat bekerja di Miami, Amerika Serikat, itu sempat dirawat selama 38 hari. Pasien dinyatakan sembuh setelah berulang kali menjalani tes Polymerase Chain Reaction (PCR).

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Gianyar Gusti Bagus “Bem” Adi Wicaksana Widhya Utama menyatakan, KA dinyatakan sembuh setelah menjalani delapan kali evaliasi PCR.

“Dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction, red) berturut-turut. Tanggal 19 Mei 2020, yang bersangkutan akhirnya dinyatakan sembuh,” tegas Bem kemarin.

Berdasar resume perawatan, masa perawatan terhadap KA cukup panjang. KA yang merupakan kru kapal pesiar itu awalnya tiba di Bali pada 26 Maret lalu.

Baca Juga:  Kuta Protes Jadi Lokasi Karantina PMI Luar Badung, Begini Respons DPRD

“Yang bersangkutan tiba di Bali dan melakukan isolasi mandiri,” jelasnya. Kemudian, 9 April, dia mengeluh batuk.

Selanjutnya pada 10 April yang bersangkutan memeriksakan diri ke Poly Covid-19 di RSUP Sanglah Denpasar.

“Dilakukan rapid test dengan hasil reaktif. Selanjutnya dilakukan swab dengan hasil positif SAR COV II (Covid-19),” jelasnya.

Saat dinyatakan positif Covid-19, yang bersangkutan dievakuasi dan dirawat di Ruang Kamboja RSUD Sanjiwani Gianyar.

Dalam evaluasi di rumah sakit, hasil PCR terhadap KA berubah-ubah. Beberapa kali positif dan beberapa kali negatif.

Pada 18 April dilakukan evaluasi tahap I dengan Swab dan hasil PCR positif Covid-19. Lalu, pada 25 April kembali dilakukan evaluasi II dengan hasil PCR positif Covid-19.

Pada evaluasi III, yakni pada 2 Mei, hasil PCR mengarah negatif Covid-19. “Tanggal 4 Mei, evaluasi IV. Karena hasil sebelumnya negatif, maka swab diambil selang 1-2 hari. Yang bersangkutan belum dikatakan sembuh,” jelasnya.

Baca Juga:  Banjir Jadi Ancaman Bali, Togar: Konsep Perkotaan Perlu Ditata Ulang

Kembali pada 7 Mei dilakukan evaluasi V dengan hasil PCR negatif. Besok harinya, pada 8 Mei, pada evaluasi VI hasil PCR kembali positif.

Setelah itu, pada 16 Mei, evaluasi VII hasil PCR negatif. Dan pada 18 Mei kembali di-evaluasi VIII dengan hasil PCR negatif. “Hasil keluar 19 Mei 2020 pukul 19.20, yang bersangkutan dinyatakan sembuh,” pungkasnya.

Berdasar data Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, total pasien Covid-19 di Gianyar mencapai 29 orang. Dengan jumlah pasien sembuh mencapai 25 orang.

Artinya ada 4 pasien lagi yang masih dalam perawatan. Sedangkan, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 30 orang. 



GIANYAR – Seorang crew kapal pesiar asal Kecamatan Tegalalang, berinisial KA, 31, dinyatakan sembuh dari penyakit Covid-19 yang dideritanya.

Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sempat bekerja di Miami, Amerika Serikat, itu sempat dirawat selama 38 hari. Pasien dinyatakan sembuh setelah berulang kali menjalani tes Polymerase Chain Reaction (PCR).

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Gianyar Gusti Bagus “Bem” Adi Wicaksana Widhya Utama menyatakan, KA dinyatakan sembuh setelah menjalani delapan kali evaliasi PCR.

“Dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction, red) berturut-turut. Tanggal 19 Mei 2020, yang bersangkutan akhirnya dinyatakan sembuh,” tegas Bem kemarin.

Berdasar resume perawatan, masa perawatan terhadap KA cukup panjang. KA yang merupakan kru kapal pesiar itu awalnya tiba di Bali pada 26 Maret lalu.

Baca Juga:  Jumlah ODP di Klungkung 181 Orang, 7 ODP Alami Gejala Batuk dan Pilek

“Yang bersangkutan tiba di Bali dan melakukan isolasi mandiri,” jelasnya. Kemudian, 9 April, dia mengeluh batuk.

Selanjutnya pada 10 April yang bersangkutan memeriksakan diri ke Poly Covid-19 di RSUP Sanglah Denpasar.

“Dilakukan rapid test dengan hasil reaktif. Selanjutnya dilakukan swab dengan hasil positif SAR COV II (Covid-19),” jelasnya.

Saat dinyatakan positif Covid-19, yang bersangkutan dievakuasi dan dirawat di Ruang Kamboja RSUD Sanjiwani Gianyar.

Dalam evaluasi di rumah sakit, hasil PCR terhadap KA berubah-ubah. Beberapa kali positif dan beberapa kali negatif.

Pada 18 April dilakukan evaluasi tahap I dengan Swab dan hasil PCR positif Covid-19. Lalu, pada 25 April kembali dilakukan evaluasi II dengan hasil PCR positif Covid-19.

Pada evaluasi III, yakni pada 2 Mei, hasil PCR mengarah negatif Covid-19. “Tanggal 4 Mei, evaluasi IV. Karena hasil sebelumnya negatif, maka swab diambil selang 1-2 hari. Yang bersangkutan belum dikatakan sembuh,” jelasnya.

Baca Juga:  Pertebal Pengawasan di Bandara, Sekda; Stop Pertanyaan Bali Lockdown

Kembali pada 7 Mei dilakukan evaluasi V dengan hasil PCR negatif. Besok harinya, pada 8 Mei, pada evaluasi VI hasil PCR kembali positif.

Setelah itu, pada 16 Mei, evaluasi VII hasil PCR negatif. Dan pada 18 Mei kembali di-evaluasi VIII dengan hasil PCR negatif. “Hasil keluar 19 Mei 2020 pukul 19.20, yang bersangkutan dinyatakan sembuh,” pungkasnya.

Berdasar data Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, total pasien Covid-19 di Gianyar mencapai 29 orang. Dengan jumlah pasien sembuh mencapai 25 orang.

Artinya ada 4 pasien lagi yang masih dalam perawatan. Sedangkan, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 30 orang. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/