alexametrics
28.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

7 Tujuh Warga Tabanan Digigit Anjing Rabies, 5 Anjing Dibunuh

TABANAN – Kasus gigitan anjing gila kembali menggila di Tabanan. Kali ini sebanyak tujuh warga di Jalan Pulau Nias, Pesiapan, Dauh Pala, Dauh Peken, Tabanan dilaporkan digigit anjing yang ternyata positif rabies. Alhasil, lima anjing pun dieliminasi alias dibunuh.

 

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Tabanan I Nyoman Budana ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kasus gigitan anjing yang positif rabies. Anjing rabies menggigit warga di Jalan Pulau Nias Gang 8 Pesiapan, Dauh Pala, Dauh Peken, Tabanan, Jumat lalu.

 

“Anjing itu anjing liar tinggal di semak-semak lahan kosong, dan menggigit warga yang ada di sekitarnya,” ungkap Budana, Minggu (8/5).

 

Dikatakan, warga yang digigit anjing tersebut sudah ditangani Puskesmas II Tabanan. Sementara tiga anjing yang menggigit dan dua lainnya sudah dieliminasi dan setelah dicek, satu dinyatakan positif rabies.

Baca Juga:  Lima Anjing Positif Rabies Ternyata Hewan Peliharaan Warga

 

“Hasil lab menyatakan satu anjing positif rabies, makanya seluruh warga yang digigit sudah ditangani petugas Puskesmas II Tabanan. Besok (Hari ini) tim akan turun ke lokasi untuk melakukan penelusuran lagi termasuk  melakukan vaksinasi anjing  yang ada di wilayah tersebut,.

 

Kabid PKH Dinas Pertanian Tabanan Gede Eka Parta Ariana menambahkan, setelah mendapatkan laporan dari warga, Kamis (5/5/) malam. Tim dari Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) II Tabanan turun ke lokasi.

 

Petugas menangkap dan mengeliminasi tiga anjing tersebut dan otaknya diambil sebagai sampel di bawa ke Balai Besar Veteriner (BBVET) Denpasar untuk diteliti.

 

“Hasilnya, satu anjing yang menggigit tujuh warga di Jalan Nias Gang 8, Dauh Pala, Tabanan positif rabies,” ungkapnya.

Baca Juga:  Diguyur Hujan Deras, 5 Titik Bencana Alam Terjadi di Tabanan

 

Pihaknya kini masih melakukan tracking dan tracing anjing yang mungkin melakukan kontak dengan anjing yang positif rabies tersebut.

 

“Tindakan yang kami lakukan, koordinasi dengan Kawil Dauh Pala dan Perbekel Dauh Peken untuk nantinya kami melakukan penyisiran lagi anjing yang belum divaksin. Rencananya besok kami turun,” pungkasnya. (uli)


TABANAN – Kasus gigitan anjing gila kembali menggila di Tabanan. Kali ini sebanyak tujuh warga di Jalan Pulau Nias, Pesiapan, Dauh Pala, Dauh Peken, Tabanan dilaporkan digigit anjing yang ternyata positif rabies. Alhasil, lima anjing pun dieliminasi alias dibunuh.

 

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Tabanan I Nyoman Budana ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kasus gigitan anjing yang positif rabies. Anjing rabies menggigit warga di Jalan Pulau Nias Gang 8 Pesiapan, Dauh Pala, Dauh Peken, Tabanan, Jumat lalu.

 

“Anjing itu anjing liar tinggal di semak-semak lahan kosong, dan menggigit warga yang ada di sekitarnya,” ungkap Budana, Minggu (8/5).

 

Dikatakan, warga yang digigit anjing tersebut sudah ditangani Puskesmas II Tabanan. Sementara tiga anjing yang menggigit dan dua lainnya sudah dieliminasi dan setelah dicek, satu dinyatakan positif rabies.

Baca Juga:  Duh, Anjing Rabies Terkam 12 Korban di Gianyar saat Kuningan

 

“Hasil lab menyatakan satu anjing positif rabies, makanya seluruh warga yang digigit sudah ditangani petugas Puskesmas II Tabanan. Besok (Hari ini) tim akan turun ke lokasi untuk melakukan penelusuran lagi termasuk  melakukan vaksinasi anjing  yang ada di wilayah tersebut,.

 

Kabid PKH Dinas Pertanian Tabanan Gede Eka Parta Ariana menambahkan, setelah mendapatkan laporan dari warga, Kamis (5/5/) malam. Tim dari Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) II Tabanan turun ke lokasi.

 

Petugas menangkap dan mengeliminasi tiga anjing tersebut dan otaknya diambil sebagai sampel di bawa ke Balai Besar Veteriner (BBVET) Denpasar untuk diteliti.

 

“Hasilnya, satu anjing yang menggigit tujuh warga di Jalan Nias Gang 8, Dauh Pala, Tabanan positif rabies,” ungkapnya.

Baca Juga:  PLN Ingatkan Subsidi Listrik Tak Lagi 100 Persen, Hanya Separuh

 

Pihaknya kini masih melakukan tracking dan tracing anjing yang mungkin melakukan kontak dengan anjing yang positif rabies tersebut.

 

“Tindakan yang kami lakukan, koordinasi dengan Kawil Dauh Pala dan Perbekel Dauh Peken untuk nantinya kami melakukan penyisiran lagi anjing yang belum divaksin. Rencananya besok kami turun,” pungkasnya. (uli)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/