alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 11, 2022

Covid-19, Anggaran Dipangkas, Proyek Penguatan Tebing Uluwatu Batal

MANGUPURA – Rencana Pemerintah Kabupaten Badung melakukan penataan dengan melakukan penguatan tebing Pura Luhur Uluwatu, Pecatu, Kuta Selatan, pupus.

Batalnya pengerjaan proyek karena anggaran dipangkas setelah pandemi Covid-19 datang. 

Kabid Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung GA Sriasih mengakui  proyek penguatan Pura Uluwatu dibatalkan. 

“Iya, proyek (penguatan tebing Pura Uluwatu) tidak jadi. Anggaranya terpotong karena adanya Covid-19,” terang Sriasih.

Ia  mengakui tidak hanya rencana proyek penguatan tebing dibatalkan, tetapi ada beberapa proyek lain juga bernasib sama. 

“Semua kegiatan kita yang lelang dan semua swakelola dihentikan terkait dengan anggaran (terbatas). Sekarang tidak ada kegiatan,” bebernya.

Baca Juga:  Cegah Klaster Covid-19, Kadispar Bali: Sertifikasi Jadi Syarat Mutlak

GA Sriasih tak berani memastikan kapan proyek tersebut dilanjutkan, karena semua tergantung pada keuangan daerah. “Sampai anggaran tersedia. Tapi tetap kita ajukan semoga normal kembali,” jelasnya.

Menurutnya, proyek penguatan tebing tersebut juga sempat berproses sampai ke tahap lelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Badung. 

Namun belum sampai menemukan pemenang lelang. “Sempat berproses sampai ke pelelangan. 

Tapi akhirnya karena ada surat edaran dari Sekda Badung semua kegiatan dihentikan, terkait dengan Covid-19. Jadi anggaranya dialihkan,” pungkasnya. 



MANGUPURA – Rencana Pemerintah Kabupaten Badung melakukan penataan dengan melakukan penguatan tebing Pura Luhur Uluwatu, Pecatu, Kuta Selatan, pupus.

Batalnya pengerjaan proyek karena anggaran dipangkas setelah pandemi Covid-19 datang. 

Kabid Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung GA Sriasih mengakui  proyek penguatan Pura Uluwatu dibatalkan. 

“Iya, proyek (penguatan tebing Pura Uluwatu) tidak jadi. Anggaranya terpotong karena adanya Covid-19,” terang Sriasih.

Ia  mengakui tidak hanya rencana proyek penguatan tebing dibatalkan, tetapi ada beberapa proyek lain juga bernasib sama. 

“Semua kegiatan kita yang lelang dan semua swakelola dihentikan terkait dengan anggaran (terbatas). Sekarang tidak ada kegiatan,” bebernya.

Baca Juga:  Sekda Badung Hadiri Peresmian Gedung Polres Kawasan Bandara Ngurah Rai

GA Sriasih tak berani memastikan kapan proyek tersebut dilanjutkan, karena semua tergantung pada keuangan daerah. “Sampai anggaran tersedia. Tapi tetap kita ajukan semoga normal kembali,” jelasnya.

Menurutnya, proyek penguatan tebing tersebut juga sempat berproses sampai ke tahap lelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Badung. 

Namun belum sampai menemukan pemenang lelang. “Sempat berproses sampai ke pelelangan. 

Tapi akhirnya karena ada surat edaran dari Sekda Badung semua kegiatan dihentikan, terkait dengan Covid-19. Jadi anggaranya dialihkan,” pungkasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/