alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, July 4, 2022

Vaksin Covid Terancam Terbuang Percuma, Juli Masuk Periode Kedaluwarsa

SINGARAJA– Vaksin covid-19 yang digunakan oleh Satgas Penanganan Covid -19 Buleleng terancam terbuang percuma. Sebab periode kedaluwarsa vaksin akan jatuh pada akhir Juli mendatang.

 

Mengacu data satgas, hingga Rabu lalu (16/3), stok vaksin di Buleleng mencapai 13.738 dosis. Terdiri dari 4.046 dosis vaksin AstraZeneca, 2 dosis vaksin sinopharm, 9.690 dosis vaksin sinovac, dan 113 dosis vaksin Pfizer. Vaksin sebanyak itu cukup untuk melakukan vaksin pada 137 ribu masyarakat Buleleng.

 

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng Gede Suyasa, pihaknya terus menggenjot cakupan vaksinasi masyarakat. Utamanya vaksinasi booster.

Hingga Rabu sore, cakupan vaksinasi booster baru menjangkau 126.698 orang penduduk Buleleng, atau sekitar 23,55 persen target.

 

“Kami masih terus menggenjot sampai angka 30 persen. Kalau bisa konsisten terus di atas 10 ribu orang per hari, kita akan bisa mencapai target itu akhir minggu ini,” kata Suyasa saat ditemui di Auditorium Undiksha, Kamis kemarin (17/3).

 

Menurut Suyasa program vaksinasi tak akan berhenti. Sesuai imbauan Gubernur Bali Wayan Koster, tim di tingkat kabupaten harus tetap menggenjot realisasi vaksinasi. Baik vaksin dosis pertama, dosis kedua, maupun vaksin booster.

 

“Karena masih cukup banyak vaksin yang akan kedaluwarsa sampai bulan Juli. Jadi tidak boleh turun animo. Sampai semua vaksin yang tersedia bisa habis. Sehingga tidak ada vaksin yang terbuang,” ujarnya.

 

Lebih lanjut Suyasa mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah institusi. Termasuk TNI dan Polri. Sehingga pos layanan vaksinasi semakin banyak. Dalam sehari, satgas kini membentuk setidaknya 25 pos vaksinasi yang tersebar di beberapa titik.

 

Kendati optimistis mencapai angka 30 persen pada akhir pekan ini, Suyasa menyatakan program vaksinasi booster tidak akan berhenti.

“Kami berusaha mencapai angka 50 persen. Jadi layanan vaksinasi booster akan tetap berjalan. Masyarakat yang sudah waktunya menerima vaksin booster, kami himbau segera datang ke pos layanan vaksinasi,” tegasnya.



SINGARAJA– Vaksin covid-19 yang digunakan oleh Satgas Penanganan Covid -19 Buleleng terancam terbuang percuma. Sebab periode kedaluwarsa vaksin akan jatuh pada akhir Juli mendatang.

 

Mengacu data satgas, hingga Rabu lalu (16/3), stok vaksin di Buleleng mencapai 13.738 dosis. Terdiri dari 4.046 dosis vaksin AstraZeneca, 2 dosis vaksin sinopharm, 9.690 dosis vaksin sinovac, dan 113 dosis vaksin Pfizer. Vaksin sebanyak itu cukup untuk melakukan vaksin pada 137 ribu masyarakat Buleleng.

 

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng Gede Suyasa, pihaknya terus menggenjot cakupan vaksinasi masyarakat. Utamanya vaksinasi booster.

Hingga Rabu sore, cakupan vaksinasi booster baru menjangkau 126.698 orang penduduk Buleleng, atau sekitar 23,55 persen target.

 

“Kami masih terus menggenjot sampai angka 30 persen. Kalau bisa konsisten terus di atas 10 ribu orang per hari, kita akan bisa mencapai target itu akhir minggu ini,” kata Suyasa saat ditemui di Auditorium Undiksha, Kamis kemarin (17/3).

 

Menurut Suyasa program vaksinasi tak akan berhenti. Sesuai imbauan Gubernur Bali Wayan Koster, tim di tingkat kabupaten harus tetap menggenjot realisasi vaksinasi. Baik vaksin dosis pertama, dosis kedua, maupun vaksin booster.

 

“Karena masih cukup banyak vaksin yang akan kedaluwarsa sampai bulan Juli. Jadi tidak boleh turun animo. Sampai semua vaksin yang tersedia bisa habis. Sehingga tidak ada vaksin yang terbuang,” ujarnya.

 

Lebih lanjut Suyasa mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah institusi. Termasuk TNI dan Polri. Sehingga pos layanan vaksinasi semakin banyak. Dalam sehari, satgas kini membentuk setidaknya 25 pos vaksinasi yang tersebar di beberapa titik.

 

Kendati optimistis mencapai angka 30 persen pada akhir pekan ini, Suyasa menyatakan program vaksinasi booster tidak akan berhenti.

“Kami berusaha mencapai angka 50 persen. Jadi layanan vaksinasi booster akan tetap berjalan. Masyarakat yang sudah waktunya menerima vaksin booster, kami himbau segera datang ke pos layanan vaksinasi,” tegasnya.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/