alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Lagi, Puluhan Warga Kota Denpasar Terjaring karena Langgar Prokes

DENPASAR-Tim Yustisi Kota Denpasar kembali menjaring 32 orang pelanggar protokol kesehatan, Selasa (21/12). Pelanggar terjaring kegiatan penertiban protokol kesehatan di Simpang Jalan Ayani – Jalan Ken Arok Kelurahan Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara.

 

Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga mengaku, dari sekian pelanggar, ada 12 orang didenda di tempat sebesar Rp 100 ribu karena tidak menggunakan masker. Sisanya, diperingati atau dibina sebanyak 20 orang karena salah menggunakan masker atau tidak menggunakan masker dengan benar.

 

Selain itu untuk memberikan efek jera semua pelanggar juga diberikan sanksi fisik berupa push up di tempat. “Setiap pelanggar selalu diberikan sanksi ini dengan harapan mereka tidak melanggar kembali,” kata Sayoga.

Baca Juga:  DPR RI Usulkan RUU Larangan Minuman Beralkohol, Bali Bereaksi Keras

 

Imbuhnya, sampai saat ini pelanggaran masih terjadi. Pihaknya juga selalu melakukan penertiban Protokol Kesehatan selam PPKM Level 2 di seluruh tempat  yang ada di Kota Denpasar. Bahkan dalam penertiban itu juga dilakukan sosialisasi agar semua masyarakat mentaati protokol kesehatan salah satunya menggunakan masker setiap melakukan aktivitas di luar rumah.

 

“Dengan langkah ini tentu kami berharap pandemi ini cepat berlalu sehingga perekonomian masyarakat kembali normal, ” pungkasnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

DENPASAR-Tim Yustisi Kota Denpasar kembali menjaring 32 orang pelanggar protokol kesehatan, Selasa (21/12). Pelanggar terjaring kegiatan penertiban protokol kesehatan di Simpang Jalan Ayani – Jalan Ken Arok Kelurahan Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara.

 

Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga mengaku, dari sekian pelanggar, ada 12 orang didenda di tempat sebesar Rp 100 ribu karena tidak menggunakan masker. Sisanya, diperingati atau dibina sebanyak 20 orang karena salah menggunakan masker atau tidak menggunakan masker dengan benar.


 

Selain itu untuk memberikan efek jera semua pelanggar juga diberikan sanksi fisik berupa push up di tempat. “Setiap pelanggar selalu diberikan sanksi ini dengan harapan mereka tidak melanggar kembali,” kata Sayoga.

Baca Juga:  Bali Rawat 35 Pasien Suspect Corona, 23 Negatif, 12 Dalam Pengawasan

 

Imbuhnya, sampai saat ini pelanggaran masih terjadi. Pihaknya juga selalu melakukan penertiban Protokol Kesehatan selam PPKM Level 2 di seluruh tempat  yang ada di Kota Denpasar. Bahkan dalam penertiban itu juga dilakukan sosialisasi agar semua masyarakat mentaati protokol kesehatan salah satunya menggunakan masker setiap melakukan aktivitas di luar rumah.

 

“Dengan langkah ini tentu kami berharap pandemi ini cepat berlalu sehingga perekonomian masyarakat kembali normal, ” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/