alexametrics
30.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

Viral Awan Mirip Kapal Nanggala 402, Ini Penjelasan Ilmiahnya

DENPASAR – Sebuah video yang diposting oleh akun Instagram @Andrawan_Ari viral. Pasalnya, dalam video yang diambil dari Pantai Matahari Terbit, Sanur, Denpasar Selatan itu menunjukkan adanya awan yang dibilang mirip dengan kapal selam Nanggala 402. Video itu diposting pada Senin (26/4/2021). 

Terkait video itu, pihak BMKG akhirnya angkat bicara. Putu Agus Dedi Permana selaku Prakirawan Cuaca BMKG Wilayah III Denpasar menerangkan bahwa awan tersebut dipengaruhi oleh proses cuaca biasa. Yakni awan dipengaruhi oleh pergerakan angin, pergerakan uap air hingga jumlah uap air di wilayah di mana awan terlihat.

Hal itulah yang membentuk adanya awan yang disebut mirip dengan kapal selam Nanggala 402.

Baca Juga:  Giliran Sampah Gelas Air Mineral Serbu Pantai Kuta

“Itu sangat bergantung dengan pergerakan uap air di wilayah tersebut,” katanya, Rabu (28/4).

Secara umum, lanjut dia, awan yang terbentuk merupakan bagian dari siklus air. Kemudian, pemanasan dari penyinaran matahari ke permukaan bumi. Entah itu penyinaran ke wilayah laut, danau juga aliran sungai.

Dari sana akan adanya perubahan dari air ke uap air. Uap air itu akan bergerak ke atas hingga atmosfer bumi dan mencapai suhu dingin. 

“Uap air ini akan menjadi titik air dan kumpulan titik air membentuk embun dan memuculkan awan,” tandasnya.


DENPASAR – Sebuah video yang diposting oleh akun Instagram @Andrawan_Ari viral. Pasalnya, dalam video yang diambil dari Pantai Matahari Terbit, Sanur, Denpasar Selatan itu menunjukkan adanya awan yang dibilang mirip dengan kapal selam Nanggala 402. Video itu diposting pada Senin (26/4/2021). 

Terkait video itu, pihak BMKG akhirnya angkat bicara. Putu Agus Dedi Permana selaku Prakirawan Cuaca BMKG Wilayah III Denpasar menerangkan bahwa awan tersebut dipengaruhi oleh proses cuaca biasa. Yakni awan dipengaruhi oleh pergerakan angin, pergerakan uap air hingga jumlah uap air di wilayah di mana awan terlihat.

Hal itulah yang membentuk adanya awan yang disebut mirip dengan kapal selam Nanggala 402.

Baca Juga:  Pawiba Minta Travel Gelap Diberantas hingga Habis

“Itu sangat bergantung dengan pergerakan uap air di wilayah tersebut,” katanya, Rabu (28/4).

Secara umum, lanjut dia, awan yang terbentuk merupakan bagian dari siklus air. Kemudian, pemanasan dari penyinaran matahari ke permukaan bumi. Entah itu penyinaran ke wilayah laut, danau juga aliran sungai.

Dari sana akan adanya perubahan dari air ke uap air. Uap air itu akan bergerak ke atas hingga atmosfer bumi dan mencapai suhu dingin. 

“Uap air ini akan menjadi titik air dan kumpulan titik air membentuk embun dan memuculkan awan,” tandasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/