alexametrics
24.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Duh, Giliran Sampah Plastik Kepung Pantai – pantai di Badung

MANGUPURA – Fenomena sampah kiriman pada akhir  tahun menjadi masalah klasik yang melanda pantai di Kabupaten Badung.

Kali ini giliran sampah plastik mengepung pantai Kedonganan dan Jimbaran. Sedikitnya petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Badung mendapati 300 ton sampah plastik hingga Senin (25/12) kemarin.

 Kepala Dinas LHK Badung I Putu Eka Merthawan mengakui beberapa hari terakhir sampah kiriman di pantai kian menumpuk.

Kali ini giliran Pantai Kedongan dan Jimbaran yang dikepung sampah plastik. “Iya, kondisi di pantai Kedonganan dan Jimbaran

statusnya darurat sampah, khususnya sampah plastik seperti botol air mineral. Tebal sekali sampahnya,” jelas Eka Merthawan, kemarin.

Mantan Kabag Humas Setda Badung  menambahkan, sampah plastik yang terdampar di dua pantai tersebut hampir 300 ton.

Baca Juga:  Utang Badung Menumpuk, Sekda Adi Arnawa Klaim Sudah Bayar Rp 400 M

Sedangkan sampah yang tertangani baru sekitar 100 ton.  Hanya saja, petugas terkendala cuaca hujan. Karena belakangan ini hampir di seluruh Bali dilanda hujan deras.

Namun pihaknya telah mengerahkan sedikitnya 400 personil di dua pantai tersebut. Kemudian dua loader dan 15 truk sampah  yang dikerahkan membantu membersihkan sampah dari bibir pantai.

“Kendala penanganan angin dan hujan, jadi staf yang kami kerahkan cukup kesulitan,” terang pejabat asal Sempidi, Badung ini.

Namun pihaknya memastikan umntuk pantai Kuta dan sekitarnya tidak separah di pantai Kedonganan dan Jimbaran.

“Wilayah pantai utara, baik itu Kuta dan sekitarnya tidak terlalu parah, sehingga tidak masuk kategori darurat sampah. Dan untuk di Kuta khususnya aman untuk dikunjungi wisatawan, ” pungkasnya

Baca Juga:  Tercatat dari Gianyar, Kematian Akibat Covid-19 Bertambah Satu Orang


MANGUPURA – Fenomena sampah kiriman pada akhir  tahun menjadi masalah klasik yang melanda pantai di Kabupaten Badung.

Kali ini giliran sampah plastik mengepung pantai Kedonganan dan Jimbaran. Sedikitnya petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Badung mendapati 300 ton sampah plastik hingga Senin (25/12) kemarin.

 Kepala Dinas LHK Badung I Putu Eka Merthawan mengakui beberapa hari terakhir sampah kiriman di pantai kian menumpuk.

Kali ini giliran Pantai Kedongan dan Jimbaran yang dikepung sampah plastik. “Iya, kondisi di pantai Kedonganan dan Jimbaran

statusnya darurat sampah, khususnya sampah plastik seperti botol air mineral. Tebal sekali sampahnya,” jelas Eka Merthawan, kemarin.

Mantan Kabag Humas Setda Badung  menambahkan, sampah plastik yang terdampar di dua pantai tersebut hampir 300 ton.

Baca Juga:  Aduh, Panen Padi di Badung Anjlok

Sedangkan sampah yang tertangani baru sekitar 100 ton.  Hanya saja, petugas terkendala cuaca hujan. Karena belakangan ini hampir di seluruh Bali dilanda hujan deras.

Namun pihaknya telah mengerahkan sedikitnya 400 personil di dua pantai tersebut. Kemudian dua loader dan 15 truk sampah  yang dikerahkan membantu membersihkan sampah dari bibir pantai.

“Kendala penanganan angin dan hujan, jadi staf yang kami kerahkan cukup kesulitan,” terang pejabat asal Sempidi, Badung ini.

Namun pihaknya memastikan umntuk pantai Kuta dan sekitarnya tidak separah di pantai Kedonganan dan Jimbaran.

“Wilayah pantai utara, baik itu Kuta dan sekitarnya tidak terlalu parah, sehingga tidak masuk kategori darurat sampah. Dan untuk di Kuta khususnya aman untuk dikunjungi wisatawan, ” pungkasnya

Baca Juga:  Woow…Underpass Bundaran Ngurah Rai Dibikin Sepanjang 712 Meter

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/