alexametrics
28.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Wabup Suiasa Lepas Santri BAJA 2021 ke Ponpes Syafi’iyah Situbondo

KUTA – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa melepas Santri BAJA 2021 (Balik Jamaah) khusus Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo,

Situbondo, Jawa Timur dengan jumlah santri sebanyak 228 orang dengan 4 armada bus bertempat di Central Parkir Kuta, Minggu (23/5).

Usai melepas keberangkatan para Santri, Wabup Suiasa juga meninjau santri yang melaksanakan Rapid Antigen yang difasilitasi secara gratis oleh Pemkab Badung.

Ketua Satgas Covid 19 PCNU Badung Wartha D.Sandy dalam laporannya menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Badung karena sudah memfasilitasi bus dan swab antigen kepada seluruh santri.

Dikatakan Santri BAJA 2021 (Balik Jamaah) yang dilepas pada hari Minggu sebanyak 228 orang dgn 4 armada bus.

Baca Juga:  Duh, Keuangan “Jebol”, Badung Pangkas Tiga Program Santunan Andalan

Sedangkan terkait dengan pelaksanaan Rapid Antigen gratis sudah dimulai sejak Sabtu (22/5) dan akan terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan sampai seluruh

santri asal Kabupaten Badung semuanya terlayani dan kembali ke Pondok Pesantren dengan perkiraan semua santri Badung berjumlah 500 santri.

Wabup Suiasa atas nama pemerintah mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri, mudah-mudahan dengan  semangat kemenangan mampu memberikan motivasi, semangat jadi lebih besar, lebih baik dan lebih positif kedepannya.

Pihaknya juga mengucapkan selamat jalan kepada para santri yang akan melaksanakan tugas mulia berupa menempa

ilmu dan melanjutkan pendidikan di pesantren  masing-masing setelah melaksanakan kewajiban ibadah puasa agama di bulan Suci Ramadhan.

Baca Juga:  Mabuk, Hantam Trotoar Jalan, Masuk Meja Operasi

“Belajarlah dengan baik, raih ilmu sebanyak-banyaknya. Jangan pernah putus asa, jangan berhenti dan jangan pernah hilang kebutuhan akan pendidikan, baik ilmu agama, ilmu negara maupun ilmu sosial kemasyarakatan,” pesannya.

Wabup Suiasa juga mengingatkan dalam kewajiban mendapatkan ilmu tersebut para santri agar jangan sombong,

selalu rendah hati, memupuk jiwa bijaksana karena seberapapun tinggi ilmu yang dimiliki tidak akan mampu mengalahkan ilmu para ulama.

“Harus selalu hormat kepada guru karena guru adalah salah satu sosok yang dimuliakan dalam hidup. Kapanpun dan dimanapun tetap selalu menjaga sikap sopan,

jujur kepada siapapun karena itu amanah yang harus dilakukan bersama-sama sehingga akan terwujud kebahagiaan hidup,” pungkasnya. (rba)

 


KUTA – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa melepas Santri BAJA 2021 (Balik Jamaah) khusus Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo,

Situbondo, Jawa Timur dengan jumlah santri sebanyak 228 orang dengan 4 armada bus bertempat di Central Parkir Kuta, Minggu (23/5).

Usai melepas keberangkatan para Santri, Wabup Suiasa juga meninjau santri yang melaksanakan Rapid Antigen yang difasilitasi secara gratis oleh Pemkab Badung.

Ketua Satgas Covid 19 PCNU Badung Wartha D.Sandy dalam laporannya menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Badung karena sudah memfasilitasi bus dan swab antigen kepada seluruh santri.

Dikatakan Santri BAJA 2021 (Balik Jamaah) yang dilepas pada hari Minggu sebanyak 228 orang dgn 4 armada bus.

Baca Juga:  Semalaman Denpasar Diguyur Hujan Lebat, Pemogan Terendam 1 Meter

Sedangkan terkait dengan pelaksanaan Rapid Antigen gratis sudah dimulai sejak Sabtu (22/5) dan akan terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan sampai seluruh

santri asal Kabupaten Badung semuanya terlayani dan kembali ke Pondok Pesantren dengan perkiraan semua santri Badung berjumlah 500 santri.

Wabup Suiasa atas nama pemerintah mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri, mudah-mudahan dengan  semangat kemenangan mampu memberikan motivasi, semangat jadi lebih besar, lebih baik dan lebih positif kedepannya.

Pihaknya juga mengucapkan selamat jalan kepada para santri yang akan melaksanakan tugas mulia berupa menempa

ilmu dan melanjutkan pendidikan di pesantren  masing-masing setelah melaksanakan kewajiban ibadah puasa agama di bulan Suci Ramadhan.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Hadiri Puncak Karya Nyekah Kinembulan Sibangkaja

“Belajarlah dengan baik, raih ilmu sebanyak-banyaknya. Jangan pernah putus asa, jangan berhenti dan jangan pernah hilang kebutuhan akan pendidikan, baik ilmu agama, ilmu negara maupun ilmu sosial kemasyarakatan,” pesannya.

Wabup Suiasa juga mengingatkan dalam kewajiban mendapatkan ilmu tersebut para santri agar jangan sombong,

selalu rendah hati, memupuk jiwa bijaksana karena seberapapun tinggi ilmu yang dimiliki tidak akan mampu mengalahkan ilmu para ulama.

“Harus selalu hormat kepada guru karena guru adalah salah satu sosok yang dimuliakan dalam hidup. Kapanpun dan dimanapun tetap selalu menjaga sikap sopan,

jujur kepada siapapun karena itu amanah yang harus dilakukan bersama-sama sehingga akan terwujud kebahagiaan hidup,” pungkasnya. (rba)

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/