27.6 C
Denpasar
Tuesday, January 31, 2023

Dinilai Hina Presiden Terkait Ijazah Palsu, Pelaku Diciduk dan Wajib Lapor

DENPASAR – Seorang gelandangan bernama Haris Syahputra Damanik sempat diamankan Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Bali, di Kuta, Badung. Ini terjadi  Jumat lalu (25/11/2022).

Ini gara-gara adanya  membuat postingan  di akun sosial media miliknya bahwa “Presiden RI Joko Widodo berijazah palsu, pemerintahannya tidak perlu dipercaya”.

Kepada Jawa Pos Radar Bali, Kasubdit V Ditreskrimsus Polda Bali,  AKBP Nanang Prihasmoko, membenarkan. Haris Syahputra Damanik sudah diamankan sebab berstetmen hoax terkait ijazah Presiden RI. Pria asal Medan Sumatera Utara itu ditangkap di Central Parkir, Kuta, Badung, tanpa perlawanan Jumat (25/11/2022).

Hasil pengembangan diketahui, Haris membuat video menghina Presiden Jokowi yang dipunggah sekitar dua minggu lalu itu, berdalih terprovokasi omongan orang lain terkait soal ijazah palsu. Dijelaskan Nanang, yang bersangkutan tidak ditahan. Walaupun demikian proses hukum tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Baca Juga:  KEREN!! Ini Keunggulan Desain dan Teknologi Patung GWK, Bisa Serap...

Mantan Kapolsek Denpasar Selatan sebut, Haris juga telah membuat video klarifikasi dan permintaan maaf melalui akun media sosial. “Dia sudah minta maaf dan dikembalikan ke kerabatnya di Kuta,” ungkapkan AKBP Nanang. Ditanya soal tes kejiwaan, AKBP Nanang mengatakan belum sampai kesana namun, proses hukum tetap berlanjut.

Haris Syaputra menetap di wilayah Kuta tanpa pekerjaan. Dia seorang gelandangan yang tidurnya di pos pos Polisi dan emperan toko. Bahkan dia kerap meminta-minta uang ke warga dan membantu areal parkir untuk biaya makan sehari hari.

“Haris tinggal di Kuta dengan berpindah-pindah. Yakni tidur di pos polisi, emperan toko. Dia biasanya meminta-minta uang dan membantu parkir untuk biaya makan,” pungkasnya. (andre sula/radar bali)

Baca Juga:  Disbud Kembali Lobi Presiden Jokowi Buka PKB, Ini Rencananya…


DENPASAR – Seorang gelandangan bernama Haris Syahputra Damanik sempat diamankan Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Bali, di Kuta, Badung. Ini terjadi  Jumat lalu (25/11/2022).

Ini gara-gara adanya  membuat postingan  di akun sosial media miliknya bahwa “Presiden RI Joko Widodo berijazah palsu, pemerintahannya tidak perlu dipercaya”.

Kepada Jawa Pos Radar Bali, Kasubdit V Ditreskrimsus Polda Bali,  AKBP Nanang Prihasmoko, membenarkan. Haris Syahputra Damanik sudah diamankan sebab berstetmen hoax terkait ijazah Presiden RI. Pria asal Medan Sumatera Utara itu ditangkap di Central Parkir, Kuta, Badung, tanpa perlawanan Jumat (25/11/2022).

Hasil pengembangan diketahui, Haris membuat video menghina Presiden Jokowi yang dipunggah sekitar dua minggu lalu itu, berdalih terprovokasi omongan orang lain terkait soal ijazah palsu. Dijelaskan Nanang, yang bersangkutan tidak ditahan. Walaupun demikian proses hukum tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Baca Juga:  Pasca SP3, Diadukan ke Jokowi, Perbekel Banjar Hanya Disanksi Teguran

Mantan Kapolsek Denpasar Selatan sebut, Haris juga telah membuat video klarifikasi dan permintaan maaf melalui akun media sosial. “Dia sudah minta maaf dan dikembalikan ke kerabatnya di Kuta,” ungkapkan AKBP Nanang. Ditanya soal tes kejiwaan, AKBP Nanang mengatakan belum sampai kesana namun, proses hukum tetap berlanjut.

Haris Syaputra menetap di wilayah Kuta tanpa pekerjaan. Dia seorang gelandangan yang tidurnya di pos pos Polisi dan emperan toko. Bahkan dia kerap meminta-minta uang ke warga dan membantu areal parkir untuk biaya makan sehari hari.

“Haris tinggal di Kuta dengan berpindah-pindah. Yakni tidur di pos polisi, emperan toko. Dia biasanya meminta-minta uang dan membantu parkir untuk biaya makan,” pungkasnya. (andre sula/radar bali)

Baca Juga:  TEGANG! Demo Mahasiswa Tolak IMF Dibubarkan Paksa Pecalang dan Ormas

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru