alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Selain Zona Merah, Pembelajaran Tatap Muka di Bali Tetap Digelar

DENPASAR – Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Kadisdikpora) Bali, Ketut Ngurah Boy Jayawibawa, menerangkan bahwa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dalam situasi pandemi Covid-19 menimbulkan pro kontra di tengah masyarakat.

Para orang tua berkeinginan agar anaknya segera bersekolah, namun di sisi lain tidak sedikit orang tua juga khawatir dilakukannya pembelajaran tatap muka (PTM) karena masih dalam situasi Pandemi.   

 

Dalam menyikapi hal tersebut Dinas Pendidikan tetap melakukan PTM pada bulan juli 2021 sesuai dengan SKB 4 menteri dengan sistem on-off 50 persen dan pembatasan di masing-masing kelas untuk menghindari kerumunan.

 

Namun kebijakan tersebut tidak terlepas dari dinamika perkembangan kasus Covid-19 sehingga dalam hal ini pihaknya selalu berkoordinasi dengan masing-masing kepala sekolah di daerah dan satgas penanggulangan Covid-19.

Baca Juga:  Kebijakan Pak Koster soal Tes Swab Bagi Turis Sebetulnya Baik, Tapi...

 

- Advertisement -

“Kami tidak menampik adanya penundaan rencana kegiatan PTM, karena hal itu tergantung dari dinamika perkembangan Covid-19 di tiap-tiap daerah. Selain zona merah akan tetap dilaksanakan PTM. Dan pihak sekolah memberikan opsi kepada para orang tua mau melaksanakan PTM atau PJJ,” katanya, Kamis (24/6/2021). 

 

Terkait adanya lonjakan kasus Covid-19, Kadis Boy mengatakan pihaknya mengimbau kepada para orang tua agar mengikuti kebijakan pemerintah demi kesehatan dan keselamatan kita bersama.

 

“Kami imbau kepada para orang tua siswa siswa agar tidak terprovokasi, dan mengikuti kebijakan pemerintah demi kesehatan dan keselamatan anak-anak kita,” ujarnya.

- Advertisement -

DENPASAR – Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Kadisdikpora) Bali, Ketut Ngurah Boy Jayawibawa, menerangkan bahwa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dalam situasi pandemi Covid-19 menimbulkan pro kontra di tengah masyarakat.

Para orang tua berkeinginan agar anaknya segera bersekolah, namun di sisi lain tidak sedikit orang tua juga khawatir dilakukannya pembelajaran tatap muka (PTM) karena masih dalam situasi Pandemi.   

 

Dalam menyikapi hal tersebut Dinas Pendidikan tetap melakukan PTM pada bulan juli 2021 sesuai dengan SKB 4 menteri dengan sistem on-off 50 persen dan pembatasan di masing-masing kelas untuk menghindari kerumunan.

 

Namun kebijakan tersebut tidak terlepas dari dinamika perkembangan kasus Covid-19 sehingga dalam hal ini pihaknya selalu berkoordinasi dengan masing-masing kepala sekolah di daerah dan satgas penanggulangan Covid-19.

Baca Juga:  Napi Budi Daya Ikan Nila dengan Teknologi Aerator, Hasil pun Melimpah

 

“Kami tidak menampik adanya penundaan rencana kegiatan PTM, karena hal itu tergantung dari dinamika perkembangan Covid-19 di tiap-tiap daerah. Selain zona merah akan tetap dilaksanakan PTM. Dan pihak sekolah memberikan opsi kepada para orang tua mau melaksanakan PTM atau PJJ,” katanya, Kamis (24/6/2021). 

 

Terkait adanya lonjakan kasus Covid-19, Kadis Boy mengatakan pihaknya mengimbau kepada para orang tua agar mengikuti kebijakan pemerintah demi kesehatan dan keselamatan kita bersama.

 

“Kami imbau kepada para orang tua siswa siswa agar tidak terprovokasi, dan mengikuti kebijakan pemerintah demi kesehatan dan keselamatan anak-anak kita,” ujarnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/