alexametrics
29.8 C
Denpasar
Friday, May 20, 2022

Satpam Hotel Minta Maaf, Mira: Pantai Itu Milik Publik Bukan Pribadi

DENPASAR – Kesalahpahaman antara selebgram Mirah Sugandhi dengan satpam Hotel Puri Santrian, Sanur, akhirnya berakhir dengan jalan damai.

Hal ini terjadi setelah Walikota Denpasar IGN Jayanegara turun tangan ke hotel Puri Santrian usai acara vaksinasi di Sanur kemarin.

Ditemui kemarin, pemilik akun @mirahsugandhi, Mira Sugandhi menyatakan sudah bertemu dengan pihak Hotel Puri Santrian, Sanur.

Dia mengapresiasi tindak lanjut pihak hotel dalam menyelesaikan persoalan ini. “Terima kasih ownernya,  terima kasih telah menghubungi

saya untuk bertemu dan menyelesaikan masalahnya. Pantai di Puri Santrian adalah milik publik, tidak ada privatisasi pantai,” ucap Mira Sugandhi.

Mirah berharap hal ini tidak terjadi lagi baik di Sanur dan seluruh Bali. Menurutnya, permasalahan yang ia alami ini kerap terjadi dan mungkin orang lain juga pernah mengalami hal sama.

Baca Juga:  Disentil Walikota Usai Satpam Usir Selebgram, Ini Kata Puri Santrian

“Tidak untuk di Sanur saja, tapi di seluruh Bali supaya tidak ada lagi yang menganggap kalau pantai itu milik pribadi,” tegasnya.

- Advertisement -

Di sisi lain di akun pribadinya, Mira Sugandhi juga memposting permintaan maaf sang satpam yang telah mengusirnya saat sedang duduk-duduk di pinggir pantai Sanur di depan hotel Puri Santrian.

“Om swastiastu, saya Alit security hotel Puri Santrian mohon maaf kepada Ibu Mirah karena saya tidak bisa menemuinya berhubung saya ada keperluan keluarga di Negara karena mertua sakit.

Mohon maaf atas kejadian kemarin, saya tidak ada maksud berbuat tidak baik. Saya Cuma menjalankan tugas dan menertibkan pantai dan sekitarnya. Cuma itu yang saya bisa saya sampaikan, saya mohon maaf,” tutur Alit.

 Kasus ini menyeruak setelah seorang selebgram Mirah Sugandhi diusir satpam Hotel Puri Santrian, saat bermain di Pantai Sanur persis di depan hotel, Selasa (23/3) lalu. 

Baca Juga:  Golkar Bali Buka Peluang Untuk Selly Mantra di Pilkada Denpasar 2020

Di media sosial Instagram miliknya, Mirah spontan meluapkan kekesalan saat bermain pasir bersama anaknya  kemudian didatangi satpam dan ditanya, “Apakah kamu ( Mirah, red) tamu di hotel ini?”.

 Dengan tegas Mirah menjawab tidak. Kemudian, satpam melarang Mirah duduk disana karena pantai itu adalah kawasan hotel.

Satpam itu lalu meminta supaya Mirah main di pantai sebelah saja. “ Kaget aku tak tanya, kenapa saya tidak boleh disini?,” tanyanya. 

Sang satpam justru ngotot meminta Mirah tidak duduk disana dengan mata melotot isyarat supaya Mirah segera pergi.

Postingan sang selebgram spontan mendapat reaksi netizen. Beragam komentar muncul di laman akun @mirahsuandhi.

- Advertisement -

DENPASAR – Kesalahpahaman antara selebgram Mirah Sugandhi dengan satpam Hotel Puri Santrian, Sanur, akhirnya berakhir dengan jalan damai.

Hal ini terjadi setelah Walikota Denpasar IGN Jayanegara turun tangan ke hotel Puri Santrian usai acara vaksinasi di Sanur kemarin.

Ditemui kemarin, pemilik akun @mirahsugandhi, Mira Sugandhi menyatakan sudah bertemu dengan pihak Hotel Puri Santrian, Sanur.


Dia mengapresiasi tindak lanjut pihak hotel dalam menyelesaikan persoalan ini. “Terima kasih ownernya,  terima kasih telah menghubungi

saya untuk bertemu dan menyelesaikan masalahnya. Pantai di Puri Santrian adalah milik publik, tidak ada privatisasi pantai,” ucap Mira Sugandhi.

Mirah berharap hal ini tidak terjadi lagi baik di Sanur dan seluruh Bali. Menurutnya, permasalahan yang ia alami ini kerap terjadi dan mungkin orang lain juga pernah mengalami hal sama.

Baca Juga:  1.077 Guru OJTM Dibayar Rp 50 Ribu per Jam Tatap Muka, Dewan Minta…

“Tidak untuk di Sanur saja, tapi di seluruh Bali supaya tidak ada lagi yang menganggap kalau pantai itu milik pribadi,” tegasnya.

Di sisi lain di akun pribadinya, Mira Sugandhi juga memposting permintaan maaf sang satpam yang telah mengusirnya saat sedang duduk-duduk di pinggir pantai Sanur di depan hotel Puri Santrian.

“Om swastiastu, saya Alit security hotel Puri Santrian mohon maaf kepada Ibu Mirah karena saya tidak bisa menemuinya berhubung saya ada keperluan keluarga di Negara karena mertua sakit.

Mohon maaf atas kejadian kemarin, saya tidak ada maksud berbuat tidak baik. Saya Cuma menjalankan tugas dan menertibkan pantai dan sekitarnya. Cuma itu yang saya bisa saya sampaikan, saya mohon maaf,” tutur Alit.

 Kasus ini menyeruak setelah seorang selebgram Mirah Sugandhi diusir satpam Hotel Puri Santrian, saat bermain di Pantai Sanur persis di depan hotel, Selasa (23/3) lalu. 

Baca Juga:  Kabar Baik, Tiga Pasien Positif Covid-19 di Kota Denpasar Sembuh

Di media sosial Instagram miliknya, Mirah spontan meluapkan kekesalan saat bermain pasir bersama anaknya  kemudian didatangi satpam dan ditanya, “Apakah kamu ( Mirah, red) tamu di hotel ini?”.

 Dengan tegas Mirah menjawab tidak. Kemudian, satpam melarang Mirah duduk disana karena pantai itu adalah kawasan hotel.

Satpam itu lalu meminta supaya Mirah main di pantai sebelah saja. “ Kaget aku tak tanya, kenapa saya tidak boleh disini?,” tanyanya. 

Sang satpam justru ngotot meminta Mirah tidak duduk disana dengan mata melotot isyarat supaya Mirah segera pergi.

Postingan sang selebgram spontan mendapat reaksi netizen. Beragam komentar muncul di laman akun @mirahsuandhi.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/