alexametrics
27.8 C
Denpasar
Thursday, June 30, 2022

Obat & Rapid Test Jadi Kebutuhan, Golkar Minta Satgas Segera Datangkan

DENPASAR – Pemprov Bali diminta lebih serius menangani penyebaran virus corona Covid-19 yang telah menyebabkan dua korban meninggal dunia.

Permintaan itu dilontarkan Ketua DPD Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry. Wakil Ketua DPRD Bali ini mendesak Gubernur Wayan Koster

dan Satgas Penanggulangan Covid-19 segera berjuang ke Jakarta untuk mendapatkan minimal 100.000 alat tes cepat untuk virus Covid-19. 

“Informasinya sudah ada BUMN yang mendatangkan alat tes tersebut, dan diharapkan segera berjuang untuk menyiapkan stok obat yang sudah dipesan Presiden Jokowi,” ucap Sugawa Korry.

Menurutnya, bertindak cepat ini sangat penting. Pencegahan maksimal juga harus dikedepankan. Apalagi banyak warga Bali yg akan datang atau pulang dari kapal-kapal  pesiar.

Begitu juga warga Bali yang datang dari negara yang potensi terpapar Covid – 19.  Sugawa Korry meminta warga tersebut harus dibantu untuk tes kesehatan dan karantina 14 hari, sebelum bergabung dengan  keluarga dan masyarakat di desa-desa.

“Karena kalau sudah bergabung di masyarakat desa, sangat sulit terpantau dan ketersediaan obat dan sarana sangat terbatas di puskesmas.

Kami berharap pemda tidak  boleh lalai dan lengah, termasuk koordinasi intensif dengan pihak imigrasi. Kami mengingatkan ini dalam rangka proteksi dan perlindungan maksimal terhadap masyarakat secara keseluruhan,” jelasnya.

 



DENPASAR – Pemprov Bali diminta lebih serius menangani penyebaran virus corona Covid-19 yang telah menyebabkan dua korban meninggal dunia.

Permintaan itu dilontarkan Ketua DPD Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry. Wakil Ketua DPRD Bali ini mendesak Gubernur Wayan Koster

dan Satgas Penanggulangan Covid-19 segera berjuang ke Jakarta untuk mendapatkan minimal 100.000 alat tes cepat untuk virus Covid-19. 

“Informasinya sudah ada BUMN yang mendatangkan alat tes tersebut, dan diharapkan segera berjuang untuk menyiapkan stok obat yang sudah dipesan Presiden Jokowi,” ucap Sugawa Korry.

Menurutnya, bertindak cepat ini sangat penting. Pencegahan maksimal juga harus dikedepankan. Apalagi banyak warga Bali yg akan datang atau pulang dari kapal-kapal  pesiar.

Begitu juga warga Bali yang datang dari negara yang potensi terpapar Covid – 19.  Sugawa Korry meminta warga tersebut harus dibantu untuk tes kesehatan dan karantina 14 hari, sebelum bergabung dengan  keluarga dan masyarakat di desa-desa.

“Karena kalau sudah bergabung di masyarakat desa, sangat sulit terpantau dan ketersediaan obat dan sarana sangat terbatas di puskesmas.

Kami berharap pemda tidak  boleh lalai dan lengah, termasuk koordinasi intensif dengan pihak imigrasi. Kami mengingatkan ini dalam rangka proteksi dan perlindungan maksimal terhadap masyarakat secara keseluruhan,” jelasnya.

 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/