28.7 C
Denpasar
Thursday, June 1, 2023

Wabup Suiasa Ajak Petugas Posko Awasi Mobilitas Penduduk Luar Daerah

KUTA UTARA – Untuk memastikan kondisi para personil satgas yang bertugas di Posko Gotong Royong Pemantauan Siaga Covid-19,

Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang juga Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Camat Kuta Utara Putu Eka Parmana dan rombongan

melakukan pemantauan Posko Gotong Royong Penanganan Covid-19 beberapa desa di Kecamatan Kuta Utara, Sabtu kemarin (18/4).

Kegiatan pemantauan tersebut dimulai dari Desa Dalung, Padonan, Canggu, Tandeg, Tibubeneng, Kerobokan, kemudian berakhir di Desa Adat Padangluwih.

Wabup Suiasa menyampaikan jika pemantauan Posko Gotong Royong Covid-19 di tingkat desa tersebut untuk memastikan kinerja para petugas di bawah berjalan dengan prima.

Serta untuk memberi semangat dan motivasi kepada para petugas agar terus melaksanakan tanggungjawab kemanusiaan itu demi keselamatan masyarakat.

Salah satu hal yang ditekankan oleh Suiasa terutama kepada para Satgas Gotong Royong Covid-19 di tingkat desa agar selalu mengetahui pergerakan arus keluar-masuk warga dari luar daerah.

Demi keamanan warga Badung, Suiasa berharap seluruh satgas gotong royong yang menjaga wilayah desa untuk tegas kepada setiap pendatang yang memasuki wilayahnya.

Baca Juga:  ASTAGA! Perampokan Toko Emas di Kuta Utara Diotaki Mantan Karyawan

”Pos pantau di masing-masing desa adalah salah satu kunci pencegahan penyebaran Covid-19. Kami harap keikhlasan anggota satgas akan tanggung jawab kemanusiaan ini tetap tinggi demi keselamatan seluruh masyarakat,” harap Wabup Suiasa.

Jika ada warga yang datang dari luar, maka mereka wajib melapor dan didata pada posko gugus tugas yang ada, untuk selanjutnya dilakukan karantina atau isolasi diri secara mandiri dengan dipantau oleh tenaga medis dari puskesmas terdekat.

“Kami harap seluruh anggota satgas gotong royong memaksimalkan pengawasan dan memeriksa kondisi medis dan suhu tubuh para pendatang  tanpa pandang bulu,

sebagai bentuk kewaspadaan daerah terhadap potensi penyebaran Covid-19,” pesannya seraya mengatakan setiap posko baik di tingkat kabupaten,

kecamatan serta di desa ditugaskan untuk mendata dan melakukan screening awal kepada para perantau dan warga Badung yang baru datang dari luar daerah ataupun luar negeri.

Baca Juga:  Innalillahi‚ĶSeberang Jalan, Pedang Perabot Keliling Tewas Tertabrak

Secara khusus, Wabup Suiasa mengucapkan terimakasih pada seluruh anggota Satgas Gotong Royong yang tidak pernah lelah dalam menjalankan tugas.

”Saya sampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Satgas Gotong Royong di masing-masing desa atas pengabdiannya dibidang kemanusiaan.

Mudah-mudahan dengan usaha dan doa bersama kita mampu menghambat dan memutus rantai penyebaran covid19 di kabupaten Badung,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Kuta Utara Putu Eka Parmana mengatakan dirinya bersama jajaran gugus tugas di wilayah Kuta Utara berkomitmen mendukung

langkah Bupati dan wakil Bupati Badung yang menginginkan agar warganya selalu dalam kondisi sehat dan tidak sampai tertular Covid-19.

“Kita bersama bapak Wabup turun langsung ke bawah ingin memastikan jumlah penduduk pendatang didata dengan baik serta posko yang ada di masing-masing desa betul-betul bisa

memetakan posisi dan jumlahnya.  Ini salah satu upaya konkrit kita dalam upaya menekan penyebaran covid-19 di tengah masyarakat di wilayah kuta utara dan kabupaten Badung,” ucapnya. (rba)



KUTA UTARA – Untuk memastikan kondisi para personil satgas yang bertugas di Posko Gotong Royong Pemantauan Siaga Covid-19,

Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang juga Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Camat Kuta Utara Putu Eka Parmana dan rombongan

melakukan pemantauan Posko Gotong Royong Penanganan Covid-19 beberapa desa di Kecamatan Kuta Utara, Sabtu kemarin (18/4).

Kegiatan pemantauan tersebut dimulai dari Desa Dalung, Padonan, Canggu, Tandeg, Tibubeneng, Kerobokan, kemudian berakhir di Desa Adat Padangluwih.

Wabup Suiasa menyampaikan jika pemantauan Posko Gotong Royong Covid-19 di tingkat desa tersebut untuk memastikan kinerja para petugas di bawah berjalan dengan prima.

Serta untuk memberi semangat dan motivasi kepada para petugas agar terus melaksanakan tanggungjawab kemanusiaan itu demi keselamatan masyarakat.

Salah satu hal yang ditekankan oleh Suiasa terutama kepada para Satgas Gotong Royong Covid-19 di tingkat desa agar selalu mengetahui pergerakan arus keluar-masuk warga dari luar daerah.

Demi keamanan warga Badung, Suiasa berharap seluruh satgas gotong royong yang menjaga wilayah desa untuk tegas kepada setiap pendatang yang memasuki wilayahnya.

Baca Juga:  Di Tengah Keheningan Nyepi, ODGJ Ngamuk di Tibubeneng, Badung

”Pos pantau di masing-masing desa adalah salah satu kunci pencegahan penyebaran Covid-19. Kami harap keikhlasan anggota satgas akan tanggung jawab kemanusiaan ini tetap tinggi demi keselamatan seluruh masyarakat,” harap Wabup Suiasa.

Jika ada warga yang datang dari luar, maka mereka wajib melapor dan didata pada posko gugus tugas yang ada, untuk selanjutnya dilakukan karantina atau isolasi diri secara mandiri dengan dipantau oleh tenaga medis dari puskesmas terdekat.

“Kami harap seluruh anggota satgas gotong royong memaksimalkan pengawasan dan memeriksa kondisi medis dan suhu tubuh para pendatang  tanpa pandang bulu,

sebagai bentuk kewaspadaan daerah terhadap potensi penyebaran Covid-19,” pesannya seraya mengatakan setiap posko baik di tingkat kabupaten,

kecamatan serta di desa ditugaskan untuk mendata dan melakukan screening awal kepada para perantau dan warga Badung yang baru datang dari luar daerah ataupun luar negeri.

Baca Juga:  ASTAGA! Perampokan Toko Emas di Kuta Utara Diotaki Mantan Karyawan

Secara khusus, Wabup Suiasa mengucapkan terimakasih pada seluruh anggota Satgas Gotong Royong yang tidak pernah lelah dalam menjalankan tugas.

”Saya sampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Satgas Gotong Royong di masing-masing desa atas pengabdiannya dibidang kemanusiaan.

Mudah-mudahan dengan usaha dan doa bersama kita mampu menghambat dan memutus rantai penyebaran covid19 di kabupaten Badung,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Kuta Utara Putu Eka Parmana mengatakan dirinya bersama jajaran gugus tugas di wilayah Kuta Utara berkomitmen mendukung

langkah Bupati dan wakil Bupati Badung yang menginginkan agar warganya selalu dalam kondisi sehat dan tidak sampai tertular Covid-19.

“Kita bersama bapak Wabup turun langsung ke bawah ingin memastikan jumlah penduduk pendatang didata dengan baik serta posko yang ada di masing-masing desa betul-betul bisa

memetakan posisi dan jumlahnya.  Ini salah satu upaya konkrit kita dalam upaya menekan penyebaran covid-19 di tengah masyarakat di wilayah kuta utara dan kabupaten Badung,” ucapnya. (rba)


Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru