alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

Membingungkan, Pendaftar Luar Zonasi di Denpasar Capai 1.200 Siswa

DENPASAR – Pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2018 SMPN sudah berakhir kemarin (29/6). Ternyata SMP Negeri di Denpasar jadi incaran luar daerah.

Proses seleksi diawali pendaftaran jalur miskin 20 Juni lalu dan kemarin berakhir pendaftaran online jalur zonasi, dan  luar zonasi atau Nilai Ujian Sekolah Berstandar Nasional (NUSBN)  dalam kota dan luar Kota Denpasar.

Bahkan, jumlah calon peserta didik untuk jalur luar zonasi tembus sekitar 1.200 orang.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar I Wayan Gunawan mengatakan jumlah calon peserta didik yang melalui jalur luar zonasi keseluruhannya 1.200 orang. 

Saat pendaftaran terakhir untuk yang luar zonasi tutup sampai semua pelamar terlayani. Sebab, sesuai jadwal waktu pendaftaran tutup sampai pukul  15.00,

tapi karena pendaftar membeludak, sehingga pada sekitar pukul 16.00 masih sibuk mengurusi administrasi dan persyaratan calon peserta didik.

Sedangkan hari ini (30/6) adalah tes seleksi prestasi di sekolah tujuan dan tes seleksi  untuk  jalur luar zonasi  di SDN 28 Dangin Puri, Jalan Kamboja No 4 Denpasar.

Baca Juga:  Kabar Baik, Insentif Rp 2,6 Miliar untuk Guru TK Segera Cair

Menurut Gunawan, tes prestasi diserahkan ke masing-masing sekolah. Sedangkan untuk pengumuman semua jalur akan diumumkan pada tanggal 4 Juli mendatang.

Menurutnya, calon peserta didik dan  orang tua berharap mendapatkan sekolah yang diinginkan atau dicari. Namun, tidak dipastikan semu yang mendaftar bisa tertampung.

Kecuali pada jalur siswa yang kurang mampu, karena Gunawan sudah memastikan pasti dapat. Sebab, yang melamar hanya 241, dan kuotanya  378.

Dia berharap siswa yang sudah mendaftar di jalur miskin tidak mendaftar di jalur lain. ”Untuk jalur miskin, sekolah yang mencapai kuota hanya SMPN 2 Denpasar,

Selanjutnya kami akan mengunjungi rumahnya. Kalau saat home visiting sudah sesuai persyaratan mereka pasti langsung dapat,” ucapnya.  

Pantauan  Jawa Pos Radar Bali di SMPN 1 Denpasar sudah berjalan sesuai dengan petunjuk teknis.  

Tampak panitia PPDB    yang melayani para calon peserta didik yang mendaftar di jalur zonasi dan prestasi.

Ketua PPDB SMPN 1 Denpasar, Nyoman Ardana mengklaim proses pendaftaran sudah berjalan lancar pada hari terakhir kemarin.

Baca Juga:  Ciptakan e-Government, Badung Terapkan Tanda Tangan Electronik

Namun, dia mengaku para calon peserta didik masih belum paham akan sistem PPDB tahun 2018. Selain itu,  panitia PPDB di SMPN 1 Denpasar juga demikian masih banyak yang salah tafsir.   

“Masih kebingungan, meski sudah mengikuti pendidikan dan pelatihan.  Cuma ya masalah itu saja mungkin entah sosialisasi belum bagus.

Karena sistem baru sehingga ada beberapa calon yang kebingungan misalnya dalam zona, luar zonasi. Apakah ketika mendaftar di luar zonas apakah bisa mendaftar di dalam zonasi dan lain-lainnya,” ujarnya.

Disebutkan, untuk pendaftar jalur zonasi menggunakan nem berjumlah 270 orang. Sedangkan untuk jalur prestasi yang telah mendaftar sudah 92 orang.

Khusus jalur prestasi, dia pun mengalami kendala. Karena yang diakui hanya prestasi juara 1 sampai 3.

Sedangkan yang mendaftar dengan prestasi harapan atau sebagai peserta akan ditolak oleh sistem. Selain itu, terkendala juga  pada pengklasifikasian lomba  yang diikuti. 



DENPASAR – Pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2018 SMPN sudah berakhir kemarin (29/6). Ternyata SMP Negeri di Denpasar jadi incaran luar daerah.

Proses seleksi diawali pendaftaran jalur miskin 20 Juni lalu dan kemarin berakhir pendaftaran online jalur zonasi, dan  luar zonasi atau Nilai Ujian Sekolah Berstandar Nasional (NUSBN)  dalam kota dan luar Kota Denpasar.

Bahkan, jumlah calon peserta didik untuk jalur luar zonasi tembus sekitar 1.200 orang.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar I Wayan Gunawan mengatakan jumlah calon peserta didik yang melalui jalur luar zonasi keseluruhannya 1.200 orang. 

Saat pendaftaran terakhir untuk yang luar zonasi tutup sampai semua pelamar terlayani. Sebab, sesuai jadwal waktu pendaftaran tutup sampai pukul  15.00,

tapi karena pendaftar membeludak, sehingga pada sekitar pukul 16.00 masih sibuk mengurusi administrasi dan persyaratan calon peserta didik.

Sedangkan hari ini (30/6) adalah tes seleksi prestasi di sekolah tujuan dan tes seleksi  untuk  jalur luar zonasi  di SDN 28 Dangin Puri, Jalan Kamboja No 4 Denpasar.

Baca Juga:  Ombak Tinggi Intai Pesisir Bali, BMKG Catat Ketinggian Hingga 3 Meter

Menurut Gunawan, tes prestasi diserahkan ke masing-masing sekolah. Sedangkan untuk pengumuman semua jalur akan diumumkan pada tanggal 4 Juli mendatang.

Menurutnya, calon peserta didik dan  orang tua berharap mendapatkan sekolah yang diinginkan atau dicari. Namun, tidak dipastikan semu yang mendaftar bisa tertampung.

Kecuali pada jalur siswa yang kurang mampu, karena Gunawan sudah memastikan pasti dapat. Sebab, yang melamar hanya 241, dan kuotanya  378.

Dia berharap siswa yang sudah mendaftar di jalur miskin tidak mendaftar di jalur lain. ”Untuk jalur miskin, sekolah yang mencapai kuota hanya SMPN 2 Denpasar,

Selanjutnya kami akan mengunjungi rumahnya. Kalau saat home visiting sudah sesuai persyaratan mereka pasti langsung dapat,” ucapnya.  

Pantauan  Jawa Pos Radar Bali di SMPN 1 Denpasar sudah berjalan sesuai dengan petunjuk teknis.  

Tampak panitia PPDB    yang melayani para calon peserta didik yang mendaftar di jalur zonasi dan prestasi.

Ketua PPDB SMPN 1 Denpasar, Nyoman Ardana mengklaim proses pendaftaran sudah berjalan lancar pada hari terakhir kemarin.

Baca Juga:  Jelang G20, PLN Peduli Beri Bantuan Pengelolaan Sampah Rp 150 Juta di Bali

Namun, dia mengaku para calon peserta didik masih belum paham akan sistem PPDB tahun 2018. Selain itu,  panitia PPDB di SMPN 1 Denpasar juga demikian masih banyak yang salah tafsir.   

“Masih kebingungan, meski sudah mengikuti pendidikan dan pelatihan.  Cuma ya masalah itu saja mungkin entah sosialisasi belum bagus.

Karena sistem baru sehingga ada beberapa calon yang kebingungan misalnya dalam zona, luar zonasi. Apakah ketika mendaftar di luar zonas apakah bisa mendaftar di dalam zonasi dan lain-lainnya,” ujarnya.

Disebutkan, untuk pendaftar jalur zonasi menggunakan nem berjumlah 270 orang. Sedangkan untuk jalur prestasi yang telah mendaftar sudah 92 orang.

Khusus jalur prestasi, dia pun mengalami kendala. Karena yang diakui hanya prestasi juara 1 sampai 3.

Sedangkan yang mendaftar dengan prestasi harapan atau sebagai peserta akan ditolak oleh sistem. Selain itu, terkendala juga  pada pengklasifikasian lomba  yang diikuti. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/