alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Pedagang di Terminal Wangaya Wajib Angkat Kaki Maksimal 31 Desember

DENPASAR – Tampaknya sudah tidak ada tawar-menawar lagi soal keberadaan pedagang di Terminal Wangaya. Dinas Perhubungan Kota Denpasar pun sudah memberi batas akhir atau maksimal pedagang angkat kaki 31 Desember 2021.

 

Para pedagang pun sudah disiapkan tempat baru untuk berjualan di Eks Tiara Grosir, Jalan HOS Cokroaminoto yang dulu menjadi relokasi pedagang Pasar Badung usai terbakar pada 2016 lalu.

 

Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, Ketut Sriawan mengatakan  para pedagang siap untuk dipindahkan dan Dishub sudah dibantu Perumda Pasar untuk menampung para pedagang tersebut

 

Sebanyak 113 pedagang mengaku masih tidak rela pindah. Tetapi setelah dijelaskan untuk menaati aturan penggunaan ruang sesuai peruntukannya dan diajak membangun Kota Denpasar dengan baik mereka akhirnya paham.

Baca Juga:  Resmi! Sejumlah Pejabat di Polresta Bergeser

 

“Kami Dishub juga mengajak mereka untuk tetap membangun komunikasi dengan jiwa menyama braya, gotong royong  kolaborasi  dalam membangun Kota Denpasar,” jelasnya. 

 

Seperti diketahui guna mendukung terciptanya transportasi berkelanjutan serta menata kembali aset pemerintah sesuai peruntukan, Dishub Kota Denpasar akan mengembalikan fungsi Terminal Wangaya. 

 

Kadishub Kota Denpasar, I Ketut Sriawan mengatakan, hingga saat ini lahan yang ditempati para pedagang Pasar Wangaya masih berstatus terminal. Karenanya, melihat pesatnya pembangunan di Kota Denpasar yang membutuhkan dukungan infratruktur transportasi publik yang memadai, Dishub Kota Denpasar merancang transportasi berkelanjutan.

- Advertisement -

- Advertisement -

DENPASAR – Tampaknya sudah tidak ada tawar-menawar lagi soal keberadaan pedagang di Terminal Wangaya. Dinas Perhubungan Kota Denpasar pun sudah memberi batas akhir atau maksimal pedagang angkat kaki 31 Desember 2021.

 

Para pedagang pun sudah disiapkan tempat baru untuk berjualan di Eks Tiara Grosir, Jalan HOS Cokroaminoto yang dulu menjadi relokasi pedagang Pasar Badung usai terbakar pada 2016 lalu.


 

Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, Ketut Sriawan mengatakan  para pedagang siap untuk dipindahkan dan Dishub sudah dibantu Perumda Pasar untuk menampung para pedagang tersebut

 

Sebanyak 113 pedagang mengaku masih tidak rela pindah. Tetapi setelah dijelaskan untuk menaati aturan penggunaan ruang sesuai peruntukannya dan diajak membangun Kota Denpasar dengan baik mereka akhirnya paham.

Baca Juga:  Gerebek Hotel, Dua Pria Hidung Belang Wikwik dengan Cewek Uzbekistan

 

“Kami Dishub juga mengajak mereka untuk tetap membangun komunikasi dengan jiwa menyama braya, gotong royong  kolaborasi  dalam membangun Kota Denpasar,” jelasnya. 

 

Seperti diketahui guna mendukung terciptanya transportasi berkelanjutan serta menata kembali aset pemerintah sesuai peruntukan, Dishub Kota Denpasar akan mengembalikan fungsi Terminal Wangaya. 

 

Kadishub Kota Denpasar, I Ketut Sriawan mengatakan, hingga saat ini lahan yang ditempati para pedagang Pasar Wangaya masih berstatus terminal. Karenanya, melihat pesatnya pembangunan di Kota Denpasar yang membutuhkan dukungan infratruktur transportasi publik yang memadai, Dishub Kota Denpasar merancang transportasi berkelanjutan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/