alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, July 7, 2022

Batal Datangkan Wisman September Ini, Koster: Masyarakat Tidak Tertib

DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster memastikan kembali bahwa rencana tahap tiga untuk mendatangkan wisatawan mancanegara (Wisman) pada September ini tak dapat dilaksanakan.

“Tahap ketiga tidak dapat dilaksanakan, karena kasus masih fluktuatif,” tegas Pria asal Buleleng ini di Gedung Jayasabha, Denpasar pada Rabu (26/8).

Disinggung terkait penyebabnya, Koster menyalahkan rakyat dan pelaku usaha yang kurang tertib untuk menerapkan protokol kesehatan. Sehingga, kasus positif di Bali masih belum turun sesuai harapannya.

“Masyarakat tidak tertib. Selain itu pelaku usaha yang tidak tertib juga membuat citra pariwisata kita kurang baik. Padahal kuncinya satu, disiplin,” ujar Ketua DPP PDI Perjuangan Bali ini.

Untuk itu, Koster mengajak dalam pandemi Covid 19 ini menjadi tanggung jawab bersama dan terpenting masyarakat  betul-betul tertib dan disiplin dalam menaati protokol kesehatan. Seperti jaga jarak, cuci tangan dan gunakan masker.

Untuk para pengusaha juga diminta para pekerjanya untuk menggunakan protokol kesehatan. Sebab, beberapa kali Koster mendapatkan laporan bahwa ada saja karyawan yang tak menggunakan masker saat melayani tamu.

“Saya sudah rapat dengan PHRI (Perhimpunan Hotel Restauran Indonesia), di sana saya menegaskan kalau ada yang tidak tertib, sertifikatnya dicabut saja,” tegasnya.

===

RALAT: Berita ini sebelumnya berjudul: “Gagal Datangkan Wisman September Ini, Koster Salahkan Rakyat Sendiri”. Dilakukan perubahan judul pada Kamis (27/8/2020) Pukul: 14.00 Wita agar sesuai dengan kalimat langsung (kutipan) Gubernur Bali Wayan Koster.



DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster memastikan kembali bahwa rencana tahap tiga untuk mendatangkan wisatawan mancanegara (Wisman) pada September ini tak dapat dilaksanakan.

“Tahap ketiga tidak dapat dilaksanakan, karena kasus masih fluktuatif,” tegas Pria asal Buleleng ini di Gedung Jayasabha, Denpasar pada Rabu (26/8).

Disinggung terkait penyebabnya, Koster menyalahkan rakyat dan pelaku usaha yang kurang tertib untuk menerapkan protokol kesehatan. Sehingga, kasus positif di Bali masih belum turun sesuai harapannya.

“Masyarakat tidak tertib. Selain itu pelaku usaha yang tidak tertib juga membuat citra pariwisata kita kurang baik. Padahal kuncinya satu, disiplin,” ujar Ketua DPP PDI Perjuangan Bali ini.

Untuk itu, Koster mengajak dalam pandemi Covid 19 ini menjadi tanggung jawab bersama dan terpenting masyarakat  betul-betul tertib dan disiplin dalam menaati protokol kesehatan. Seperti jaga jarak, cuci tangan dan gunakan masker.

Untuk para pengusaha juga diminta para pekerjanya untuk menggunakan protokol kesehatan. Sebab, beberapa kali Koster mendapatkan laporan bahwa ada saja karyawan yang tak menggunakan masker saat melayani tamu.

“Saya sudah rapat dengan PHRI (Perhimpunan Hotel Restauran Indonesia), di sana saya menegaskan kalau ada yang tidak tertib, sertifikatnya dicabut saja,” tegasnya.

===

RALAT: Berita ini sebelumnya berjudul: “Gagal Datangkan Wisman September Ini, Koster Salahkan Rakyat Sendiri”. Dilakukan perubahan judul pada Kamis (27/8/2020) Pukul: 14.00 Wita agar sesuai dengan kalimat langsung (kutipan) Gubernur Bali Wayan Koster.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/