alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Pemkot Denpasar Sulap Terminal Ubung Jadi Area Parkir Selama Nataru

DENPASAR- Persiapan menjelang perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru) serta pengamanan menjelang Denpasar festival (Denfes )2018,  Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perhubungan menggelar apel siaga gelar pasukan pengamanan serta pembukaan tempat istirahat ( rest area)  Kamis (20/12) di Terminal Ubung.

Apel  persiapan Nataru yang juga melibatkan unsur TNI/POLRI, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, Jasa Raharja serta Instansi terkait lainnya, itu terminal Ubung menjadi tempat parkir bus atau mobil pariwisata.

 

Sekda Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah  Rai Iswara mewakili Walikota Denpasar, mengatakan, Kota Denpasar merupakan pusat kegiatan aktivitas masyarakat yang sangat padat dengan mobilitas tinggi.

Terlebih saat ini perayaan Nataru serta Galungan dan liburan anak-anak sekolah berjalan hampir bersamaan, yang  perlu diantisipasi terkait kepadatan arus lalu lintas di Kota Denpasar.

 “ Oleh sebab itu, Pemkot Denpasar mempunyai tanggungjawab untuk mewujudkan penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan yang selamat, aman, nyaman, teratur, tertib, lancar dan terpadu. ” kata Rai Iswara. 

Baca Juga:  Gerah Isu Jaspel Dokter Disunat, Dr Ketut Japa Klaim Sesuai Aturan

 

Lebih lanjut Rai Iswara mengatakan terminal Ubung selama periode angkutan Nataru dan Denfes juga difungsikan sebagai tempat peristirahatan khusus bagi pengemudi dan bus pariwisata yang tidak tertampung di parkiran hotel.

Hal ini dilakukan untuk mewujudkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas serta angkutan jalan di Kota Denpasar.

“Selain itu, kepada seluruh anggota tim posko terpadu selamat menjalankan tugas. Mari kita jadikan tugas ini sebagai wahana bersama untuk melayani sesama,” pungkasnya.

Sementara Plt. Kadis Perhubungan Kota Denpasar, I Wayan Lemesnawa didampingi Kabid Dal Ops, I Ketut Sriawan, mengatakan untuk tenaga Posko selama periode Nataru dan Denfes  ada 60 petugas per harinya.

 

Terkait tempat beristirahat  tersebut diperuntukkan para sopir pariwisata maupun wisatawan domestik dan asing yang melintas di Kota Denpasar selama periode Nataru dan Denfes. 

Baca Juga:  Nekat Jual Beli Daging Anjing, Pelanggar Dijatuhi Sanksi 5 Ton Beras

“Untuk para sopir bus pariwisata yang tidak dapat parkir di hotel maupun tempat-tempat wisata bisa parkir di terminal Ubung,” ucapnya.

 

Ditambahkan, bagi siswa Denpasar yang hendak berkunjung ke zona-zona wisata maupun Ke areal Denfes, pihaknya menyediakan 6 bus untuk menuju ke areal tersebut tanpa di pungut biaya, dan bus yang siaga dari pukul 06.00 pagi hingga pukul 18.00 malam.  

 

“ Orang tua bisa antar ke terminal Ubung saja, nanti bus sekolah siaga di sana dan siap mengantar anak-anak ke tempat wisata. Khususnya paket wisata city tour,”  ungkapnya.

 

Untuk jumlah tempat peristirahatan yang disediakan, menurutnya baru hanya di terminal Ubung saja. Tetapi tidak menutup kemungkinan pada terminal lainnya sesuai dengan zona pergerakan bus itu sendiri.  

 



DENPASAR- Persiapan menjelang perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru) serta pengamanan menjelang Denpasar festival (Denfes )2018,  Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perhubungan menggelar apel siaga gelar pasukan pengamanan serta pembukaan tempat istirahat ( rest area)  Kamis (20/12) di Terminal Ubung.

Apel  persiapan Nataru yang juga melibatkan unsur TNI/POLRI, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, Jasa Raharja serta Instansi terkait lainnya, itu terminal Ubung menjadi tempat parkir bus atau mobil pariwisata.

 

Sekda Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah  Rai Iswara mewakili Walikota Denpasar, mengatakan, Kota Denpasar merupakan pusat kegiatan aktivitas masyarakat yang sangat padat dengan mobilitas tinggi.

Terlebih saat ini perayaan Nataru serta Galungan dan liburan anak-anak sekolah berjalan hampir bersamaan, yang  perlu diantisipasi terkait kepadatan arus lalu lintas di Kota Denpasar.

 “ Oleh sebab itu, Pemkot Denpasar mempunyai tanggungjawab untuk mewujudkan penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan yang selamat, aman, nyaman, teratur, tertib, lancar dan terpadu. ” kata Rai Iswara. 

Baca Juga:  Izinkan Bus AKAP Masuk Ubung, Dishub Bali Sebut Melanggar Peraturan

 

Lebih lanjut Rai Iswara mengatakan terminal Ubung selama periode angkutan Nataru dan Denfes juga difungsikan sebagai tempat peristirahatan khusus bagi pengemudi dan bus pariwisata yang tidak tertampung di parkiran hotel.

Hal ini dilakukan untuk mewujudkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas serta angkutan jalan di Kota Denpasar.

“Selain itu, kepada seluruh anggota tim posko terpadu selamat menjalankan tugas. Mari kita jadikan tugas ini sebagai wahana bersama untuk melayani sesama,” pungkasnya.

Sementara Plt. Kadis Perhubungan Kota Denpasar, I Wayan Lemesnawa didampingi Kabid Dal Ops, I Ketut Sriawan, mengatakan untuk tenaga Posko selama periode Nataru dan Denfes  ada 60 petugas per harinya.

 

Terkait tempat beristirahat  tersebut diperuntukkan para sopir pariwisata maupun wisatawan domestik dan asing yang melintas di Kota Denpasar selama periode Nataru dan Denfes. 

Baca Juga:  Selebgram Cantik Tewas Bunuh Diri Diduga Lantaran Putus Cinta

“Untuk para sopir bus pariwisata yang tidak dapat parkir di hotel maupun tempat-tempat wisata bisa parkir di terminal Ubung,” ucapnya.

 

Ditambahkan, bagi siswa Denpasar yang hendak berkunjung ke zona-zona wisata maupun Ke areal Denfes, pihaknya menyediakan 6 bus untuk menuju ke areal tersebut tanpa di pungut biaya, dan bus yang siaga dari pukul 06.00 pagi hingga pukul 18.00 malam.  

 

“ Orang tua bisa antar ke terminal Ubung saja, nanti bus sekolah siaga di sana dan siap mengantar anak-anak ke tempat wisata. Khususnya paket wisata city tour,”  ungkapnya.

 

Untuk jumlah tempat peristirahatan yang disediakan, menurutnya baru hanya di terminal Ubung saja. Tetapi tidak menutup kemungkinan pada terminal lainnya sesuai dengan zona pergerakan bus itu sendiri.  

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/