alexametrics
25.9 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Bandara Ngurah Rai Bali Turunkan Tarif Tes PCR Jadi Rp495 Ribu

MANGUPURA – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai-Bali mendukung kebijakan pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Kini layanan Reserve Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) sesuai batas yang ditetapkan pemerintah Rp 495.000,-.

 

 

Herry A.Y Sikado, General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menerangkan, tarif baru ini sesuai kebijakan pemerintah.

 

Yakni melalui Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tanggal 16 Agustus 2021 Nomor: 02.02/I/2845/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan RT-PCR.

 

- Advertisement -

Dijelaskan, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai  telah melakukan penyesuaian harga sesuai kebijakan tersebut mulai tanggal 19 Agustus 2021 harga RT-PCR menjadi Rp 495.000.

Baca Juga:  Badung (Sementara) Bebas Cacar Monyet, Ini Imbauan Dinas Kesehatan

 

“Untuk lokasi layanan RT-PCR di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai berada di area publik kedatangan domestik bekerjasama dengan Rumah Sakit Bali Jimbaran. Selain itu terdapat juga  layanan antigen dengan tarif Rp 200.000. Semuanya telah terintegrasi dengan Aplikasi PeduliLindungi berdasarkan daftar dari Kementerian Kesehatan”, jelas Herry, Sabtu (21/8).

 

 

Kata dia, bagi pengguna jasa yang akan melakukan tes Covid-19 dapat memperkirakan waktu tesnya dengan jadwal keberangkatan, agar hasilnya sesuai waktu yang diharapkan. Terlebih seperti sekarang ini semua hasil tesnya secara digital.

 

“Semoga dapat meringankan pengguna jasa dalam melengkapi persyaratan tes kesehatannya serta membantu pemerintah meningkatkan jumlah masyarakat melakukan tes Covid-19, seiring dengan hal tersebut dapat berdampak positif pada sektor aviasi khususnya trafik pengguna transportasi udara, ” terangnya.

Baca Juga:  2,4 Juta Orang Indonesia Kena Katarak, SDM Polri Gelar Operasi Katarak

 

Bagi pengguna jasa yang akan melakukan penerbangan tetap patuhi protokol kesehatan dan mempersiapkan dokumen kesehatan sesuai yang dipersyaratkan sehingga saat akan berangkat tidak mengalami kendala. Kebijakan antisipasi penyebaran Covid-19 dalam masa PPKM ketentuannya agar dapat dipastikan lagi.

 

“Silahkan menghubungi contact center kami di 172 dan memastikan ke maskapai yang digunakan,” pungkasnya.

- Advertisement -

MANGUPURA – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai-Bali mendukung kebijakan pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Kini layanan Reserve Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) sesuai batas yang ditetapkan pemerintah Rp 495.000,-.

 

 

Herry A.Y Sikado, General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menerangkan, tarif baru ini sesuai kebijakan pemerintah.

 

Yakni melalui Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tanggal 16 Agustus 2021 Nomor: 02.02/I/2845/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan RT-PCR.

 

Dijelaskan, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai  telah melakukan penyesuaian harga sesuai kebijakan tersebut mulai tanggal 19 Agustus 2021 harga RT-PCR menjadi Rp 495.000.

Baca Juga:  Badung (Sementara) Bebas Cacar Monyet, Ini Imbauan Dinas Kesehatan

 

“Untuk lokasi layanan RT-PCR di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai berada di area publik kedatangan domestik bekerjasama dengan Rumah Sakit Bali Jimbaran. Selain itu terdapat juga  layanan antigen dengan tarif Rp 200.000. Semuanya telah terintegrasi dengan Aplikasi PeduliLindungi berdasarkan daftar dari Kementerian Kesehatan”, jelas Herry, Sabtu (21/8).

 

 

Kata dia, bagi pengguna jasa yang akan melakukan tes Covid-19 dapat memperkirakan waktu tesnya dengan jadwal keberangkatan, agar hasilnya sesuai waktu yang diharapkan. Terlebih seperti sekarang ini semua hasil tesnya secara digital.

 

“Semoga dapat meringankan pengguna jasa dalam melengkapi persyaratan tes kesehatannya serta membantu pemerintah meningkatkan jumlah masyarakat melakukan tes Covid-19, seiring dengan hal tersebut dapat berdampak positif pada sektor aviasi khususnya trafik pengguna transportasi udara, ” terangnya.

Baca Juga:  The Royal Kitchen, Suguhkan Menu Khas India Berlatar Romantis

 

Bagi pengguna jasa yang akan melakukan penerbangan tetap patuhi protokol kesehatan dan mempersiapkan dokumen kesehatan sesuai yang dipersyaratkan sehingga saat akan berangkat tidak mengalami kendala. Kebijakan antisipasi penyebaran Covid-19 dalam masa PPKM ketentuannya agar dapat dipastikan lagi.

 

“Silahkan menghubungi contact center kami di 172 dan memastikan ke maskapai yang digunakan,” pungkasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/