alexametrics
25.4 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Proyek Perluasan Bandara Ngurah Rai Purna, Siap Sambut Delegasi IMF

MANGUPURA – Otoritas Bandara Ngurah Rai menggelar ritual melaspas usai rampungnya proses pembangunan fasilitas dan bangunan kemarin.

Ritual ini dilakukan untuk mewujudkan rasa syukur dan mendoakan fasilitas dan bangunan yang baru yang dimiliki

oleh Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai sebagai sarana penunjang  Annual Meeting IMF-World Bank Meeting dapat digunakan dengan optimal.

“Sebelumnya kami sudah melakukan  upacara prayascita untuk apron barat dan apron timur. Dan, hari ini dilakukan upacara melaspas secara keseluruhan untuk fasilitas pendukung,” ujar GM Bandara I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi.

Kata dia, ritual melaspas ini dilakukan pada bangunan dan fasilitas. Antara lain apron sisi barat, apron sisi timur,

sewage treatment plant (STP), Gedung VVIP, Base Ops TNI AU I Gusti Ngurah Rai, line maintenance airline, dan gedung parkir bertingkat.

Baca Juga:  Libur Usai, Jumlah Penumpang Bandara Ngurah Rai Turun Signifikan

Fasilitas dan bangunan ini merupakan proyek yang telah dikerjakan sejak Januari 2018 dan siap dioperasikan pada akhir September 2018.

“Dengan selesainya pembangunan fasilitas penunjang annual meeting IMF-World Bank Meeting 2018 di Bandara I Gusti Ngurah Rai ini, selain memohon keselamatan,

upacara melaspas ini juga bertujuan agar segala kegiatan yang berlangsung di bandara dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya suatu hambatan,” terang  Yanus.

Berakhirnya upacara melaspas di Bandara I Gusti Ngurah Rai juga menandai berakhirnya rentetan upacara adat yang dimulai dari adanya upacara Prayascita, Byakala Durmangala, dan Mecaru.

Hal ini juga menunjukkan fasilitas dan bangunan baru yang dimiliki oleh Bandara I Gusti Ngurah Rai telah siap untuk diresmikan

Baca Juga:  Ngadu ke DPRD Bali, Orangtua Peserta Didik Minta Tambah SMA Negeri

dan akhirnya digunakan untuk pagelaran annual meeting IMF-World Bank Meeting 2018 dan kegiatan operasional secara keseluruhan.  

“Selanjutnya, acara peresmian akan dilakukan sampai dengan waktu yang belum ditentukan. Mengingat proyek pembangunan fasilitas ini

merupakan salah satu  infrastruktur pendukung Annual Meeting IMF-WBG 2018,  dan kami harap acara peresmian segera dilakukan,” pungkasnya. 



MANGUPURA – Otoritas Bandara Ngurah Rai menggelar ritual melaspas usai rampungnya proses pembangunan fasilitas dan bangunan kemarin.

Ritual ini dilakukan untuk mewujudkan rasa syukur dan mendoakan fasilitas dan bangunan yang baru yang dimiliki

oleh Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai sebagai sarana penunjang  Annual Meeting IMF-World Bank Meeting dapat digunakan dengan optimal.

“Sebelumnya kami sudah melakukan  upacara prayascita untuk apron barat dan apron timur. Dan, hari ini dilakukan upacara melaspas secara keseluruhan untuk fasilitas pendukung,” ujar GM Bandara I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi.

Kata dia, ritual melaspas ini dilakukan pada bangunan dan fasilitas. Antara lain apron sisi barat, apron sisi timur,

sewage treatment plant (STP), Gedung VVIP, Base Ops TNI AU I Gusti Ngurah Rai, line maintenance airline, dan gedung parkir bertingkat.

Baca Juga:  Berangkat Akhir April, Vaksinasi Pekerja Migran Asal Bali Dipersingkat

Fasilitas dan bangunan ini merupakan proyek yang telah dikerjakan sejak Januari 2018 dan siap dioperasikan pada akhir September 2018.

“Dengan selesainya pembangunan fasilitas penunjang annual meeting IMF-World Bank Meeting 2018 di Bandara I Gusti Ngurah Rai ini, selain memohon keselamatan,

upacara melaspas ini juga bertujuan agar segala kegiatan yang berlangsung di bandara dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya suatu hambatan,” terang  Yanus.

Berakhirnya upacara melaspas di Bandara I Gusti Ngurah Rai juga menandai berakhirnya rentetan upacara adat yang dimulai dari adanya upacara Prayascita, Byakala Durmangala, dan Mecaru.

Hal ini juga menunjukkan fasilitas dan bangunan baru yang dimiliki oleh Bandara I Gusti Ngurah Rai telah siap untuk diresmikan

Baca Juga:  Direktur Walhi Heboh di DPRD Bali karena Reklamasi dan Tambang Pasir

dan akhirnya digunakan untuk pagelaran annual meeting IMF-World Bank Meeting 2018 dan kegiatan operasional secara keseluruhan.  

“Selanjutnya, acara peresmian akan dilakukan sampai dengan waktu yang belum ditentukan. Mengingat proyek pembangunan fasilitas ini

merupakan salah satu  infrastruktur pendukung Annual Meeting IMF-WBG 2018,  dan kami harap acara peresmian segera dilakukan,” pungkasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/