alexametrics
27.8 C
Denpasar
Saturday, June 25, 2022

Dalam Sehari Rumah dan Gudang Terbakar di Karangasem

AMLAPURA – Bangunan rumah dan gudang penyimpanan ludes terbakar di Karangasem pada Jumat (1/4). Diduga kebakaran dipicu arus pendek. Dari dua kejadian, tak ada korban jiwa. Pemilik hanya mengalami kerugian materil.

 

Kebakaran pertama terjadi di Gang Bale Agung, Nomor 1, Lingkungan Jasri, Desa Jasri, Kecamatan Karangasem sekitar pukul 10.15 Jumat pagi. Bangunan kamar tidur milik I Wayan Ungsi ludes terbakar.

“Untung segera diketahui warga sekitar. Sehingga api tidak sampai merembet ke ruangan lain,” kata Kepala Dinas Kebakaran Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah.

 

Kebakaran tersebut diduga berasal dari colokan (stop kontak) yang ada di dalam kamar berukuran 3×3 meter itu.

Saat itu, kondisi rumah sedang sepi, karena ditinggal pemilik keluar. Sementara, audio di kamar tersebut dalam kondisi hidup. Tari menduga, pemicu kebakaran akibat korsleting.

“Karena dalam satu terminal ada beberapa colokan. Mulai dari charger handphone yang masih menempel, dan juga kabel tv yang masih dalam kondisi tertancap. Kemungkinan itu menjadi penyebab,” kata Tari.

 

Api pertama kali dilihat warga sekitar dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran. Dengan menerjunkan lima unit armada dan 12 personel, api dengan cepat bisa dipadamkan.

“Air yang digunakan untuk memadamkan api sekitar 10 ribu liter. Astungkara bisa cepat tertangani sehingga tidak sampai melahap bangunan lain. Hanya kamar saja,” imbuhnya. 

 

Selang beberapa saat, Dinas Pemadam Kebakaran kembali menerima laporan kebakaran. Itu terjadi di Banjar Dinas Tengah, Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis. Satu bangunan gudang penyimpanan berukuran 2×2 meter ludes terbakar.

“Tidak ada korban jiwa. Hanya barang-barang yang terbakar,” kata Tari.

 

Pihaknya mengimbau agar masyarakat selalu waspada dan melakukan pengecekan kelistrikan secara berkala. Selain itu, ketika akan meninggalkan rumah untuk mematikan beberapa barang elektronik dan juga mematikan api ketika memasak.

“Intinya jangan sampai lalai,” tandasnya.



AMLAPURA – Bangunan rumah dan gudang penyimpanan ludes terbakar di Karangasem pada Jumat (1/4). Diduga kebakaran dipicu arus pendek. Dari dua kejadian, tak ada korban jiwa. Pemilik hanya mengalami kerugian materil.

 

Kebakaran pertama terjadi di Gang Bale Agung, Nomor 1, Lingkungan Jasri, Desa Jasri, Kecamatan Karangasem sekitar pukul 10.15 Jumat pagi. Bangunan kamar tidur milik I Wayan Ungsi ludes terbakar.

“Untung segera diketahui warga sekitar. Sehingga api tidak sampai merembet ke ruangan lain,” kata Kepala Dinas Kebakaran Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah.

 

Kebakaran tersebut diduga berasal dari colokan (stop kontak) yang ada di dalam kamar berukuran 3×3 meter itu.

Saat itu, kondisi rumah sedang sepi, karena ditinggal pemilik keluar. Sementara, audio di kamar tersebut dalam kondisi hidup. Tari menduga, pemicu kebakaran akibat korsleting.

“Karena dalam satu terminal ada beberapa colokan. Mulai dari charger handphone yang masih menempel, dan juga kabel tv yang masih dalam kondisi tertancap. Kemungkinan itu menjadi penyebab,” kata Tari.

 

Api pertama kali dilihat warga sekitar dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran. Dengan menerjunkan lima unit armada dan 12 personel, api dengan cepat bisa dipadamkan.

“Air yang digunakan untuk memadamkan api sekitar 10 ribu liter. Astungkara bisa cepat tertangani sehingga tidak sampai melahap bangunan lain. Hanya kamar saja,” imbuhnya. 

 

Selang beberapa saat, Dinas Pemadam Kebakaran kembali menerima laporan kebakaran. Itu terjadi di Banjar Dinas Tengah, Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis. Satu bangunan gudang penyimpanan berukuran 2×2 meter ludes terbakar.

“Tidak ada korban jiwa. Hanya barang-barang yang terbakar,” kata Tari.

 

Pihaknya mengimbau agar masyarakat selalu waspada dan melakukan pengecekan kelistrikan secara berkala. Selain itu, ketika akan meninggalkan rumah untuk mematikan beberapa barang elektronik dan juga mematikan api ketika memasak.

“Intinya jangan sampai lalai,” tandasnya.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/