alexametrics
25.4 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

Tertular Ibunya, Bocah Perempuan 10 Tahun di Denpasar Positif Covid-19

DENPASAR – Kasus positif Coronavirus Disease (Covid-19) di Kota Denpasar cenderung fluktuatif. Kadang naik kadang turun.

Yang mengkhawatirkan, kasus positif karena transmisi lokal menunjukkan grafik meningkat. Setelah sehari sebelumnya seorang ibu yang berdomisili di Kelurahan Kesiman, Denpasar,

terkonfirmasi positif Covid-19, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 melaporkan seorang anak perempuan berusia 10 tahun positif Covid-19.

Sang ibu ternyata menulari anak kandungnya itu. Juru Bicar GTPP Covid-19 Dewa Gede Rai mengatakan, sampai saat ini belum diketahui ibunya tertular dari siapa.

Sebab, menurutnya, sang ibu ini beraktivitas kemanna-mana dan bertemu dengan banyak orang. Sehingga kembali dia menegaskan betapa pentingnya Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) itu dilakukan.  

“Baru saja kami mendapatkan laporan ada penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar sebanyak 1 orang anak berjenis kelamin perempuan,

jumlah OTG juga bertambah 16 orang, dan PDP bertambah 3 orang per hari ini,” ujar Dewa Gede Rai kemarin.

Baca Juga:  Sempat Dikarantina, Kapolsek Sukasada dan Istri Kembali Beraktifitas

Selain penambahan kasus positif baru, juga ada kabar baik yakni 1 orang pasien Covid-19 asal Desa Sanur Kauh dinyatakan sembuh.

Melihat perkembangan kasus  ini Dewa Rai tetap mengingatkan agar masyarakat senantiasan waspada dan jangan pulang kampung dulu.

Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim Gugus Tugas Covid-19 bersama Desa/Lurah masih menjadi catatan bersama untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.

Hal inilah juga yang mendasari penerapan PKM di Kota Denpasar. Dengan masih adanya orang yang berstatus OTG, ODP dan PDP  masyarakat harus lebih waspada dan mengikuti arahan pemerintah serta protokol kesehatan.

“Dengan diterapkan Perwali PKM ini, mudah-mudahan dapat menekan peningkatan Covid-19 di Denpasar,” kata Dewa Rai.

“Diperlukan kesadaran dan kedisiplinan semua elemen masyarakat dalam memutus mata rantai Covid – 19. Semua daerah di Bali dan luar Bali sudah terpapar Covid – 19,

mari bersama sama kurangi perjalanan atau aktivitas di luar rumah dan kontak langsung dengan orang lain.

Baca Juga:  Kasus Positif Covid-19 Tembus 608 Pasien, 51 Persen Transmisi Lokal

Karena kita tidak mengetahui siapa yang membawa virus atau tidak, untuk itulah diperlukan kesadaran dan disiplin semua pihak,” kata Dewa Rai mewanti wanti. 

Lebih lanjut dijelaskan Dewa Rai, angka kasus  akumulatif Covid-19 di Kota Denpasar sebanyak 72 kasus positif. Rincianya adalah 54 sembuh, 2 orang meninggal dunia, dan 16 orang masih dalam perawatan.

 Sampai saat ini hasil tracing tim gugus tugas di Kota Denpasar secara akumulatif terdapat status Orang Tanpa Gejala (OTG) 440 kasus, namun 110 dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri, sehingga tersisa 330 OTG.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 303 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 241, sehingga masih tersisa 62 ODP.

Dan, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 51 kasus, namun 21 orang sudah dinyatakan negatif setelah menjalani uji swab, sehingga tersisa 30 status PDP. 



DENPASAR – Kasus positif Coronavirus Disease (Covid-19) di Kota Denpasar cenderung fluktuatif. Kadang naik kadang turun.

Yang mengkhawatirkan, kasus positif karena transmisi lokal menunjukkan grafik meningkat. Setelah sehari sebelumnya seorang ibu yang berdomisili di Kelurahan Kesiman, Denpasar,

terkonfirmasi positif Covid-19, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 melaporkan seorang anak perempuan berusia 10 tahun positif Covid-19.

Sang ibu ternyata menulari anak kandungnya itu. Juru Bicar GTPP Covid-19 Dewa Gede Rai mengatakan, sampai saat ini belum diketahui ibunya tertular dari siapa.

Sebab, menurutnya, sang ibu ini beraktivitas kemanna-mana dan bertemu dengan banyak orang. Sehingga kembali dia menegaskan betapa pentingnya Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) itu dilakukan.  

“Baru saja kami mendapatkan laporan ada penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar sebanyak 1 orang anak berjenis kelamin perempuan,

jumlah OTG juga bertambah 16 orang, dan PDP bertambah 3 orang per hari ini,” ujar Dewa Gede Rai kemarin.

Baca Juga:  Ipung Bantah Klaim Camat Densel Terkait Tanah di Serangan Milik Pemkot

Selain penambahan kasus positif baru, juga ada kabar baik yakni 1 orang pasien Covid-19 asal Desa Sanur Kauh dinyatakan sembuh.

Melihat perkembangan kasus  ini Dewa Rai tetap mengingatkan agar masyarakat senantiasan waspada dan jangan pulang kampung dulu.

Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim Gugus Tugas Covid-19 bersama Desa/Lurah masih menjadi catatan bersama untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.

Hal inilah juga yang mendasari penerapan PKM di Kota Denpasar. Dengan masih adanya orang yang berstatus OTG, ODP dan PDP  masyarakat harus lebih waspada dan mengikuti arahan pemerintah serta protokol kesehatan.

“Dengan diterapkan Perwali PKM ini, mudah-mudahan dapat menekan peningkatan Covid-19 di Denpasar,” kata Dewa Rai.

“Diperlukan kesadaran dan kedisiplinan semua elemen masyarakat dalam memutus mata rantai Covid – 19. Semua daerah di Bali dan luar Bali sudah terpapar Covid – 19,

mari bersama sama kurangi perjalanan atau aktivitas di luar rumah dan kontak langsung dengan orang lain.

Baca Juga:  Segera Terapkan Protokol,Mohon Restu dengan Sembahyang ke Pura Besakih

Karena kita tidak mengetahui siapa yang membawa virus atau tidak, untuk itulah diperlukan kesadaran dan disiplin semua pihak,” kata Dewa Rai mewanti wanti. 

Lebih lanjut dijelaskan Dewa Rai, angka kasus  akumulatif Covid-19 di Kota Denpasar sebanyak 72 kasus positif. Rincianya adalah 54 sembuh, 2 orang meninggal dunia, dan 16 orang masih dalam perawatan.

 Sampai saat ini hasil tracing tim gugus tugas di Kota Denpasar secara akumulatif terdapat status Orang Tanpa Gejala (OTG) 440 kasus, namun 110 dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri, sehingga tersisa 330 OTG.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 303 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 241, sehingga masih tersisa 62 ODP.

Dan, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 51 kasus, namun 21 orang sudah dinyatakan negatif setelah menjalani uji swab, sehingga tersisa 30 status PDP. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/