alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, July 7, 2022

World Education Expo Denpasar, Acara Spesial Minim Publikasi

DENPASAR, radarbali.id Sebuah acara pameran pendidikan bertajuk World Education Expo Indonesia (WEEI) 2022, bertempat di Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar, digelar Selasa lalu (22/3). Acara yang memperkenalkan segala seluk-beluk perguruan tinggi negeri dari berbagai penjuru dunia ini tak kurang melibatkan 50 lebih perguruan tinggi dari berbagai belahan dunia.

Selain di Kota Denpasar, acara ini juga berlangsung di sejumlah kota besar di Indonesia. Yakni di Jakarta, Bandung, Surabaya dan Jogjakarta.

Informasi-informasi penting seputar perkuliahan hingga beasiswa yang sangat dibutuhkan warga terwakili dalam sejumlah stan di sini.

Namun, sayangnya publikasi sangat minim. Sehingga, sejumlah pengunjung pun mengeluhkan tentang minimnya publikasi acara yang cuma berlangsung sehari tersebut. Penilaian serupa juga dari perwakilan perguruan tinggi pun mengeluhkannya.

“Saya juga heran. Ini acara bagus bagi yang hendak kuliah di dalam dan di luar negeri. Tapi publikasinya memang sangat minim,” ujar Nurudin, pengajar dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di momen tersebut.



DENPASAR, radarbali.id Sebuah acara pameran pendidikan bertajuk World Education Expo Indonesia (WEEI) 2022, bertempat di Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar, digelar Selasa lalu (22/3). Acara yang memperkenalkan segala seluk-beluk perguruan tinggi negeri dari berbagai penjuru dunia ini tak kurang melibatkan 50 lebih perguruan tinggi dari berbagai belahan dunia.

Selain di Kota Denpasar, acara ini juga berlangsung di sejumlah kota besar di Indonesia. Yakni di Jakarta, Bandung, Surabaya dan Jogjakarta.

Informasi-informasi penting seputar perkuliahan hingga beasiswa yang sangat dibutuhkan warga terwakili dalam sejumlah stan di sini.

Namun, sayangnya publikasi sangat minim. Sehingga, sejumlah pengunjung pun mengeluhkan tentang minimnya publikasi acara yang cuma berlangsung sehari tersebut. Penilaian serupa juga dari perwakilan perguruan tinggi pun mengeluhkannya.

“Saya juga heran. Ini acara bagus bagi yang hendak kuliah di dalam dan di luar negeri. Tapi publikasinya memang sangat minim,” ujar Nurudin, pengajar dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di momen tersebut.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/