alexametrics
28.8 C
Denpasar
Sunday, July 3, 2022

Saat Masuk Kolong Truk, Made Latri Ngaku Mengalami Peristiwa Gaib

Ni Made Latri Yanti, 52, benar-benar beruntung. Meski ditabrak truk dia masih selamat karena tubuhnya masuk kolong truk. Sedangkan sepeda motornya diseret truk tangki hingga hancur. Yang menarik, saat di kolong truk dia sempat pingsan dan mengalami peristiwa gaib.

 

IB INDRA PRASETIA, Gianyar

 

RABU, 16 Maret 2022, sekitar pukul 10.00, Ni Made Latri Yanti, 52, menunggapi sepeda motor Honda Scoopy DK 6690 AAI di Jalan Raya Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar.

 

Ia berniat membeli pulsa HP. Namun, ia mengurungkan niatnya lantaran uang yang dibawa kurang. Ia pun berniat kembali ke rumahnya di Jalan Nagasari, Penatih, Denpasar Timur.

 

“Saya awalnya mau beli HP. Tapi uang saya kurang. Akhirnya saya balik pulang. Pas mau pulang ditabrak,” ujar pengendara motor, Ni Made Latri Yanti, yang dihubungi radarbali.id.

 

Saat dihubungi radarbali.id, Ni Made Latri Yanti mengaku sudah berada di rumahnya. Ia sempat dibawa ke RS Premagana. Setelah diobati, korban diperbolehkan pulang. Karena ia hanya luka ringan.

 

Ni Made Latri Yanti adalah pengendara sepeda motor yang ditabrak truk tangki BBM di Jalan Raya Batubulan.

 

Truk tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) menyeruduk pengendara sepeda motor dan sebuah warung di Banjar Denjalan, Jalan Raya Batubulan, Rabu (16/3/2022) sekitar Pukul 10.07.

 

Saat itu, truk tangki warna merah DK 8371 CW yang dikemudikan I Ketut Sutarka, 48, warga Desa Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara, melaju dari arah selatan menuju utara.

 

Saat bersamaan, jalan beriringan sepeda motor Honda Scoopy DK 6690 AAI yang dikendarai Ni Made Latri Yanti. Saat sampai perempatan Banjar Denjalan, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, tiba-tiba, truk langsung menabrak sepeda motor di depannya.

 

“Saya sempat tidak ingat apa-apa. Tahu-tahunya sudah menabrak. Saat saya injak rem, remnya blong,” terang sopir truk BBM, I Ketut Sutarka.

 

Akibat ditabrak truk, sepeda motor yang ditunggangi Ni Made Latri Yanti hancur. Beruntungnya, Ni Made Latri Yanti tidak apa-apa. Sebab, saat sepeda motornya terseret truk, Ni Made Latri Yanti justru masuk ke kolong truk tangki. Ia hanya mengalami luka ringan.

 

Laju truk terhenti setelah menabrak dua warung yang berjejer. Saat kejadian, warung tutup dan atap warung yang terbuat dari seng roboh.

 

Nah, setelah ditabrak, Ni Made Latri Yanti mengaku sudah tak sadarkan diri. Ia pingsan. Namun, dalam pingsannya, ia sempat mengalami peristiwa gaib. Seperti sebuah mimpi.

 

“Saya seperti mimpi. Terus tyang di awang-awang. Ada yang membisiki, ‘tugas ceninge di mercapada durung wusan metetulung’ (Tugas ananda di dunia belum selesai menolong, Red). Itu rasanya saya dengar. Kayak mimpi,” ujar Latri Yanti ketika dihubung radarbali.id.

 

Setelah itu, korban baru sadar jika dirinya berada di keramaian. Dia sudah duduk di jalan. “Saya kaget, kok ramai gini, padahal saya tadi terbang,” ungkapnya.

 

“Sekarang saya mau nyari nomor (nomor HP, red) sopir. Soalnya nanti besok-besok gimana, mau gak tanggung jawab dia,” tegasnya.

 

Di tempat terpisah, I Ketut Sutarka menyatakan, pihaknya siap mengganti rugi atas kerusakan yang terjadi. “Saya tetap dan siap bertanggung jawab,” ujarnya.

 

Kanit Lantas Polsek Sukawati, Iptu I Made Watha, menyatakan kepolisian telah menangani kejadian itu. “Masih kami proses,” kata dia.



Ni Made Latri Yanti, 52, benar-benar beruntung. Meski ditabrak truk dia masih selamat karena tubuhnya masuk kolong truk. Sedangkan sepeda motornya diseret truk tangki hingga hancur. Yang menarik, saat di kolong truk dia sempat pingsan dan mengalami peristiwa gaib.

 

IB INDRA PRASETIA, Gianyar

 

RABU, 16 Maret 2022, sekitar pukul 10.00, Ni Made Latri Yanti, 52, menunggapi sepeda motor Honda Scoopy DK 6690 AAI di Jalan Raya Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar.

 

Ia berniat membeli pulsa HP. Namun, ia mengurungkan niatnya lantaran uang yang dibawa kurang. Ia pun berniat kembali ke rumahnya di Jalan Nagasari, Penatih, Denpasar Timur.

 

“Saya awalnya mau beli HP. Tapi uang saya kurang. Akhirnya saya balik pulang. Pas mau pulang ditabrak,” ujar pengendara motor, Ni Made Latri Yanti, yang dihubungi radarbali.id.

 

Saat dihubungi radarbali.id, Ni Made Latri Yanti mengaku sudah berada di rumahnya. Ia sempat dibawa ke RS Premagana. Setelah diobati, korban diperbolehkan pulang. Karena ia hanya luka ringan.

 

Ni Made Latri Yanti adalah pengendara sepeda motor yang ditabrak truk tangki BBM di Jalan Raya Batubulan.

 

Truk tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) menyeruduk pengendara sepeda motor dan sebuah warung di Banjar Denjalan, Jalan Raya Batubulan, Rabu (16/3/2022) sekitar Pukul 10.07.

 

Saat itu, truk tangki warna merah DK 8371 CW yang dikemudikan I Ketut Sutarka, 48, warga Desa Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara, melaju dari arah selatan menuju utara.

 

Saat bersamaan, jalan beriringan sepeda motor Honda Scoopy DK 6690 AAI yang dikendarai Ni Made Latri Yanti. Saat sampai perempatan Banjar Denjalan, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, tiba-tiba, truk langsung menabrak sepeda motor di depannya.

 

“Saya sempat tidak ingat apa-apa. Tahu-tahunya sudah menabrak. Saat saya injak rem, remnya blong,” terang sopir truk BBM, I Ketut Sutarka.

 

Akibat ditabrak truk, sepeda motor yang ditunggangi Ni Made Latri Yanti hancur. Beruntungnya, Ni Made Latri Yanti tidak apa-apa. Sebab, saat sepeda motornya terseret truk, Ni Made Latri Yanti justru masuk ke kolong truk tangki. Ia hanya mengalami luka ringan.

 

Laju truk terhenti setelah menabrak dua warung yang berjejer. Saat kejadian, warung tutup dan atap warung yang terbuat dari seng roboh.

 

Nah, setelah ditabrak, Ni Made Latri Yanti mengaku sudah tak sadarkan diri. Ia pingsan. Namun, dalam pingsannya, ia sempat mengalami peristiwa gaib. Seperti sebuah mimpi.

 

“Saya seperti mimpi. Terus tyang di awang-awang. Ada yang membisiki, ‘tugas ceninge di mercapada durung wusan metetulung’ (Tugas ananda di dunia belum selesai menolong, Red). Itu rasanya saya dengar. Kayak mimpi,” ujar Latri Yanti ketika dihubung radarbali.id.

 

Setelah itu, korban baru sadar jika dirinya berada di keramaian. Dia sudah duduk di jalan. “Saya kaget, kok ramai gini, padahal saya tadi terbang,” ungkapnya.

 

“Sekarang saya mau nyari nomor (nomor HP, red) sopir. Soalnya nanti besok-besok gimana, mau gak tanggung jawab dia,” tegasnya.

 

Di tempat terpisah, I Ketut Sutarka menyatakan, pihaknya siap mengganti rugi atas kerusakan yang terjadi. “Saya tetap dan siap bertanggung jawab,” ujarnya.

 

Kanit Lantas Polsek Sukawati, Iptu I Made Watha, menyatakan kepolisian telah menangani kejadian itu. “Masih kami proses,” kata dia.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/