alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 16, 2022

[Waspada] Demam Berdarah di Denpasar Terus Melonjak Tembus 832 Kasus

DENPASAR – Ditengah merebaknya wabah pandemi Covid-19 (Corona), kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Denpasar terus mengalami peningkatan.

Tercatat, hingga April 2020, ada 832 kasus DBD di Denpasar.

Seperti disampaikan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan  Kota Denpasar, dr. IB Eka Putra saat dikonfirmasi Sabtu (25/4).

 “Iya walaupun saat ini kita sedang masa pencegahan dan penanganan Covid-19, kita juga wajib mewaspadai penyakit DBD, ada peningkatan kasus Tahun 2020 ini dibanding dengan jumlah kasus di Bulan Januari s/d April 2019, saat ini per 22 April ini sudah tercatat 832 kasus,’ ujarnya.

Lebih lanjut, meski segala upaya sudah dilakukan untuk menekan kasus DBD di Kota Denpasar, seperti fogging serentak, namun pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar secra mandiri.

Baca Juga:  Masih Temukan Banyak Pelanggar, Pol PP Ingatkan Warga Taati Prokes

 “Fogging hanya membasmi nyamuk dewasanya saja, sedangkan jentik-jentik nyamuknya tidak terbunuh, dan fogging  membasmi nyamuk hanya pada saat hari itu saja, besoknya bila ada nyamuk baru yang lahir dari jentik tidak akan terbunuh,” jelasnya

Untuk itu, dengan melaksanakan secara mandiri gerakan 3 M Plus, yakni Menguras, Menutup, Menyingkirkan/Mendaur Ulang, dan Menaburkan bubuk larvasida (bubuk abate) pada tempat penampungan air yang sulit dbersihkan, hal ini dapat dilaksanakan secara rutin minimal seminggu sekali secara mandir

“Sekali lagi, mari bersama mencegah DBD, selain juga waspada penyebaran Covid-19,” ujar dr. IB Eka Putra 



DENPASAR – Ditengah merebaknya wabah pandemi Covid-19 (Corona), kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Denpasar terus mengalami peningkatan.

Tercatat, hingga April 2020, ada 832 kasus DBD di Denpasar.

Seperti disampaikan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan  Kota Denpasar, dr. IB Eka Putra saat dikonfirmasi Sabtu (25/4).

 “Iya walaupun saat ini kita sedang masa pencegahan dan penanganan Covid-19, kita juga wajib mewaspadai penyakit DBD, ada peningkatan kasus Tahun 2020 ini dibanding dengan jumlah kasus di Bulan Januari s/d April 2019, saat ini per 22 April ini sudah tercatat 832 kasus,’ ujarnya.

Lebih lanjut, meski segala upaya sudah dilakukan untuk menekan kasus DBD di Kota Denpasar, seperti fogging serentak, namun pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar secra mandiri.

Baca Juga:  Cegah Klaster Pelacuran, 8 PSK di Bung Tomo Diciduk dan Dipulangkan

 “Fogging hanya membasmi nyamuk dewasanya saja, sedangkan jentik-jentik nyamuknya tidak terbunuh, dan fogging  membasmi nyamuk hanya pada saat hari itu saja, besoknya bila ada nyamuk baru yang lahir dari jentik tidak akan terbunuh,” jelasnya

Untuk itu, dengan melaksanakan secara mandiri gerakan 3 M Plus, yakni Menguras, Menutup, Menyingkirkan/Mendaur Ulang, dan Menaburkan bubuk larvasida (bubuk abate) pada tempat penampungan air yang sulit dbersihkan, hal ini dapat dilaksanakan secara rutin minimal seminggu sekali secara mandir

“Sekali lagi, mari bersama mencegah DBD, selain juga waspada penyebaran Covid-19,” ujar dr. IB Eka Putra 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/