alexametrics
27.6 C
Denpasar
Friday, May 20, 2022

Satu Siswa Positif Covid-19, SMPN 2 Kuta Hentikan PTM

MANGUPURA – Temuan adanya satu siswa di SMPN 2 Kuta, Badung yang terkonfirmasi positif Covid-19 membuat pihak sekolah menghentikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Untuk sementara, proses pembelajaran dilakukan secara daring.

 

Kepala SMPN 2 Kuta, Made Sujana menjelaskan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, akhirnya proses pembelajaran tatap muka terbatas dihentikan sementara.

 

Pembelajaran kemudian dialihkan secara daring, dengan menggunakan sistem pembelajaran yang sudah disiapkan dan terkontrol oleh pihak sekolah.

 

Untuk memastikan kondisi 31 orang siswa yang satu kelas dengan siswa terkait, Selasa (25/1) ini akan kembali dilakukan swab PCR kedua, khusus untuk kelas tersebut. Sedangkan kelas lain akan belajar seperti biasa.

- Advertisement -

 

“Jadi PTM akan kembali dilakukan setelah tanggal 26 Januari ini. Untuk siswa kelas yang bersangkutan itu nanti tergantung hasil swab PCR mereka nantinya,” bebernya.

Baca Juga:  Objek Wisata Sangeh Mendadak Ramai Wisatawan, Ternyata karena Ini

 

Sujana sebelumnya mengatakan, siswa itu diketahui terkonfirmasi positif Covid-19 setelah menjalani tes acak yang dilaksanakan oleh tim Pemkab Badung pada tanggal 20 Januari 2022. Tes acak ini mengambil sampel 10 persen dari jumlah warga sekolah.

 

Tes acak ini dilakukan terhadap 90 orang siswa dan 10 orang guru dan pegawai sekolah atau 10 persen dari jumlah warga sekolah. Hasilnya, satu siswa kelas VII terkonfirmasi positif Covid-19, yang lain negatif.

 

Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung, I Gusti Made Dwipayana mengatakan, kegiatan PTM di SMPN 2 Kuta dihentikan sementara selama lima hari. Apalagi, selain ada satu sisa yang terkonfirmasi positif Covid-19, juga ada salah satu orang tua siswa yang positif Covid-19.

Baca Juga:  Mr X yang Tewas Kecelakaan di Angantaka Badung Ternyata Bocah 15 Tahun

 

“Jadi ada orang tua siswa yang positif. Tentu kami tidak mau mengambil risiko dan PTM dihentikan selama 5 hari,” beber Dwipayana ditemui usai rapat bersama Komisi IV DPRD Badung, Senin (24/1).

Kata dia, semua siswa di sekolah tersebut juga sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19. Namun sesuai petunjuk pelaksanaan (juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis), ketika ada kasus Covid-19, proses pembelajaran bisa ditiadakan sementara.

“Nanti Rabu ini PTM sudah mulai bisa dilaksanakan. Semoga tidak ada lagi kasus seperti ini menimpa di sekolah lainnya,” pungkasnya. 

- Advertisement -

MANGUPURA – Temuan adanya satu siswa di SMPN 2 Kuta, Badung yang terkonfirmasi positif Covid-19 membuat pihak sekolah menghentikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Untuk sementara, proses pembelajaran dilakukan secara daring.

 

Kepala SMPN 2 Kuta, Made Sujana menjelaskan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, akhirnya proses pembelajaran tatap muka terbatas dihentikan sementara.

 

Pembelajaran kemudian dialihkan secara daring, dengan menggunakan sistem pembelajaran yang sudah disiapkan dan terkontrol oleh pihak sekolah.

 

Untuk memastikan kondisi 31 orang siswa yang satu kelas dengan siswa terkait, Selasa (25/1) ini akan kembali dilakukan swab PCR kedua, khusus untuk kelas tersebut. Sedangkan kelas lain akan belajar seperti biasa.

 

“Jadi PTM akan kembali dilakukan setelah tanggal 26 Januari ini. Untuk siswa kelas yang bersangkutan itu nanti tergantung hasil swab PCR mereka nantinya,” bebernya.

Baca Juga:  Objek Wisata Sangeh Mendadak Ramai Wisatawan, Ternyata karena Ini

 

Sujana sebelumnya mengatakan, siswa itu diketahui terkonfirmasi positif Covid-19 setelah menjalani tes acak yang dilaksanakan oleh tim Pemkab Badung pada tanggal 20 Januari 2022. Tes acak ini mengambil sampel 10 persen dari jumlah warga sekolah.

 

Tes acak ini dilakukan terhadap 90 orang siswa dan 10 orang guru dan pegawai sekolah atau 10 persen dari jumlah warga sekolah. Hasilnya, satu siswa kelas VII terkonfirmasi positif Covid-19, yang lain negatif.

 

Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung, I Gusti Made Dwipayana mengatakan, kegiatan PTM di SMPN 2 Kuta dihentikan sementara selama lima hari. Apalagi, selain ada satu sisa yang terkonfirmasi positif Covid-19, juga ada salah satu orang tua siswa yang positif Covid-19.

Baca Juga:  Tak Bisa Dihilangkan, Bupati Giri Pastikan Program KBS Dkk Tetap Jalan

 

“Jadi ada orang tua siswa yang positif. Tentu kami tidak mau mengambil risiko dan PTM dihentikan selama 5 hari,” beber Dwipayana ditemui usai rapat bersama Komisi IV DPRD Badung, Senin (24/1).

Kata dia, semua siswa di sekolah tersebut juga sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19. Namun sesuai petunjuk pelaksanaan (juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis), ketika ada kasus Covid-19, proses pembelajaran bisa ditiadakan sementara.

“Nanti Rabu ini PTM sudah mulai bisa dilaksanakan. Semoga tidak ada lagi kasus seperti ini menimpa di sekolah lainnya,” pungkasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/