alexametrics
28.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

BBMKG Ingatkan Warga Waspada Gelombang Tinggi Laut

MANGUPURA– Saat ini Bali mengalami musim peralihan. Hujan, gelombang tinggi, dan angin kencang sewaktu-waktu bisa terjadi. Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap bencana yang ditimbulkan.

 

Kepala BBMKG Wilayah III Denpasar, Agus Wahyu Raharjo menerangkan bahwa cuaca saat ini umumnya cerah berawan dan berpotensi hujan ringan-sedang secara tidak merata di wilayah Bali bagian Barat, Tengah, Timur dan Utara.

 

Suhu udara berkisar antara 23-33 derajat celcius, dengan kelembaban udara berkisar antara 65-95 persen. Angin umumnya bertiup dari arah Timur-Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 6-34 Km per jam.

 

Tinggi gelombang laut di Perairan Utara Bali berkisar antara 0.25-2 meter dan di Selat Lombok berkisar antara 0.25-2 meter. “Kondisi ini disebabkan sedang periode musim peralihan. MJO kuadran 3 (maritim continent) berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia. Suhu muka laut di sekitar wilayah Bali berkisar antara 26-30 derajat celcius, suhu muka laut yang hangat dapat meningkatkan potensi penguapan (penambahan massa uap air) di wilayah Bali. Masa udara basah terkonsentrasi dari lapisan 500mb (5.800m), ” kata Raharjo, Sabtu (25/9).

Baca Juga:  Ratna, Minimalisir Kontak dengan Pasien, Bisa Cek Suhu & Tekanan Darah

 

Prediksi cuaca tiga hari kedepan dari tanggal 25-27 September 2021 umumnya berawan dan berpotensi hujan ringan-sedang di wilayah Bali bagian Barat, Tengah, Timur dan Utara. Selain itu, angin umumnya bertiup dari arah Timur-Tenggara dengan kecepatan antara 6-34 Km per jam.

 

Tinggi gelombang laut di perairan Utara Bali berkisar antara 0.25-2 meter, Perairan Selatan Bali berkisar antara 1-3 meter, Selat Bali berkisar antara 0.25-2.5 meter, dan Selat Lombok berkisar antara 0.25-2.5 meter.

 

“ Waspada potensi hujan yang disertai kilat atau petir di wilayah Bali bagian Tengah, Timur serta tinggi gelombang  yang dapat mencapai 2 meter atau lebih di Laut Bali, Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian selatan dan Samudera Hindia Selatan Bali, ” tegasnya.

Baca Juga:  Bantah Titipan Pemprov Bali, PHDI Sebut Nyipeng Beda dengan Nyepi

 

BMKG mengimbau kepada masyarakat umum, nelayan dan pelaku kegiatan wisata bahari waspadai gelombang tinggi laut yang dapat mencapai 2 meter atau lebih di perairan Utara dan Selatan Bali. “Masyarakat juga kami imbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang dapat ditimbulkan dari cuaca ekstrem seperti banjir, genangan air, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang dan kilat atau petir, ” pungkasnya.


MANGUPURA– Saat ini Bali mengalami musim peralihan. Hujan, gelombang tinggi, dan angin kencang sewaktu-waktu bisa terjadi. Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap bencana yang ditimbulkan.

 

Kepala BBMKG Wilayah III Denpasar, Agus Wahyu Raharjo menerangkan bahwa cuaca saat ini umumnya cerah berawan dan berpotensi hujan ringan-sedang secara tidak merata di wilayah Bali bagian Barat, Tengah, Timur dan Utara.

 

Suhu udara berkisar antara 23-33 derajat celcius, dengan kelembaban udara berkisar antara 65-95 persen. Angin umumnya bertiup dari arah Timur-Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 6-34 Km per jam.

 

Tinggi gelombang laut di Perairan Utara Bali berkisar antara 0.25-2 meter dan di Selat Lombok berkisar antara 0.25-2 meter. “Kondisi ini disebabkan sedang periode musim peralihan. MJO kuadran 3 (maritim continent) berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia. Suhu muka laut di sekitar wilayah Bali berkisar antara 26-30 derajat celcius, suhu muka laut yang hangat dapat meningkatkan potensi penguapan (penambahan massa uap air) di wilayah Bali. Masa udara basah terkonsentrasi dari lapisan 500mb (5.800m), ” kata Raharjo, Sabtu (25/9).

Baca Juga:  Bantah Titipan Pemprov Bali, PHDI Sebut Nyipeng Beda dengan Nyepi

 

Prediksi cuaca tiga hari kedepan dari tanggal 25-27 September 2021 umumnya berawan dan berpotensi hujan ringan-sedang di wilayah Bali bagian Barat, Tengah, Timur dan Utara. Selain itu, angin umumnya bertiup dari arah Timur-Tenggara dengan kecepatan antara 6-34 Km per jam.

 

Tinggi gelombang laut di perairan Utara Bali berkisar antara 0.25-2 meter, Perairan Selatan Bali berkisar antara 1-3 meter, Selat Bali berkisar antara 0.25-2.5 meter, dan Selat Lombok berkisar antara 0.25-2.5 meter.

 

“ Waspada potensi hujan yang disertai kilat atau petir di wilayah Bali bagian Tengah, Timur serta tinggi gelombang  yang dapat mencapai 2 meter atau lebih di Laut Bali, Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian selatan dan Samudera Hindia Selatan Bali, ” tegasnya.

Baca Juga:  Tak Mungkin Halangi PMI Pulang, Dewa Indra: Mereka Juga Warga Bali

 

BMKG mengimbau kepada masyarakat umum, nelayan dan pelaku kegiatan wisata bahari waspadai gelombang tinggi laut yang dapat mencapai 2 meter atau lebih di perairan Utara dan Selatan Bali. “Masyarakat juga kami imbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang dapat ditimbulkan dari cuaca ekstrem seperti banjir, genangan air, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang dan kilat atau petir, ” pungkasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/