alexametrics
24.8 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Pedagang Perabotan di Jalan Sulawesi Denpasar Terpapar Covid-19

DENPASAR – Virus corona menyerang semua orang dan tak pandang bulu. Sebagai bukti, salah seorang pedagang perabotan di Jalan Sulawesi, Denpasar, terkonfirmasi positif Coronavirus Disease (Covid-19).

Pedagang perabotan tersebut diketahui berasal dari Desa Dauh Puri Kangin yang masuk zona merah di Kota Denpasar.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar Dewa Gede Rai menyataka, pedagang tersebut terkonfirmasi positif sejak dua hari lalu.

Setelah dinyatakan positif, aktivitas jual perabotan di tokonya langsung berhenti. “Belum tahu tertular dari siapa. Yang jelas transmisi lokal,” terang Dewa Rai. 

Kabar baik berembus ditengah penanganan Covid-19 di Kota Denpasar. 4 orang pasien Covid-19 dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan.

Namun demikian pasien positif Covid-19 juga bertambah sebanyak 2 orang per kemarin. Diketahui pasien yang sembuh berdomisili di Desa Sumerta Kelod, Desa Dangin Puri Kaja, Desa Dauh Puri Klod, dan Desa Padangsambian Klod.

Baca Juga:  Cegah Klaster Baru, Ahli Epidemiologi Unud: Pedagang Harus Ditertibkan

Sedangkan pasien positif Covid-19 diketahui berdomisili di Kelurahan Padangsambian dan Desa Pemogan, Denpasar Selatan.

“Kami mendapat laporan 4 pasien yang sebelumnya menjalani perawatan kini sudah sembuh, namun juga terjadi penambahan kasus positif Covid-19 baru akibat transmisi lokal sebanyak 2 orang, kasus OTG juga bertambah 19 orang,” jelasnya.

Melihat perkembangan kasus  ini Dewa Rai tetap mengingatkan bahwa kasus Covid-19 di Kota Denpasar menunjukan angka tren peningakatan.

Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim Gugus Tugas Covid-19 bersama Desa/Lurah masih menjadi ancaman penularan baru untuk itu perlu  tetap meningkatkan kewaspadaan. 

Lebih lanjut dijelaskan Dewa Rai, angka kasus kumulatif Covid-19 di Kota Denpasar sebanyak 83 kasus positif. Rincianya adalah 61 sembuh, 2 orang meninggal dunia, dan 20 orang masih dalam perawatan.

Baca Juga:  Datangi Polda Bali, PHDI Berharap Kedepankan Pembinaan

Sampai saat ini hasil tracking tim gugus tugas di Kota Denpasar secara komulatif terdapat status Orang Tanpa Gejala (OTG) 543 kasus, namun 320 dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri, sehingga tersisa 223 OTG.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 307 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 250, sehingga masih tersisa 57 ODP.

Dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 62 kasus, namun 22 orang sudah dinyatakan negatif setelah menjalani Swab Test, sehingga tersisa 40 yang berstatus PDP.  

 



DENPASAR – Virus corona menyerang semua orang dan tak pandang bulu. Sebagai bukti, salah seorang pedagang perabotan di Jalan Sulawesi, Denpasar, terkonfirmasi positif Coronavirus Disease (Covid-19).

Pedagang perabotan tersebut diketahui berasal dari Desa Dauh Puri Kangin yang masuk zona merah di Kota Denpasar.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar Dewa Gede Rai menyataka, pedagang tersebut terkonfirmasi positif sejak dua hari lalu.

Setelah dinyatakan positif, aktivitas jual perabotan di tokonya langsung berhenti. “Belum tahu tertular dari siapa. Yang jelas transmisi lokal,” terang Dewa Rai. 

Kabar baik berembus ditengah penanganan Covid-19 di Kota Denpasar. 4 orang pasien Covid-19 dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan.

Namun demikian pasien positif Covid-19 juga bertambah sebanyak 2 orang per kemarin. Diketahui pasien yang sembuh berdomisili di Desa Sumerta Kelod, Desa Dangin Puri Kaja, Desa Dauh Puri Klod, dan Desa Padangsambian Klod.

Baca Juga:  Pedagang di Gianyar Terpapar Covid-19, Transmisi Lokal Jadi Ancaman

Sedangkan pasien positif Covid-19 diketahui berdomisili di Kelurahan Padangsambian dan Desa Pemogan, Denpasar Selatan.

“Kami mendapat laporan 4 pasien yang sebelumnya menjalani perawatan kini sudah sembuh, namun juga terjadi penambahan kasus positif Covid-19 baru akibat transmisi lokal sebanyak 2 orang, kasus OTG juga bertambah 19 orang,” jelasnya.

Melihat perkembangan kasus  ini Dewa Rai tetap mengingatkan bahwa kasus Covid-19 di Kota Denpasar menunjukan angka tren peningakatan.

Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim Gugus Tugas Covid-19 bersama Desa/Lurah masih menjadi ancaman penularan baru untuk itu perlu  tetap meningkatkan kewaspadaan. 

Lebih lanjut dijelaskan Dewa Rai, angka kasus kumulatif Covid-19 di Kota Denpasar sebanyak 83 kasus positif. Rincianya adalah 61 sembuh, 2 orang meninggal dunia, dan 20 orang masih dalam perawatan.

Baca Juga:  Pura Hyang Ibu Pasek Gaduh Disebut “Ongokan Batu”, PN Turun ke Canggu

Sampai saat ini hasil tracking tim gugus tugas di Kota Denpasar secara komulatif terdapat status Orang Tanpa Gejala (OTG) 543 kasus, namun 320 dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri, sehingga tersisa 223 OTG.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 307 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 250, sehingga masih tersisa 57 ODP.

Dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 62 kasus, namun 22 orang sudah dinyatakan negatif setelah menjalani Swab Test, sehingga tersisa 40 yang berstatus PDP.  

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/