alexametrics
24.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Badung Dikepung Bencana dari Petir, Longsor, hingga Bangunan Jebol

MANGUPURA – Belakangan cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang kerap terjadi di wilayah Kabupaten Badung dan sekitarnya. Dampaknya sejumlah bencana terjadi seperti bangunan tersambar petir hingga tanah longsor.

Berdasar informasi yang dihimpun radarbali.id, hujan disertai petir yang terjadi, Sabtu (20/11) sekitar pukul 11.19, membuat salah satu bangunan dapur di Jalan Sahadewa 2, Banjar Gambang, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi tersambar petir. Akibatnya beberapa bagian atap bangunan tersebut porak poranda.

Kemudian sekitar pukul 13.00, sebuah pohon tumbang dan menimpa sebuah pelinggih di Pura Taman Dalem, Jalan Sandat No.12, Banjar Celuk, Desa Kapal, Kecamatan Mengwi.

Pada pukul 15.00, terjadi tanah longsor di Pura Taman Dalem, Jalan rurung taman dalem, Banjar Dirgahayu, Desa Gerih, Kecamatan Abiansemal. Tercatat kerusakan, pada senderan beji sepanjang kurang lebih meter dan tinggi 3 meter.

Baca Juga:  Tragis! Jadi Korban Tabrak Lari di Jalur Setan, Pelajar SMP Itu Akhirn

Pada malam hari, juga dilaporkan sebuah rumah milik Putu Sujata Edi di Banjar Pande Pemaron Desa Munggu mengalami jebol di bagian atap. Beruntung tidak ada korban jiwa hanya kerugian diperkirakan Rp30 juta.

Sejumlah bencana tersebut juga telah diatensi oleh Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Badung I Wayan Wirya mengingatkan dan mengimbau masyarakat tetap waspada di tengah cuaca ekstrim atau yang biasa disebut La Nina yang terjadi belakangan ini.

“Masyarakat agar tetap waspada dalam antisipasi  Lanina ini, mengingat intensitas hujan diprediksi meningkat,” jelas Wirya dikonfirmasi, Minggu (21/11).

Pihaknya juga telah melayangkan surat ke seluruh Kecamatan di Kabupaten Badung yang berisikan himbauan agar tetap waspada di tengah cuaca ekstrim. “Jadi imbuhan melalui surat yang ditandatangani Sekda Badung sudah kami kirimkan ke semua camat di Badung,” bebernya.

Baca Juga:  842 KPM Kota Denpasar Terima Bantuan Pangan Non Tunai

Sementara  sesuai dengan pola Pentahelix, penanganan kebencanaan merupakan tanggung jawab semua pihak. Mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi dan media.

“Bencana merupakan tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.


MANGUPURA – Belakangan cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang kerap terjadi di wilayah Kabupaten Badung dan sekitarnya. Dampaknya sejumlah bencana terjadi seperti bangunan tersambar petir hingga tanah longsor.

Berdasar informasi yang dihimpun radarbali.id, hujan disertai petir yang terjadi, Sabtu (20/11) sekitar pukul 11.19, membuat salah satu bangunan dapur di Jalan Sahadewa 2, Banjar Gambang, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi tersambar petir. Akibatnya beberapa bagian atap bangunan tersebut porak poranda.

Kemudian sekitar pukul 13.00, sebuah pohon tumbang dan menimpa sebuah pelinggih di Pura Taman Dalem, Jalan Sandat No.12, Banjar Celuk, Desa Kapal, Kecamatan Mengwi.

Pada pukul 15.00, terjadi tanah longsor di Pura Taman Dalem, Jalan rurung taman dalem, Banjar Dirgahayu, Desa Gerih, Kecamatan Abiansemal. Tercatat kerusakan, pada senderan beji sepanjang kurang lebih meter dan tinggi 3 meter.

Baca Juga:  Diguyur Hujan Lebat, Tanah Longsor Timpa Rumah Warga Sidemen

Pada malam hari, juga dilaporkan sebuah rumah milik Putu Sujata Edi di Banjar Pande Pemaron Desa Munggu mengalami jebol di bagian atap. Beruntung tidak ada korban jiwa hanya kerugian diperkirakan Rp30 juta.

Sejumlah bencana tersebut juga telah diatensi oleh Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Badung I Wayan Wirya mengingatkan dan mengimbau masyarakat tetap waspada di tengah cuaca ekstrim atau yang biasa disebut La Nina yang terjadi belakangan ini.

“Masyarakat agar tetap waspada dalam antisipasi  Lanina ini, mengingat intensitas hujan diprediksi meningkat,” jelas Wirya dikonfirmasi, Minggu (21/11).

Pihaknya juga telah melayangkan surat ke seluruh Kecamatan di Kabupaten Badung yang berisikan himbauan agar tetap waspada di tengah cuaca ekstrim. “Jadi imbuhan melalui surat yang ditandatangani Sekda Badung sudah kami kirimkan ke semua camat di Badung,” bebernya.

Baca Juga:  Kapolresta Denpasar Beri Bantuan Masker dan Hand Sanitizer ke Pelajar

Sementara  sesuai dengan pola Pentahelix, penanganan kebencanaan merupakan tanggung jawab semua pihak. Mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi dan media.

“Bencana merupakan tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/