alexametrics
26.8 C
Denpasar
Tuesday, June 28, 2022

Gubernur Koster Serahkan Hadiah Lomba Ogoh-Ogoh Rp1,7 M ke STT se-Bali

DENPASAR, radarbali.id- Gubernur Bali, Wayan Koster mengucapkan selamat kepada seluruh yowana atau Sekaa Truna Truni (STT) yang meraih juara dan penghargaan sebagai pemenang Lomba Ogoh-Ogoh Se-Bali Tahun 2022 yang ditandai dengan toast kopi tanpa gula isi arak tradisional lokal Bali, Minggu (Redite Pon, Kulantir) (17/4) di Jayasabha, Denpasar. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Bali, Irjen. Pol. Putu Jayan Danu Putra, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, I Gede Arya Sugiartha, Penyarikan Agung Majelis Desa Adat (MDA) Bali, I Ketut Sumarta, Bendesa Madya MDA Kabupaten/Kota Se-Bali, Yowana MDA Bali dan Kabupaten/Kota Se-Bali, dan STT yang tercatat sebagai pemenang lomba ogoh-ogoh.

 

Gubernur Koster dalam sambutannya mengatakan Lomba Ogoh–Ogoh Se-Bali Tahun 2022 diadakan berawal dari adanya audiensi dari Yowana MDA Provinsi dan Kabupaten/Kota Se-Bali dengan mengajak para seniman ogoh–ogoh. Salah satunya Nyoman Gede Sentana Putra alias Kedux dari Banjar Tainsiat, Denpasar dan Ida Bagus Nyoman Surya Wigenam atau Gusman dari Tampaksiring, Gianyar ke Jayasabha. “Saat audiensi, semua Yowana menyatakan komitmennya untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19, dan saya tergugah, hingga mengizinkan para Yowana melakukan Nyomya Bhuta Kala mapiranti antuk Ogoh – Ogoh di wewidangan Banjar Adat setelah berkomunikasi dengan Bendesa Agung MDA Provinsi Bali,” cerita Gubernur Koster.

 

Guna menghormati dan memotivasi para generasi muda dalam membuat karya yang luar biasa, Pemprov Bali melombakan ogoh-ogoh ini dengan memberikan hadiah dan piagam penghargaan. Ogoh-ogoh terbaik I untuk masing-masing kabupaten/kota di Bali sebesar Rp 50 juta, terbaik II Rp 35 juta, terbaik III Rp 25 juta, dan sebanyak 144 terbaik kecamatan se-Bali sebesar Rp 5 juta. “Secara keseluruhan total hadiahnya mencapai Rp 1,7 miliar,” jelas Gubernur Bali jebolan ITB ini yang disambut tepuk tangan oleh para yowana dan Sekaa Truna Truni di Bali.

 

Sukses penyelenggaraan Lomba Ogoh–Ogoh Se-Bali Tahun 2022 ini, kata Gubernur Koster berkat semangat dan spirit anak–anak muda berkreasi dan berinovasi di berbagai tempat seperti Bale Banjar. “Bahkan sempat saya kunjungi langsung para Sekaa Truna yang begitu semangat mengerjakan ogoh-ogoh sampai dini hari hingga saya bawakan nasi jinggo lengkap dengan kopi tanpa gula isi arak, supaya semangat,” ungkapnya.

 

Gubernur Koster lebih lanjut menyampaikan rasa bangganya karena pasca kegiatan ogoh-ogoh di Hari Pangerupukan tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19. Hal itu diakui Gubernur Koster membuatnya bereksperimen dan meyakinkan pemerintah pusat untuk tidak perlu lagi ragu-ragu membuka wisatawan mancanegara (Wisman) tanpa karantina. “Apa yang saya perjuangkan ke pemerintah pusat bersyukur terwujud pada tanggal 7 Maret 2022, di mana wisman yang datang ke Bali diberlakukan tanpa karantina serta diberikan kebijakan khusus Visa On Arrival (VOA), sehingga Wisman yang datang ke Bali setelah tanggal 7 Maret 2022 cukup banyak dan selama 2 minggu. Saya amati ternyata juga tidak menimbulkan kasus Covid-19, itu artinya kita berhasil mengelola Covid-19 dengan catatan berkomitmen melakukan vaksin booster mencapai 30 persen sampai tanggal 14 Maret 2022,” kata Gubernur Koster.

 

Mengakhiri sambutannya, Gubernur Koster yang tercatat telah mengeluarkan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali ini mengajak para Yowana dan STT di Bali ke depannya untuk terus berkarya dan berinovasi di setiap perayaan Rahina Suci Nyepi dengan menciptakan karya ogoh-ogoh yang merupakan bagian dari upaya Kita memajukan kebudayaan Bali guna memperkuat adat istiadat, tradisi, seni budaya, dan kearifan lokal Bali agar Pulau Bali ini berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian  dalam kebudayaan sesuai dengan prinsip Trisakti Bung Karno yang sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.

 

“Yowana adalah bagian dari lapisan generasi di Bali untuk menjaga kebudayaan kita secara bersama-sama yang merupakan warisan adi luhung para leluhur, pangelingsir, dan tetua kita di Bali, sehingga saya mengajak agar para Yowana untuk terus merawat, menjaga, dan menjadi generasi yang bertanggung jawab serta tidak membawa budaya–budaya luar yang bisa merusak tatanan kehidupan kita di Bali. Jagalah Bali, proteksilah Bali sekuat-kuatnya, agar Bali bisa eksis berkelanjutan di dalam memasuki peradaban baru dengan memanfaatkan teknologi digital tanpa meninggalkan budaya Bali itu sendiri,” pungkasnya.

Terbaik I, II, III Lomba Ogoh–Ogoh Se-Bali Tahun 2022 Tingkat Kabupaten/Kota Se-Bali

 

Gianyar : ST. Kusuma Eka Lila Sucita,, ST.Astiti Dharma, ST. Purwa Purbata

Jembrana           : ST. Eka Cita, ST.Wimuda Ped Jaya Sakti, ST.Santika Dharma

Denpasar            : ST. Tunas Muda, ST. Marga Utama, ST.Eka Murti Yowana

Karangasem       : ST. Dharma Shanti, ST. Semeton Lingkar, ST. Yowana Panji Saraswati

Tabanan             : ST. Taruna Patria, ST. Sri Sadhana Yowana Dharma, ST. Budhi Sentana

Badung               : ST. Eka Bhuana Tunggal Budhi, ST. Dharma Sentana, ST. Watugunung

Klungkung          : ST. Satya Dharma, ST. Tri Budhi Yasa, ST. Satya Darma Winangun

Buleleng             : ST. Catur Yoga, ST. Giri Kusuma, ST. Tunas Teratai Tunjung Mekar

Bangli                  : ST. Asta Dharma Kerti, ST. Tri Sophana Karya, ST. Eka Widya Murti

(rba)



DENPASAR, radarbali.id- Gubernur Bali, Wayan Koster mengucapkan selamat kepada seluruh yowana atau Sekaa Truna Truni (STT) yang meraih juara dan penghargaan sebagai pemenang Lomba Ogoh-Ogoh Se-Bali Tahun 2022 yang ditandai dengan toast kopi tanpa gula isi arak tradisional lokal Bali, Minggu (Redite Pon, Kulantir) (17/4) di Jayasabha, Denpasar. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Bali, Irjen. Pol. Putu Jayan Danu Putra, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, I Gede Arya Sugiartha, Penyarikan Agung Majelis Desa Adat (MDA) Bali, I Ketut Sumarta, Bendesa Madya MDA Kabupaten/Kota Se-Bali, Yowana MDA Bali dan Kabupaten/Kota Se-Bali, dan STT yang tercatat sebagai pemenang lomba ogoh-ogoh.

 

Gubernur Koster dalam sambutannya mengatakan Lomba Ogoh–Ogoh Se-Bali Tahun 2022 diadakan berawal dari adanya audiensi dari Yowana MDA Provinsi dan Kabupaten/Kota Se-Bali dengan mengajak para seniman ogoh–ogoh. Salah satunya Nyoman Gede Sentana Putra alias Kedux dari Banjar Tainsiat, Denpasar dan Ida Bagus Nyoman Surya Wigenam atau Gusman dari Tampaksiring, Gianyar ke Jayasabha. “Saat audiensi, semua Yowana menyatakan komitmennya untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19, dan saya tergugah, hingga mengizinkan para Yowana melakukan Nyomya Bhuta Kala mapiranti antuk Ogoh – Ogoh di wewidangan Banjar Adat setelah berkomunikasi dengan Bendesa Agung MDA Provinsi Bali,” cerita Gubernur Koster.

 

Guna menghormati dan memotivasi para generasi muda dalam membuat karya yang luar biasa, Pemprov Bali melombakan ogoh-ogoh ini dengan memberikan hadiah dan piagam penghargaan. Ogoh-ogoh terbaik I untuk masing-masing kabupaten/kota di Bali sebesar Rp 50 juta, terbaik II Rp 35 juta, terbaik III Rp 25 juta, dan sebanyak 144 terbaik kecamatan se-Bali sebesar Rp 5 juta. “Secara keseluruhan total hadiahnya mencapai Rp 1,7 miliar,” jelas Gubernur Bali jebolan ITB ini yang disambut tepuk tangan oleh para yowana dan Sekaa Truna Truni di Bali.

 

Sukses penyelenggaraan Lomba Ogoh–Ogoh Se-Bali Tahun 2022 ini, kata Gubernur Koster berkat semangat dan spirit anak–anak muda berkreasi dan berinovasi di berbagai tempat seperti Bale Banjar. “Bahkan sempat saya kunjungi langsung para Sekaa Truna yang begitu semangat mengerjakan ogoh-ogoh sampai dini hari hingga saya bawakan nasi jinggo lengkap dengan kopi tanpa gula isi arak, supaya semangat,” ungkapnya.

 

Gubernur Koster lebih lanjut menyampaikan rasa bangganya karena pasca kegiatan ogoh-ogoh di Hari Pangerupukan tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19. Hal itu diakui Gubernur Koster membuatnya bereksperimen dan meyakinkan pemerintah pusat untuk tidak perlu lagi ragu-ragu membuka wisatawan mancanegara (Wisman) tanpa karantina. “Apa yang saya perjuangkan ke pemerintah pusat bersyukur terwujud pada tanggal 7 Maret 2022, di mana wisman yang datang ke Bali diberlakukan tanpa karantina serta diberikan kebijakan khusus Visa On Arrival (VOA), sehingga Wisman yang datang ke Bali setelah tanggal 7 Maret 2022 cukup banyak dan selama 2 minggu. Saya amati ternyata juga tidak menimbulkan kasus Covid-19, itu artinya kita berhasil mengelola Covid-19 dengan catatan berkomitmen melakukan vaksin booster mencapai 30 persen sampai tanggal 14 Maret 2022,” kata Gubernur Koster.

 

Mengakhiri sambutannya, Gubernur Koster yang tercatat telah mengeluarkan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali ini mengajak para Yowana dan STT di Bali ke depannya untuk terus berkarya dan berinovasi di setiap perayaan Rahina Suci Nyepi dengan menciptakan karya ogoh-ogoh yang merupakan bagian dari upaya Kita memajukan kebudayaan Bali guna memperkuat adat istiadat, tradisi, seni budaya, dan kearifan lokal Bali agar Pulau Bali ini berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian  dalam kebudayaan sesuai dengan prinsip Trisakti Bung Karno yang sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.

 

“Yowana adalah bagian dari lapisan generasi di Bali untuk menjaga kebudayaan kita secara bersama-sama yang merupakan warisan adi luhung para leluhur, pangelingsir, dan tetua kita di Bali, sehingga saya mengajak agar para Yowana untuk terus merawat, menjaga, dan menjadi generasi yang bertanggung jawab serta tidak membawa budaya–budaya luar yang bisa merusak tatanan kehidupan kita di Bali. Jagalah Bali, proteksilah Bali sekuat-kuatnya, agar Bali bisa eksis berkelanjutan di dalam memasuki peradaban baru dengan memanfaatkan teknologi digital tanpa meninggalkan budaya Bali itu sendiri,” pungkasnya.

Terbaik I, II, III Lomba Ogoh–Ogoh Se-Bali Tahun 2022 Tingkat Kabupaten/Kota Se-Bali

 

Gianyar : ST. Kusuma Eka Lila Sucita,, ST.Astiti Dharma, ST. Purwa Purbata

Jembrana           : ST. Eka Cita, ST.Wimuda Ped Jaya Sakti, ST.Santika Dharma

Denpasar            : ST. Tunas Muda, ST. Marga Utama, ST.Eka Murti Yowana

Karangasem       : ST. Dharma Shanti, ST. Semeton Lingkar, ST. Yowana Panji Saraswati

Tabanan             : ST. Taruna Patria, ST. Sri Sadhana Yowana Dharma, ST. Budhi Sentana

Badung               : ST. Eka Bhuana Tunggal Budhi, ST. Dharma Sentana, ST. Watugunung

Klungkung          : ST. Satya Dharma, ST. Tri Budhi Yasa, ST. Satya Darma Winangun

Buleleng             : ST. Catur Yoga, ST. Giri Kusuma, ST. Tunas Teratai Tunjung Mekar

Bangli                  : ST. Asta Dharma Kerti, ST. Tri Sophana Karya, ST. Eka Widya Murti

(rba)



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/