alexametrics
25.4 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

TERUNGKAP! Ini Alasan Gubernur Koster Ngebet Bangun Dermaga Sanur

DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster ingin membangun infrastruktur laut, darat dan udara yang terintregrasi untuk menunjang dan meningkatkan kunjungan wisatawan di Bali.

Dalam kunjungan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Jumat (26/7) siang di Sanur, Denpasar, Koster memaparkan,

rencana pembangunan infastruktur laut yang masuk dalam segitiga emas Bali yakni Sanur, Nusa Penida, dan Nusa Lembongan.

Ada tiga sasaran yang ingin dijangkau. Yang pertama adalah kepentingan transportasi masyarakat lokal Nusa Penida yang hilir mudik ke Denpasar.

Kedua adalah kepentingan pelayanan umat ketika ada acara piodalan di Pura Ratu Gede Dalem Ped di Nusa Penida.

“Ini se-Bali, masyarakat Bali ke Nusa Penida. Pelayaanan transportasinya belum memadai. Sampai perempuan itu harus naik-naikan kainnya untuk bisa nyebrang,” ujar Koster

Baca Juga:  Pocong Pun Ikut Demo Tolak Omnibus Law di Bali

Yang ketiga, Nusa penida sudah berkembang sebagai salah satu destinasi. Banyak wisatawan banyak yang tertarik datang ke Nusa Penida.  

Oleh karenanya perlu fasilitas yang memadai. “Mumpung mau dibangun, sekaligus saja dengan standart internasional,” ujarnya.

Aspirasi ini pun awalnya disampaikan ke Presiden dan Presiden kemudian memerintahkan menteri untuk menggarap cepat dengan target tahun 2020 ini.

Lalu bagaimana dengan para nelayan di Sanur? “Nelayan dipastikan akan di akomadasi,” pungkasnya. 



DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster ingin membangun infrastruktur laut, darat dan udara yang terintregrasi untuk menunjang dan meningkatkan kunjungan wisatawan di Bali.

Dalam kunjungan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Jumat (26/7) siang di Sanur, Denpasar, Koster memaparkan,

rencana pembangunan infastruktur laut yang masuk dalam segitiga emas Bali yakni Sanur, Nusa Penida, dan Nusa Lembongan.

Ada tiga sasaran yang ingin dijangkau. Yang pertama adalah kepentingan transportasi masyarakat lokal Nusa Penida yang hilir mudik ke Denpasar.

Kedua adalah kepentingan pelayanan umat ketika ada acara piodalan di Pura Ratu Gede Dalem Ped di Nusa Penida.

“Ini se-Bali, masyarakat Bali ke Nusa Penida. Pelayaanan transportasinya belum memadai. Sampai perempuan itu harus naik-naikan kainnya untuk bisa nyebrang,” ujar Koster

Baca Juga:  Jawab Respons Bali, Kemenhub Wajibkan Penumpang Pesawat Uji Swab

Yang ketiga, Nusa penida sudah berkembang sebagai salah satu destinasi. Banyak wisatawan banyak yang tertarik datang ke Nusa Penida.  

Oleh karenanya perlu fasilitas yang memadai. “Mumpung mau dibangun, sekaligus saja dengan standart internasional,” ujarnya.

Aspirasi ini pun awalnya disampaikan ke Presiden dan Presiden kemudian memerintahkan menteri untuk menggarap cepat dengan target tahun 2020 ini.

Lalu bagaimana dengan para nelayan di Sanur? “Nelayan dipastikan akan di akomadasi,” pungkasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/