alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, July 3, 2022

Tanyakan Wajib Asrama, Ortu Mahasiswa Baru Diusir, BEM Unud Bersuara

JIMBARAN – Sebagai kampus negeri, Universitas Udayana (Unud), Bali, kian berorientasi bisnis. Salah satu bisnis yang gurih dan sedang dikejar Unud adalah melalui bisnis kos-kosan berkedok asrama terpadu di Kampus Bukit Jimbaran, Kuta Selatan, Badung. Wajib asrama dengan tarif yang sudah ditentukan pihak kampus ini membuat sejumlah orang tua mahasiswa mendatangi kampus di Jimbaran. Namun, mereka malah diusir.

 

Hal itu diungkap Ketua BEM Unud, Darryl, Selasa (12/4). Darryl menjelaskan, pada Selasa, 12 April 2022, sejumlah orang tua dan calon mahasiswa baru memang mendatangi rektorat untuk mengajukan keberatan terkait wajib masuk asrama untuk memenuhi persyaratan pendaftaran.

 

“Namun, mereka mendapat teguran dan diminta untuk pergi dari lokasi,” kata Darryl.

 

Sikap arogan pihak kampus akhirnya mendapat pendampingan BEM Unud. Selang beberapa waktu, akhirnya pihak rektorat mengumpulkan dan menemui orang tua dan calon mahasiswa baru mereka di dalam Widya Sabha.

 

Menurut Darryl, selama proses pertemuan itu, banyak sekali argumen yang dilontarkan dan dinilai tak menghargai kehadiran orang tua dan calon mahasiswa baru yang keberatan kuliah bila wajib masuk asrama berbayar. Bahkan tarif yang besar ini membuat sebagian calon mahasiswa ingin mengundurkan diri sebagai mahasiswa Universitas Udayana.

 

Menyikapi hal tersebut, Darryl pun menyatakan bahwa BEM, DPM, dan segenap Lembaga Universitas Udayana mewakili mahasiswa Universitas Udayana menyatakan sikap untuk:

 

1. Tidak mewajibkan mahasiswa baru untuk tinggal di Udayana Integrated Student Dormitory, sehingga Mahasiswa baru dapat dipastikan memiliki hak untuk memilih tempat tinggalnya sendiri.

 

2. Mengembalikan uang pembayaran Udayana Integrated Student Dormitory untuk Mahasiswa yang membatalkan tinggal di Udayana Integrated Student Dormitory.

 

3. Mengundur jadwal pelaksanaan pembayaran UKT mahasiswa baru SNMPTN 2022.

 

4. Pelaksanaan verifikasi dan penyerahan berkas mahasiswa baru dilakukan secara hybrid.

 

Di sisi lain, Rektor Universitas Udayana (UNUD), Prof Dr Ir I Nyoman Gde Antara M. Eng saat dikonfirmasi kembali mengaku akan menyiapkan surat edaran terbaru lagi.

 

“Akan ada surat edaran Rektor tentang asrama ini. Mohon ditunggu ngih. Biar tidak kontardiktif dengan SE tersebut,” singkatnya.



JIMBARAN – Sebagai kampus negeri, Universitas Udayana (Unud), Bali, kian berorientasi bisnis. Salah satu bisnis yang gurih dan sedang dikejar Unud adalah melalui bisnis kos-kosan berkedok asrama terpadu di Kampus Bukit Jimbaran, Kuta Selatan, Badung. Wajib asrama dengan tarif yang sudah ditentukan pihak kampus ini membuat sejumlah orang tua mahasiswa mendatangi kampus di Jimbaran. Namun, mereka malah diusir.

 

Hal itu diungkap Ketua BEM Unud, Darryl, Selasa (12/4). Darryl menjelaskan, pada Selasa, 12 April 2022, sejumlah orang tua dan calon mahasiswa baru memang mendatangi rektorat untuk mengajukan keberatan terkait wajib masuk asrama untuk memenuhi persyaratan pendaftaran.

 

“Namun, mereka mendapat teguran dan diminta untuk pergi dari lokasi,” kata Darryl.

 

Sikap arogan pihak kampus akhirnya mendapat pendampingan BEM Unud. Selang beberapa waktu, akhirnya pihak rektorat mengumpulkan dan menemui orang tua dan calon mahasiswa baru mereka di dalam Widya Sabha.

 

Menurut Darryl, selama proses pertemuan itu, banyak sekali argumen yang dilontarkan dan dinilai tak menghargai kehadiran orang tua dan calon mahasiswa baru yang keberatan kuliah bila wajib masuk asrama berbayar. Bahkan tarif yang besar ini membuat sebagian calon mahasiswa ingin mengundurkan diri sebagai mahasiswa Universitas Udayana.

 

Menyikapi hal tersebut, Darryl pun menyatakan bahwa BEM, DPM, dan segenap Lembaga Universitas Udayana mewakili mahasiswa Universitas Udayana menyatakan sikap untuk:

 

1. Tidak mewajibkan mahasiswa baru untuk tinggal di Udayana Integrated Student Dormitory, sehingga Mahasiswa baru dapat dipastikan memiliki hak untuk memilih tempat tinggalnya sendiri.

 

2. Mengembalikan uang pembayaran Udayana Integrated Student Dormitory untuk Mahasiswa yang membatalkan tinggal di Udayana Integrated Student Dormitory.

 

3. Mengundur jadwal pelaksanaan pembayaran UKT mahasiswa baru SNMPTN 2022.

 

4. Pelaksanaan verifikasi dan penyerahan berkas mahasiswa baru dilakukan secara hybrid.

 

Di sisi lain, Rektor Universitas Udayana (UNUD), Prof Dr Ir I Nyoman Gde Antara M. Eng saat dikonfirmasi kembali mengaku akan menyiapkan surat edaran terbaru lagi.

 

“Akan ada surat edaran Rektor tentang asrama ini. Mohon ditunggu ngih. Biar tidak kontardiktif dengan SE tersebut,” singkatnya.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/