alexametrics
26.8 C
Denpasar
Saturday, July 2, 2022

Resmi! SE untuk PPDN Tanpa Swab PCR Beredar, Ini Ketentuan Resminya

DENPASAR – Kabar terkait tidak lagi menggunakan test swab PCR atau antigen dalam perjalanan dalam negeri akhirnya resmi terjawab dengan diterbitkannya Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 Nomor 11 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang dalam Negeri pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019.

 

Dalam SE yang ditandatangani oleh Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid 19, Letjen TNI Suharyanto, menyatakan PPDN yang sudah Vaksinasi dosis kedua atau vaksinasi dosis ketiga (booster), tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.

 

“Surat Edaran ini berlaku efektif mulai tanggal 8 Maret 2022 sampai waktu yang ditentukan kemudian dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan perkembangan terakhir di lapangan ataupun hasil evaluasi dari Kementerian/Lembaga,” tegasnya.

 

Selanjutnya juga diatur, PPDN yang Vaksin 1 kali, wajib tes PCR 3 x 24 jam atau Antigen 1 x 24 jam. Dan PPDN yang tidak bisa vaksin karena kesehatan (komorbid), wajib tes PCR 3 x 24 jam atau Antigen 1 x 24 jam, dan lampirkan surat keterangan dokter dari RS Pemerintah.

 

“Dengan berlakunya Surat Edaran ini, maka Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 22 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID- 19) dicabut dan dinyatakan tidak berlaku,” pungkasnya. 



DENPASAR – Kabar terkait tidak lagi menggunakan test swab PCR atau antigen dalam perjalanan dalam negeri akhirnya resmi terjawab dengan diterbitkannya Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 Nomor 11 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang dalam Negeri pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019.

 

Dalam SE yang ditandatangani oleh Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid 19, Letjen TNI Suharyanto, menyatakan PPDN yang sudah Vaksinasi dosis kedua atau vaksinasi dosis ketiga (booster), tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.

 

“Surat Edaran ini berlaku efektif mulai tanggal 8 Maret 2022 sampai waktu yang ditentukan kemudian dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan perkembangan terakhir di lapangan ataupun hasil evaluasi dari Kementerian/Lembaga,” tegasnya.

 

Selanjutnya juga diatur, PPDN yang Vaksin 1 kali, wajib tes PCR 3 x 24 jam atau Antigen 1 x 24 jam. Dan PPDN yang tidak bisa vaksin karena kesehatan (komorbid), wajib tes PCR 3 x 24 jam atau Antigen 1 x 24 jam, dan lampirkan surat keterangan dokter dari RS Pemerintah.

 

“Dengan berlakunya Surat Edaran ini, maka Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 22 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID- 19) dicabut dan dinyatakan tidak berlaku,” pungkasnya. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/