alexametrics
28.7 C
Denpasar
Saturday, August 20, 2022

Dukung Tutup Toko Mafia Tiongkok, Wabup: Sama Saja dengan Penjajahan

DENPASAR – Pemprov Bali akhirnya mengambil langkah tegas terkait keberadaan toko oleh-oleh yang dikendalikan Mafia Tiongkok.

Wagub Bali Cok Ace langsung memerintahkan menutup operasional toko oleh-oleh itu. “Jelas ini merugikan bisnis pariwisata,

karena Bali hanya mendapat sampahnya saja,” ujar Wagub Cok Ace saat jadi pembicara Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Road to Quality Tourism”, di Hotel The Trans, Kuta. 

Di lain sisi, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa yang hadir dalam acara tersebut mengajak para peserta FGD untuk fokus pada masalah yang saat ini tengah berkembang yakni pariwisata Bali yang dijual murah.

“Menjual pariwisata Bali secara murah ibarat sebuah penjajahan yang sangat berbahaya,” kata Wabup Badung I Ketut Suiasa.

Baca Juga:  Catat! Setiap Tahun Air Keruh saat Penghujan, PDAM Denpasar Buat Kanal

Senada dengan Cok Ace, politisi Golkar itu juga mengajak semua pemangku pariwisata bersinergi dan mencari solusi terkait permasalahan ini demi pariwisata Bali yang berkualitas.

“Kita harus tegas, jangan sampai hal ini dibiarkan. Saya minta harus ada hasil rekomendasi untuk kita tindaklanjuti,” ujar Suiasa.

 



DENPASAR – Pemprov Bali akhirnya mengambil langkah tegas terkait keberadaan toko oleh-oleh yang dikendalikan Mafia Tiongkok.

Wagub Bali Cok Ace langsung memerintahkan menutup operasional toko oleh-oleh itu. “Jelas ini merugikan bisnis pariwisata,

karena Bali hanya mendapat sampahnya saja,” ujar Wagub Cok Ace saat jadi pembicara Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Road to Quality Tourism”, di Hotel The Trans, Kuta. 

Di lain sisi, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa yang hadir dalam acara tersebut mengajak para peserta FGD untuk fokus pada masalah yang saat ini tengah berkembang yakni pariwisata Bali yang dijual murah.

“Menjual pariwisata Bali secara murah ibarat sebuah penjajahan yang sangat berbahaya,” kata Wabup Badung I Ketut Suiasa.

Baca Juga:  Tamu ke Ubud Sepi, Pengusaha Mulai Berlakukan Cuti untuk Daily Worker

Senada dengan Cok Ace, politisi Golkar itu juga mengajak semua pemangku pariwisata bersinergi dan mencari solusi terkait permasalahan ini demi pariwisata Bali yang berkualitas.

“Kita harus tegas, jangan sampai hal ini dibiarkan. Saya minta harus ada hasil rekomendasi untuk kita tindaklanjuti,” ujar Suiasa.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/