alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, July 7, 2022

Jelang Piodalan Purnama Kedasa, Pendakian Gunung Agung Ditutup

AMLAPURA – Aktivitas pendakian Gunung Agung ditutp sementara. Penutupan ini dilakukan menjelang pelaksanaan upacara puncak Piodalan Purnama Kedasa di Pura Pasar Agung Giri Tohlangkir, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, yang akan berlangsung pada 17 Maret 2022 mendatang. 

 

Humas Pura Pasar Agung, I Wayan Suara Arsana, Kamis (10/3) menuturkan, penutupan sementara aktivitas pendakian baik bagi para pendaki maupun wisatawan melalui  jalur Pura Pasar Agung berlaku mulai tanggal 16 hingga 28 Maret 2022.

“Ya, sehubungan dengan Piodalan Purnama Kedasa di Pura Pasar Agung yang puncaknya pada tanggal 17 Maret 2022, aktivitas pendakian melalui jalur Pura Pasar Agung sementara tidak diperbolehkan,” kata Suara Arsana.

 

Penutupan pendakian tersebut kata Arsana, berdasarkan Purana Pura Pasar Agung yang menyebutkan bahwa pada saat Piodalan, tidak boleh ada yang menginjak (mendaki) ke atas gunung atau lingga. “Jadi ini harus memang steril,” ucapnya.

 

Apabila ada oknum yang nekat mendaki ke Gunung Agung melalui jalur Pura Pasar Agung, yang bersangkutan akan diberikan peringatan serta akan diminta membuat surat pernyataan. “Aturan ini mohon untuk ditaati. Demi kelancaran upacara,” tandasnya.

 



AMLAPURA – Aktivitas pendakian Gunung Agung ditutp sementara. Penutupan ini dilakukan menjelang pelaksanaan upacara puncak Piodalan Purnama Kedasa di Pura Pasar Agung Giri Tohlangkir, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, yang akan berlangsung pada 17 Maret 2022 mendatang. 

 

Humas Pura Pasar Agung, I Wayan Suara Arsana, Kamis (10/3) menuturkan, penutupan sementara aktivitas pendakian baik bagi para pendaki maupun wisatawan melalui  jalur Pura Pasar Agung berlaku mulai tanggal 16 hingga 28 Maret 2022.

“Ya, sehubungan dengan Piodalan Purnama Kedasa di Pura Pasar Agung yang puncaknya pada tanggal 17 Maret 2022, aktivitas pendakian melalui jalur Pura Pasar Agung sementara tidak diperbolehkan,” kata Suara Arsana.

 

Penutupan pendakian tersebut kata Arsana, berdasarkan Purana Pura Pasar Agung yang menyebutkan bahwa pada saat Piodalan, tidak boleh ada yang menginjak (mendaki) ke atas gunung atau lingga. “Jadi ini harus memang steril,” ucapnya.

 

Apabila ada oknum yang nekat mendaki ke Gunung Agung melalui jalur Pura Pasar Agung, yang bersangkutan akan diberikan peringatan serta akan diminta membuat surat pernyataan. “Aturan ini mohon untuk ditaati. Demi kelancaran upacara,” tandasnya.

 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/