alexametrics
28.7 C
Denpasar
Tuesday, July 5, 2022

Nyari Eceng Gondok, Peternak di Gianyar Tewas Disambar Petir

GIANYAR – Nahas dialami I Wayan Kliling, 71, warga Banjar Tengkulak Mas, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali. Saat mencari eceng gondok di Subak Tebe, di Banjar Tengkulak Kelod, Kliling diduga tersambar petir pada Kamis (10/3). Korban tewas di sawah dalam kondisi penuh luka bakar.

Menurut informasi yang dihimpun, sekitar pukul 08.00 Wita, korban pergi ke sawah untuk mencari eceng gondong sebagai pakan ternak. Korban diketahui memelihara itik. 

Biasanya, korban ke sawah hanya sebentar. Kamis lalu, korban tumben tidak pulang sampai siang. Keluarga khawatir dengan kondisi korban. Apalagi, di siang hari, sempat turun hujan lebat.

Akhirnya, putra korban, I Made Suwitra, 45, berinisiatif mencari dan menyusul korban ke sawah. Korban pun ditemukan di pematang sawah dalam keadaan meninggal dunia. 

Temuan ayahnya yang tergeletak di pematang langsung dilaporkan kepada sanak keluarga yang lain. Kejadian tersebut juga telah dilaporkan ke Polsek Sukawati.

Kapolsek Kompol Made Ariawan P. mengaku sudah turun ke lokasi kejadian. Bahkan telah meminta keterangan sejumlah saksi.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah duka. Lalu jenazah ditidurkan di Bale Dangin.

Pihak keluarga telah merelakan kepergian korban sebagai musibah. Setelah dilakukan prosesi pemandian, jenazah langsung diantar ke kuburan pada Kamis sore.

“Korban langsung dikuburkan di setra oleh keluarga dan masyarakat,” pungkasnya.



GIANYAR – Nahas dialami I Wayan Kliling, 71, warga Banjar Tengkulak Mas, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali. Saat mencari eceng gondok di Subak Tebe, di Banjar Tengkulak Kelod, Kliling diduga tersambar petir pada Kamis (10/3). Korban tewas di sawah dalam kondisi penuh luka bakar.

Menurut informasi yang dihimpun, sekitar pukul 08.00 Wita, korban pergi ke sawah untuk mencari eceng gondong sebagai pakan ternak. Korban diketahui memelihara itik. 

Biasanya, korban ke sawah hanya sebentar. Kamis lalu, korban tumben tidak pulang sampai siang. Keluarga khawatir dengan kondisi korban. Apalagi, di siang hari, sempat turun hujan lebat.

Akhirnya, putra korban, I Made Suwitra, 45, berinisiatif mencari dan menyusul korban ke sawah. Korban pun ditemukan di pematang sawah dalam keadaan meninggal dunia. 

Temuan ayahnya yang tergeletak di pematang langsung dilaporkan kepada sanak keluarga yang lain. Kejadian tersebut juga telah dilaporkan ke Polsek Sukawati.

Kapolsek Kompol Made Ariawan P. mengaku sudah turun ke lokasi kejadian. Bahkan telah meminta keterangan sejumlah saksi.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah duka. Lalu jenazah ditidurkan di Bale Dangin.

Pihak keluarga telah merelakan kepergian korban sebagai musibah. Setelah dilakukan prosesi pemandian, jenazah langsung diantar ke kuburan pada Kamis sore.

“Korban langsung dikuburkan di setra oleh keluarga dan masyarakat,” pungkasnya.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/