alexametrics
28.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Aksi Sosial FK Unud Kumpulkan 39 Kantong Darah 

 

DENPASAR, Radar Bali– Komitmen Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud) di masa pandemi Covid-19 berlanjut. Donor terapi plasma konvalesen kembali digelar bersinergi dengan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Coronavirus Disease 2019 Provinsi Bali dan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali, Rabu (21/7) pagi. 39 kantong darah terkumpul dalam aksi sosial yang dipusatkan di Gedung Cakra Vidhya Usadha FK Unud. 5 kantong di antaranya merupakan donor terapi plasma konvalesen.

Kegiatan yang mengusung semangat berbagi kepada sesama, berbakti kepada masyarakat, bangsa, dan negara ini didukung Tim Bantuan Medis Janarduta FK Unud. “Panglima perang di zaman pandemi Covid-19 adalah prokes. Prokes inilah yang harus kita gemakan,” ucap Dekan FK Unud, Prof. Dr. dr. I Ketut Suyasa, SpB Sp OT (K). Sadar akan hal itu, pihaknya pun mengadakan layanan telekonseling gratis bagi para penderita Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Baca Juga:  Cegah Covid-19, FK Unud Gandeng Ibu-Ibu

Termasuk mengampanyekan Pesan Ibu. Baginya sosok ibu merupakan tulang punggung keluarga di masa pandemi Covid-19. “Jika sampai seorang ibu ikut bersama-sama berkontribusi menangani disiplin prokes di rumah-rumah, maka PPKM sudah bukan disebut PPKM mikro lagi, melainkan PPKM di tingkat keluarga,” jelasnya.

Prof. Dr. dr. Anak Agung Wiradewi Lestari, Sp.PK (K), ahli patologi klinik konsultan kedokteran transfusi FK Unud menegaskan danar plasma konvalesen sangat bermanfaat bagi pasien Covid-19. “Kalau kita berikan kepada pasien antibodi “tentara” (plasma konvalesen, red), maka “tentara” itu akan bisa langsung melawan virusnya. Kalau menunggu pasiennya yang membentuk “tentara” akan butuh waktu lama,” ungkapnya. Tegas Prof. Lestari tidak semua penyintas memproduksi plasma konvalesen. 

Baca Juga:  FK Unud Turun ke Masyarakat Tangani Covid-19

 

DENPASAR, Radar Bali– Komitmen Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud) di masa pandemi Covid-19 berlanjut. Donor terapi plasma konvalesen kembali digelar bersinergi dengan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Coronavirus Disease 2019 Provinsi Bali dan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali, Rabu (21/7) pagi. 39 kantong darah terkumpul dalam aksi sosial yang dipusatkan di Gedung Cakra Vidhya Usadha FK Unud. 5 kantong di antaranya merupakan donor terapi plasma konvalesen.

Kegiatan yang mengusung semangat berbagi kepada sesama, berbakti kepada masyarakat, bangsa, dan negara ini didukung Tim Bantuan Medis Janarduta FK Unud. “Panglima perang di zaman pandemi Covid-19 adalah prokes. Prokes inilah yang harus kita gemakan,” ucap Dekan FK Unud, Prof. Dr. dr. I Ketut Suyasa, SpB Sp OT (K). Sadar akan hal itu, pihaknya pun mengadakan layanan telekonseling gratis bagi para penderita Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Baca Juga:  Covid-19 Melejit, ARSSI Sarankan Pemprov Bali Tambah 1000 Tempat Tidur

Termasuk mengampanyekan Pesan Ibu. Baginya sosok ibu merupakan tulang punggung keluarga di masa pandemi Covid-19. “Jika sampai seorang ibu ikut bersama-sama berkontribusi menangani disiplin prokes di rumah-rumah, maka PPKM sudah bukan disebut PPKM mikro lagi, melainkan PPKM di tingkat keluarga,” jelasnya.

Prof. Dr. dr. Anak Agung Wiradewi Lestari, Sp.PK (K), ahli patologi klinik konsultan kedokteran transfusi FK Unud menegaskan danar plasma konvalesen sangat bermanfaat bagi pasien Covid-19. “Kalau kita berikan kepada pasien antibodi “tentara” (plasma konvalesen, red), maka “tentara” itu akan bisa langsung melawan virusnya. Kalau menunggu pasiennya yang membentuk “tentara” akan butuh waktu lama,” ungkapnya. Tegas Prof. Lestari tidak semua penyintas memproduksi plasma konvalesen. 

Baca Juga:  Bandara Ngurah Rai Bali Turunkan Tarif Tes PCR Jadi Rp495 Ribu

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/