alexametrics
27.6 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Mengeluh Demam dan Batuk, Pasutri Kazakhastan Dievakuasi ke RS Sanglah

MANGUPURA – Warga Pecatu, Nusa Dua geger. Warga setempat dikejutkan dengan kedatangan tim Puskesmas Kuta Selatan yang memakai alat pelindung diri (APD)

saat menangani pasangan suami istri (pasutri) asal Kazakhstan bernama Yevgeniy dan Lushinikov, Sabtu (21/3) kemarin.

Menurut infomasi, salah satu di antara mereka kejang-kejang, batuk, pilek, demam dan panas tinggi serta lemas. Ada indikasi mereka terpapar virus corona.

Mereka diketahui menghinap di Homestay Breeze kawasan pantai Padang-padang, Jalan Labuan Sait, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung.

Menurut informasi, kejadian bermula ketika pihak Home Stay menerima kabar via telepon dari kamar No.90, yang ditempati Yevgeniy dan sang istriLushnikov.

Kepada petugas homestay, pasutri ini mengaku sementara sakit. Meraka lantas meminta bantuan untuk memanggilkan pihak medis lantaran tidak bisa berbuat apa.

Baca Juga:  Waspada Klaster Kantor, Jaksa hingga Satpam di Badung Ikut Rapid Test

“Kepada petugas reception, mereka meminta bantuan memanggil pihak medis. Setelah dicek kondisi mereka di kamar ternyata benar sehingga pihak hotel berkoordinasi dengan sejumlah pihak,” beber sumber Polsek Kuta Selatan kemarin.

Pihak penginapan berkoordinasi dengan babinsa, perbekel Pecatu dan Puskesmas Kuta Selatan. Proses evakuasi dilakukan penuh ketegangan.

Petugas medis memakain pakaian evakuasi khusus pasien corona yang dipimpin Made Artana. Pasien kemudian dievakuasi ke S Sanglah Denpasar menggunakan ambulance Puskesmas.

“Terkait kejadian ini belum ada laporan ke Polsek,” timpal Kapolsek Kuta Selatan AKP Yusak Agustinus Sooai. Pihak Puskesmas beberapa kali dihubungi, namun tidak merespons. 



MANGUPURA – Warga Pecatu, Nusa Dua geger. Warga setempat dikejutkan dengan kedatangan tim Puskesmas Kuta Selatan yang memakai alat pelindung diri (APD)

saat menangani pasangan suami istri (pasutri) asal Kazakhstan bernama Yevgeniy dan Lushinikov, Sabtu (21/3) kemarin.

Menurut infomasi, salah satu di antara mereka kejang-kejang, batuk, pilek, demam dan panas tinggi serta lemas. Ada indikasi mereka terpapar virus corona.

Mereka diketahui menghinap di Homestay Breeze kawasan pantai Padang-padang, Jalan Labuan Sait, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung.

Menurut informasi, kejadian bermula ketika pihak Home Stay menerima kabar via telepon dari kamar No.90, yang ditempati Yevgeniy dan sang istriLushnikov.

Kepada petugas homestay, pasutri ini mengaku sementara sakit. Meraka lantas meminta bantuan untuk memanggilkan pihak medis lantaran tidak bisa berbuat apa.

Baca Juga:  Keuangan Badung Menipis, Gaji Bidan Hingga Sopir KBS Ikut Dipangkas

“Kepada petugas reception, mereka meminta bantuan memanggil pihak medis. Setelah dicek kondisi mereka di kamar ternyata benar sehingga pihak hotel berkoordinasi dengan sejumlah pihak,” beber sumber Polsek Kuta Selatan kemarin.

Pihak penginapan berkoordinasi dengan babinsa, perbekel Pecatu dan Puskesmas Kuta Selatan. Proses evakuasi dilakukan penuh ketegangan.

Petugas medis memakain pakaian evakuasi khusus pasien corona yang dipimpin Made Artana. Pasien kemudian dievakuasi ke S Sanglah Denpasar menggunakan ambulance Puskesmas.

“Terkait kejadian ini belum ada laporan ke Polsek,” timpal Kapolsek Kuta Selatan AKP Yusak Agustinus Sooai. Pihak Puskesmas beberapa kali dihubungi, namun tidak merespons. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/