alexametrics
26.8 C
Denpasar
Friday, July 1, 2022

Kerahkan Pecalang, Kapolda Siapkan Operasi Skala Besar Amankan Bali

DENPASAR -Aksi tolak Omnibus Law kembali digelar oleh Aliansi Bali Tidak Diam di depan kampus Universitas Udayana, Jalan Sudirman, Denpasar, Kamis (22/10).

Aksi yang mulai digelar kurang lebih pukul 15.00 WITA itu dihadiri oleh ratusan massa. Dari pemantauan di lokasi aksi, tampak ratusan pecalang dari Denpasar dan Kerobokan, Badung juga dikerahkan untuk mengamankan aksi.

Aksi yang itu berlangsung tertib hingga bubar tanpa adanya kericuhan. Diwawancara di lokasi aksi, Kapolda Bali, Irjen Pol Petrus Reinhard Golose mengucapkan terimakasih kepada Pecalang yang dengan semangatnya ikut mengamankan aksi.

“Yang selalu saya katakan, kedepannya kearifan lokal, para pecalang juga. Bersama-sama dilakukan dengan warga, dan kita tahu pecalang adalah warga kita sendiri yang menjaga di desanya masing-masing,” katanya kepada awak media. 

Dikatakannya, bahwa dalam hal ini pecalang melakukan pengamanan aksi secara persuasif. Tidak ada tindakan represif yang dilakukan oleh aparat dan pecalang hingga aksi berlangsung tertib.

“Dengan selesainya (aksi) ini, kita tetap melakukan patroli dalam skala besar. Baik kendaraan bermotor maupun patroli tidak berseragam untuk menjaga keamanan dn kenyamanan masyrakat Bali. 

Kami dari polda Bali, tidak menginginkan kekerasan dan juga anarkis yang muncul dari para pendemo,” ujar Irjen Petrus Golose. 

Selain Pecalang, dari pemantauan di lokasi aksi tampak juga ratusan Polwan dikerahkan untuk mengamankan aksi.

Selain mengamankan berjalannya aksi, para polwan ini juga membagikan sejumlah makser kepada masyarakat dan massa yang ada di lokasi.

“Kami siapkan juga polwan-polwan yang juga merupakan teman dari pendemo. Sehingga kejadian-kejadian yang mugkin trjadi di tmpt lain tidak tejadi di bali.

Saya sekali lagi berterimakasih kepada seluruh masyarkat Bali yang sama-sama mengamankan sampai sore hari ini,” tandas Jendral bintang dua ini. 



DENPASAR -Aksi tolak Omnibus Law kembali digelar oleh Aliansi Bali Tidak Diam di depan kampus Universitas Udayana, Jalan Sudirman, Denpasar, Kamis (22/10).

Aksi yang mulai digelar kurang lebih pukul 15.00 WITA itu dihadiri oleh ratusan massa. Dari pemantauan di lokasi aksi, tampak ratusan pecalang dari Denpasar dan Kerobokan, Badung juga dikerahkan untuk mengamankan aksi.

Aksi yang itu berlangsung tertib hingga bubar tanpa adanya kericuhan. Diwawancara di lokasi aksi, Kapolda Bali, Irjen Pol Petrus Reinhard Golose mengucapkan terimakasih kepada Pecalang yang dengan semangatnya ikut mengamankan aksi.

“Yang selalu saya katakan, kedepannya kearifan lokal, para pecalang juga. Bersama-sama dilakukan dengan warga, dan kita tahu pecalang adalah warga kita sendiri yang menjaga di desanya masing-masing,” katanya kepada awak media. 

Dikatakannya, bahwa dalam hal ini pecalang melakukan pengamanan aksi secara persuasif. Tidak ada tindakan represif yang dilakukan oleh aparat dan pecalang hingga aksi berlangsung tertib.

“Dengan selesainya (aksi) ini, kita tetap melakukan patroli dalam skala besar. Baik kendaraan bermotor maupun patroli tidak berseragam untuk menjaga keamanan dn kenyamanan masyrakat Bali. 

Kami dari polda Bali, tidak menginginkan kekerasan dan juga anarkis yang muncul dari para pendemo,” ujar Irjen Petrus Golose. 

Selain Pecalang, dari pemantauan di lokasi aksi tampak juga ratusan Polwan dikerahkan untuk mengamankan aksi.

Selain mengamankan berjalannya aksi, para polwan ini juga membagikan sejumlah makser kepada masyarakat dan massa yang ada di lokasi.

“Kami siapkan juga polwan-polwan yang juga merupakan teman dari pendemo. Sehingga kejadian-kejadian yang mugkin trjadi di tmpt lain tidak tejadi di bali.

Saya sekali lagi berterimakasih kepada seluruh masyarkat Bali yang sama-sama mengamankan sampai sore hari ini,” tandas Jendral bintang dua ini. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/