alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, July 6, 2022

Terekam CCTV, Sopir Pikap Tak Berhenti usai Tewaskan Ayah dan Anak

Kejadian tabrak lari yang menewaskan pengendara sepeda motor ayah dan anaknya terekam CCTV. Dalam rekaman CCTV tersebut, sopir pikap tak berhenti alias kabur usai menabrak dua pengendara sepeda motor itu hingga tewas.

IB INDRA PRASETIA, Gianyar

PERISTIWA itu diduga terjadi karena pengendara itu ditabrak mobil pikap di Jalan Raya Kemenuh, Banjar Cangi, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, Rabu (2/3) sekitar pukul 12.10 Wita.

 

Diketahui, awalnya, sepeda motor Honda Scoopy DK 6318 ABJ yang dikendarai Sugeng Mulyadi, 44, alamat di Jalan Bypass Ngurah Rai, Kesiman Kertalangu, Denpasar, membonceng anaknya, Maila Fardo Alfares, 11. Pengendara sepeda motor ini datang dari arah timur menuju barat.

 

Ketika sampai di lokasi kejadian, tepatnya di depan stan bunga Putra Devangga, sepeda motor ini hendak berbelok ke utara. Tiba-tiba mobil pikap putih diduga menabrak Scoopy dari belakang.

 

Akibat tabrakan itu, pengendara sepeda motor yang merupakan ayah dan anaknya terpental dan jatuh di aspal jalan. Korban dilarikan warga ke RS Ari Canti karena mengalami pendarahan dari telinga dan mulut. Keduanya dinyatakan meninggal dunia di RS Ari Canti.

 

Aksi tabrak lari itu juga terekam kamera CCTV di stan tanaman. Tampak dalam rekaman, seorang yang berada di stan bunga tampak melihat kedua korban sudah terjungkal di jalan raya.

 

Sejumlah warga juga turut membantu menolong termasuk mengatur arus lalu lintas. Sedangkan, sopir mobil pikap putih yang diduga menabrak tidak turun di lokasi kejadian. Diduga si sopir kabur ke arah barat.

 

Panit Lantas Polsek Sukawati, Iptu I Made Weta mengatakan, kepolisian juga telah turun ke lokasi kejadian dan sudah menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

 

“Kami melakukan olah TKP serta meminta keterangan dari saksi di sekitar TKP,” kata I Made Weta, yang dikonfirmasi pada Jumat (4/2).

 

Kata I Made Weta, kondisi korban pengendara sepeda motor dan yang dibonceng tidak terselamatkan. Kedua korban mengeluarkan darah dari mulut. Korban dinyatakan meninggal dunia di RS Ari Canti.



Kejadian tabrak lari yang menewaskan pengendara sepeda motor ayah dan anaknya terekam CCTV. Dalam rekaman CCTV tersebut, sopir pikap tak berhenti alias kabur usai menabrak dua pengendara sepeda motor itu hingga tewas.

IB INDRA PRASETIA, Gianyar

PERISTIWA itu diduga terjadi karena pengendara itu ditabrak mobil pikap di Jalan Raya Kemenuh, Banjar Cangi, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, Rabu (2/3) sekitar pukul 12.10 Wita.

 

Diketahui, awalnya, sepeda motor Honda Scoopy DK 6318 ABJ yang dikendarai Sugeng Mulyadi, 44, alamat di Jalan Bypass Ngurah Rai, Kesiman Kertalangu, Denpasar, membonceng anaknya, Maila Fardo Alfares, 11. Pengendara sepeda motor ini datang dari arah timur menuju barat.

 

Ketika sampai di lokasi kejadian, tepatnya di depan stan bunga Putra Devangga, sepeda motor ini hendak berbelok ke utara. Tiba-tiba mobil pikap putih diduga menabrak Scoopy dari belakang.

 

Akibat tabrakan itu, pengendara sepeda motor yang merupakan ayah dan anaknya terpental dan jatuh di aspal jalan. Korban dilarikan warga ke RS Ari Canti karena mengalami pendarahan dari telinga dan mulut. Keduanya dinyatakan meninggal dunia di RS Ari Canti.

 

Aksi tabrak lari itu juga terekam kamera CCTV di stan tanaman. Tampak dalam rekaman, seorang yang berada di stan bunga tampak melihat kedua korban sudah terjungkal di jalan raya.

 

Sejumlah warga juga turut membantu menolong termasuk mengatur arus lalu lintas. Sedangkan, sopir mobil pikap putih yang diduga menabrak tidak turun di lokasi kejadian. Diduga si sopir kabur ke arah barat.

 

Panit Lantas Polsek Sukawati, Iptu I Made Weta mengatakan, kepolisian juga telah turun ke lokasi kejadian dan sudah menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

 

“Kami melakukan olah TKP serta meminta keterangan dari saksi di sekitar TKP,” kata I Made Weta, yang dikonfirmasi pada Jumat (4/2).

 

Kata I Made Weta, kondisi korban pengendara sepeda motor dan yang dibonceng tidak terselamatkan. Kedua korban mengeluarkan darah dari mulut. Korban dinyatakan meninggal dunia di RS Ari Canti.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/