alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Bandara Ngurah Rai Mulai Terapkan Pembayaran Parkir Non Tunai

MANGUPURA – Bandara Internasional Ngurah Rai mulai menerapkan pembayaran parkir non tunai alias cashless, sejak Senin lalu (19/4).

Pembayaran non tunai ini baru untuk mobil atau kendaraan roda empat ke atas. Sementara untuk kendara roda dua masih dalam persiapan pengembangan.

Plt Stakeholder Relation Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Andanina Dyah Permata Megasari  membenarkan hal tersebut.

Pemberlakuan transaksi non tunai dilakukan dalam rangka peningkatan pelayanan, sekaligus mengurangi adanya interaksi langsung antara petugas dengan pengendara.

Selain itu untuk mendukung Gerakan Nasional Non Tunai yang bertujuan untuk menciptakan sistem pembayaran yang aman, efisien dan lancar.

“Dengan metode pembayaran non tunai, kami mencoba untuk mempercepat proses pembayaran parkir di toll gate agar tidak terjadi antrian.

Seperti transaksi di jalan toll kan lebih cepat menggunakan uang elektronik (unik), jadi hal itu yang kita terapkan juga di toll gate bandara,” terangnya.

Selain itu metode tersebut juga mencegah adanya kontak langsung antara petugas dengan pengendara. Sekaligus untuk melindungi faktor kesehatan di masa pandemi.

Baca Juga:  Alamak‚ĶKehabisan Uang, Tiga Turis Ngemis di Jalan Ahmad Yani

Total jumlah toll gate yang ada di bandara Ngurah Rai berjumlah 8 pintu. Namun karena situasinya saat ini pandemi Covid-19, otomatis hal itu membuat arus lalu lintas kendaraan menurun drastis.

Sehingga saat ini hanya 4 toll gate yang dioperasikan untuk sementara waktu. Dari 4 toll gate yang beroperasi itu, ada 3 toll gate yang menerapkan sistem pembayaran cashless dan 1 lainnya masih menggunakan transaksi tunai.

Hal itu ditujukan untuk mengantisipasi pengendara yang belum memiliki e-money, sehingga mereka bisa melakukan pembayaran secara tunai.

Kedepan pembayaran tersebut akan menerapkan full cashless dan tidak menutup kemungkinan toll gate yang sementara tidak dioperasikan saat ini akan kembali dibuka, jika ada peningkatan mobil yang keluar masuk bandara.

“Petugas kita tetap siagakan di toll gate. Sementara ini kami juga menyediakan pembelian kartu cashless di toll gate, dukungan dari bank himbara. Untuk fasilitas top up sedang dalam proses persiapan,” bebernya.

Baca Juga:  JRX Ladeni Tantangan dr. Dewa Ketemu & Salaman dengan Pasien Covid-19

Metode pembayaran cashless tersebut pernah diterapkan di bandara Ngurah Rai beberapa tahun lalu. Namun saat itu hanya ada 1-2 toll gate yang diberlakukan cashless.

Seiring dengan semakin banyaknya pengendara yang telah terbiasa menggunakan transaksi non tunai, ke depan rencananya semua toll gate di bandara akan menerapkan sistem pembayaran non tunai.

Karena itulah saat ini penerapan metode pembayaran cashless itu dikhususkan untuk kendaraan roda 4 keatas, karena pengendara yang mempunyai mobil rata-rata sudah mempunya e-money.

Berbeda dengan pengendara motor yang mungkin belum sepenuhnya mempunya e-money. “Untuk sistem cashless kendaraan roda dua kami sedang persiapkan dan pengembangan,” jelasnya.

Namun pembayaran non tunai tersebut hanya bisa dilakukan dengan menggunakan unik yang disupport oleh BRI, Mandiri, BCA dan BNI (seperti di jalan toll Bali Mandara).

Sedangkan metode pembayaran dengan menggunakan Ovo, Gopay, Dana belum bisa diakomodir. 

- Advertisement -

- Advertisement -

MANGUPURA – Bandara Internasional Ngurah Rai mulai menerapkan pembayaran parkir non tunai alias cashless, sejak Senin lalu (19/4).

Pembayaran non tunai ini baru untuk mobil atau kendaraan roda empat ke atas. Sementara untuk kendara roda dua masih dalam persiapan pengembangan.

Plt Stakeholder Relation Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Andanina Dyah Permata Megasari  membenarkan hal tersebut.


Pemberlakuan transaksi non tunai dilakukan dalam rangka peningkatan pelayanan, sekaligus mengurangi adanya interaksi langsung antara petugas dengan pengendara.

Selain itu untuk mendukung Gerakan Nasional Non Tunai yang bertujuan untuk menciptakan sistem pembayaran yang aman, efisien dan lancar.

“Dengan metode pembayaran non tunai, kami mencoba untuk mempercepat proses pembayaran parkir di toll gate agar tidak terjadi antrian.

Seperti transaksi di jalan toll kan lebih cepat menggunakan uang elektronik (unik), jadi hal itu yang kita terapkan juga di toll gate bandara,” terangnya.

Selain itu metode tersebut juga mencegah adanya kontak langsung antara petugas dengan pengendara. Sekaligus untuk melindungi faktor kesehatan di masa pandemi.

Baca Juga:  Sampah di Denpasar 27.000 Ton Per Bulan, Yang Jadi Kompos Cuma 15 Ton

Total jumlah toll gate yang ada di bandara Ngurah Rai berjumlah 8 pintu. Namun karena situasinya saat ini pandemi Covid-19, otomatis hal itu membuat arus lalu lintas kendaraan menurun drastis.

Sehingga saat ini hanya 4 toll gate yang dioperasikan untuk sementara waktu. Dari 4 toll gate yang beroperasi itu, ada 3 toll gate yang menerapkan sistem pembayaran cashless dan 1 lainnya masih menggunakan transaksi tunai.

Hal itu ditujukan untuk mengantisipasi pengendara yang belum memiliki e-money, sehingga mereka bisa melakukan pembayaran secara tunai.

Kedepan pembayaran tersebut akan menerapkan full cashless dan tidak menutup kemungkinan toll gate yang sementara tidak dioperasikan saat ini akan kembali dibuka, jika ada peningkatan mobil yang keluar masuk bandara.

“Petugas kita tetap siagakan di toll gate. Sementara ini kami juga menyediakan pembelian kartu cashless di toll gate, dukungan dari bank himbara. Untuk fasilitas top up sedang dalam proses persiapan,” bebernya.

Baca Juga:  JRX Ladeni Tantangan dr. Dewa Ketemu & Salaman dengan Pasien Covid-19

Metode pembayaran cashless tersebut pernah diterapkan di bandara Ngurah Rai beberapa tahun lalu. Namun saat itu hanya ada 1-2 toll gate yang diberlakukan cashless.

Seiring dengan semakin banyaknya pengendara yang telah terbiasa menggunakan transaksi non tunai, ke depan rencananya semua toll gate di bandara akan menerapkan sistem pembayaran non tunai.

Karena itulah saat ini penerapan metode pembayaran cashless itu dikhususkan untuk kendaraan roda 4 keatas, karena pengendara yang mempunyai mobil rata-rata sudah mempunya e-money.

Berbeda dengan pengendara motor yang mungkin belum sepenuhnya mempunya e-money. “Untuk sistem cashless kendaraan roda dua kami sedang persiapkan dan pengembangan,” jelasnya.

Namun pembayaran non tunai tersebut hanya bisa dilakukan dengan menggunakan unik yang disupport oleh BRI, Mandiri, BCA dan BNI (seperti di jalan toll Bali Mandara).

Sedangkan metode pembayaran dengan menggunakan Ovo, Gopay, Dana belum bisa diakomodir. 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/