alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Sempat Ngamuk, Seorang Nenek Hilang, Ditemukan Penuh Luka dan Belatung

DENPASAR  – GCI, seorang nenek berusia 69 tahun kini dirawat di RS Wangaya dengan kondisi sangat memprihatinkan. 

 

Laporan dari BPBD Kota Denpasar bahwa nenek itu sebelumnya mengalami gangguan jiwa dan pernah mengamuk di Pasar Wangaya, Denpasar, namun tidak pernah kelihatan kembali. Seolah-olah iang menghilang.

 

“Bahwa nenek yang di Jalan  Kartini tersebut  info dari Damakesmas bahwa bekas ODGJ  yang pernah mengamuk di Pasar Wangaya namun belakangan ini tidak pernah kelihatan Kembali,” jelas Sekretaris BPBD Denpasar Ardy Ganggas  kemarin (25/3). 

 

 

- Advertisement -

Dia menjelaskan, nenek itu sebelumnya diajak tinggal bersama adik kandung. Nah, yang melaporkan ke Pusdalops  adalah keponakan dari nenek tersebut.

Baca Juga:  Didatangi Warga, DPRD Bali Tolak Pemekaran Banjar Adat Kubu Karangasem

 

Sementara itu, Kasubag Hukum dan Humas RSUD Wangaya Kota Denpasar, AA Ngurah Suastika  mengatakan, merawat pasien seorang nenek-nenek  seperti identitas di atas.

 

Diterima di IGD  RS Wangaya hari Selasa tanggal  23 Maret 2021 pukul 24.00 malam dengan keluhan kesadaran menurun kondisi lemah dan ada luka pada bokong dan betis kanan.

 

“Luka tersebut sampai ada belatungnya tapi sudah dibersihkan dan dirawat oleh petugas IGS. Pasien dirawat inap di RS Wangaya,” ujarnya. 

 

Saat ini kesadaran pasien menurun kondisi masih lemah luka sudah tidak ada belatungnya jadi luka sudah bersih terawat. Yang menemani GCI adalah ponakannya. Kendati demikian, Suastika menyatakan GCI orang yang mampu.

- Advertisement -

DENPASAR  – GCI, seorang nenek berusia 69 tahun kini dirawat di RS Wangaya dengan kondisi sangat memprihatinkan. 

 

Laporan dari BPBD Kota Denpasar bahwa nenek itu sebelumnya mengalami gangguan jiwa dan pernah mengamuk di Pasar Wangaya, Denpasar, namun tidak pernah kelihatan kembali. Seolah-olah iang menghilang.

 

“Bahwa nenek yang di Jalan  Kartini tersebut  info dari Damakesmas bahwa bekas ODGJ  yang pernah mengamuk di Pasar Wangaya namun belakangan ini tidak pernah kelihatan Kembali,” jelas Sekretaris BPBD Denpasar Ardy Ganggas  kemarin (25/3). 

 

 

Dia menjelaskan, nenek itu sebelumnya diajak tinggal bersama adik kandung. Nah, yang melaporkan ke Pusdalops  adalah keponakan dari nenek tersebut.

Baca Juga:  Hujan Semalaman, Kota Denpasar Dikepung Banjir Dimana-mana

 

Sementara itu, Kasubag Hukum dan Humas RSUD Wangaya Kota Denpasar, AA Ngurah Suastika  mengatakan, merawat pasien seorang nenek-nenek  seperti identitas di atas.

 

Diterima di IGD  RS Wangaya hari Selasa tanggal  23 Maret 2021 pukul 24.00 malam dengan keluhan kesadaran menurun kondisi lemah dan ada luka pada bokong dan betis kanan.

 

“Luka tersebut sampai ada belatungnya tapi sudah dibersihkan dan dirawat oleh petugas IGS. Pasien dirawat inap di RS Wangaya,” ujarnya. 

 

Saat ini kesadaran pasien menurun kondisi masih lemah luka sudah tidak ada belatungnya jadi luka sudah bersih terawat. Yang menemani GCI adalah ponakannya. Kendati demikian, Suastika menyatakan GCI orang yang mampu.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/