alexametrics
27.8 C
Denpasar
Thursday, June 30, 2022

7 Kabupaten dan Kota di Bali Sudah Berstatus Risiko Rendah Covid-19

DENPASAR – Sekretaris Penanganan Covid 19 di Bali, I Made Rentin menyampaikan ada 7 wilayah di Bali yang masuk dalam zona kuning dan 2 zona oranye hingga Jumat (11/3/2022).

 

“Yang masuk zona oranye itu adalah Kabupaten Badung dan Gianyar dan zona kuning itu 6 Kabupaten dan 1 Kota, yakni Kabupaten Jembrana, Klungkung, Karangasem, Bangli, Tabanan, Buleleng dan Kota Denpasar,” ujarnya.

 

Diketahui, pemetaan daerah dibagi menjadi 4 zona. Yaitu, zona merah untuk daerah berisiko tinggi, kemudian zona orange untuk daerah berisiko sedang, zona kuning untuk resiko rendah, zona hijau untuk risiko tidak ada kasus dan tidak terdampak.

 

Bali sendiri, sebelum ada lonjakan omicron dipertengahan Februari lalu, sempat seluruh kabupaten berisiko rendah alias semua kuning. Namun kini mulai perlahan kasus kian turun dan menyisakan dua wilayah tersebut yang berzina orange.

Penurunan zona risiko Covid-19 di Kabupaten Buleleng pun membuat sejumlah isoter ditutup. Seperti isoter di Asrama Mahasiswa Undiksha di Jinengdalem ditutup.

Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng, memutuskan menutup seluruh fasilitas isolasi terpadu (isoter) yang dikelola pemerintah kabupaten. Satgas menyerahkan proses karantina pada pemerintah desa, dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia.

Kamis (10/3) satgas memutuskan menutup fasilitas isoter di Asrama Mahasiswa Undiksha yang terletak di Desa Jinengdalem. Ini kedua kalinya satgas menutup fasilitas isoter. Sebelumnya satgas juga menutup isoter di Asrama SMAN Bali Mandara dan Asrama Prajurit Kompi C di Desa Kubutambahan, pada Selasa (22/3).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng Putu Ariadi Pribadi mengatakan, trend kasus terkonfirmasi positif covid-19 terus melandai. Sehingga satgas memutuskan menutup fasilitas isoter.

Di isoter Jinengdalem sendiri, hanya ada 5 orang yang menjalani karantina. “Masa karantina mereka sudah berakhir hari ini. Sudah kami izinkan pulang. Selanjutnya proses karantina akan dilakukan di isoter desa,” kata Ariadi saat ditemui Kamis pagi.

Setelah warga dipulangkan, BPBD Buleleng langsung melakukan proses pembersihan di areal tersebut. Selain itu PMI Buleleng juga membantu melakukan proses sterilisasi bangunan. Seluruh sudut ruangan disemprot disinfektan. Sehingga bangunan tersebut benar-benar aman dari covid-19.

Selanjutnya fasilitas tersebut akan difungsikan kembali sebagai asrama mahasiswa oleh pihak kampus. Asrama siswa di SMAN Bali Mandara juga akan digunakan kembali, sebab proses pembelajaran tatap muka (PTM) akan dibuka kembali dalam waktu dekat.

Bagaimana bila nanti kasus melonjak kembali? Ariadi mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Batalyon Infanteri Raider 900/Satya Bhakti Wirottama. Apabila terjadi kenaikan kasus, maka asrama prajurit Kompi C di Desa Kubutambahan dapat digunakan kembali untuk fasilitas karantina.



DENPASAR – Sekretaris Penanganan Covid 19 di Bali, I Made Rentin menyampaikan ada 7 wilayah di Bali yang masuk dalam zona kuning dan 2 zona oranye hingga Jumat (11/3/2022).

 

“Yang masuk zona oranye itu adalah Kabupaten Badung dan Gianyar dan zona kuning itu 6 Kabupaten dan 1 Kota, yakni Kabupaten Jembrana, Klungkung, Karangasem, Bangli, Tabanan, Buleleng dan Kota Denpasar,” ujarnya.

 

Diketahui, pemetaan daerah dibagi menjadi 4 zona. Yaitu, zona merah untuk daerah berisiko tinggi, kemudian zona orange untuk daerah berisiko sedang, zona kuning untuk resiko rendah, zona hijau untuk risiko tidak ada kasus dan tidak terdampak.

 

Bali sendiri, sebelum ada lonjakan omicron dipertengahan Februari lalu, sempat seluruh kabupaten berisiko rendah alias semua kuning. Namun kini mulai perlahan kasus kian turun dan menyisakan dua wilayah tersebut yang berzina orange.

Penurunan zona risiko Covid-19 di Kabupaten Buleleng pun membuat sejumlah isoter ditutup. Seperti isoter di Asrama Mahasiswa Undiksha di Jinengdalem ditutup.

Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng, memutuskan menutup seluruh fasilitas isolasi terpadu (isoter) yang dikelola pemerintah kabupaten. Satgas menyerahkan proses karantina pada pemerintah desa, dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia.

Kamis (10/3) satgas memutuskan menutup fasilitas isoter di Asrama Mahasiswa Undiksha yang terletak di Desa Jinengdalem. Ini kedua kalinya satgas menutup fasilitas isoter. Sebelumnya satgas juga menutup isoter di Asrama SMAN Bali Mandara dan Asrama Prajurit Kompi C di Desa Kubutambahan, pada Selasa (22/3).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng Putu Ariadi Pribadi mengatakan, trend kasus terkonfirmasi positif covid-19 terus melandai. Sehingga satgas memutuskan menutup fasilitas isoter.

Di isoter Jinengdalem sendiri, hanya ada 5 orang yang menjalani karantina. “Masa karantina mereka sudah berakhir hari ini. Sudah kami izinkan pulang. Selanjutnya proses karantina akan dilakukan di isoter desa,” kata Ariadi saat ditemui Kamis pagi.

Setelah warga dipulangkan, BPBD Buleleng langsung melakukan proses pembersihan di areal tersebut. Selain itu PMI Buleleng juga membantu melakukan proses sterilisasi bangunan. Seluruh sudut ruangan disemprot disinfektan. Sehingga bangunan tersebut benar-benar aman dari covid-19.

Selanjutnya fasilitas tersebut akan difungsikan kembali sebagai asrama mahasiswa oleh pihak kampus. Asrama siswa di SMAN Bali Mandara juga akan digunakan kembali, sebab proses pembelajaran tatap muka (PTM) akan dibuka kembali dalam waktu dekat.

Bagaimana bila nanti kasus melonjak kembali? Ariadi mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Batalyon Infanteri Raider 900/Satya Bhakti Wirottama. Apabila terjadi kenaikan kasus, maka asrama prajurit Kompi C di Desa Kubutambahan dapat digunakan kembali untuk fasilitas karantina.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/