alexametrics
26.8 C
Denpasar
Monday, June 27, 2022

Sebelum Ditemukan Tewas, Turis Asal Australia Sempat Muntah-muntah

GIANYAR- Seorang turis asal Australia bernama Hannan John Daniel, 82, ditemukan tak bernyawa di bungalow Jalan Tjok Sudharsana, Kelurahan/Kecamatan Ubud, Rabu (18/5) pukul 09.30. Saat ditemukan dia dalam posisi tidur di tempat tidur.

 

Sebelum ditemukan meninggal, pada Senin lalu (16/5) John mengalami muntah-muntah disertai diare di bungalow. Dari managemen bungalow kemudian menghubungi klinik di Ubud untuk g memeriksa kondisi korban.

 

Setelah memeriksa, saat itu dokter klinik memberikan obat sekaligus mengambil sampel darah untuk dicek lab. Sore harinya, keluar hasil laboratorium bahwa kondisinya baik-baik saja dan tidak ada ditemukan penyakit kronis. Selasa pagi (17/5) John sempat sarapan di bungalow kemudian kembali istirahat. Hingga Rabu pagi (18/5) John tidak keluar kamar. Akhirnya keluarga yang ikut menginap mengecek kondisinya. Ternyata korban tidak bergerak. Pihak bungalow sempat mengecek dan menghubungi kepolisian.

 

Kapolsek Ubud, Kompol Made Tama membenarkan kejadian itu. “Korban telah meninggal dunia dengan kondisi tubuh dingin di kamarnya dengan posisi miring menghadap ke Selatan menggunakan selimut warna putih,” ujarnya.

 

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan dokter, korban diperkirakan meninggal dunia 4-6 jam dari hasil pemeriksaan dokter. “Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ungkapnya.

 

Mengenai sebab kejadian belum diketahui secara pasti. “Namun sebelum meninggal korban mengeluh sakit perut, muntah dan diare, tidak ditemukan ada tanda kekerasan pada tubuh korban yang mengarah terjadinya tindak pidana,” tegasnya.

 

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar, Gusti Ngurah Dibya Presasta menambahkan pihaknya melakukan evakuasi jenazah dari kamar bungalow menuju RS Ari Canti Ubud. (dra)

 



GIANYAR- Seorang turis asal Australia bernama Hannan John Daniel, 82, ditemukan tak bernyawa di bungalow Jalan Tjok Sudharsana, Kelurahan/Kecamatan Ubud, Rabu (18/5) pukul 09.30. Saat ditemukan dia dalam posisi tidur di tempat tidur.

 

Sebelum ditemukan meninggal, pada Senin lalu (16/5) John mengalami muntah-muntah disertai diare di bungalow. Dari managemen bungalow kemudian menghubungi klinik di Ubud untuk g memeriksa kondisi korban.

 

Setelah memeriksa, saat itu dokter klinik memberikan obat sekaligus mengambil sampel darah untuk dicek lab. Sore harinya, keluar hasil laboratorium bahwa kondisinya baik-baik saja dan tidak ada ditemukan penyakit kronis. Selasa pagi (17/5) John sempat sarapan di bungalow kemudian kembali istirahat. Hingga Rabu pagi (18/5) John tidak keluar kamar. Akhirnya keluarga yang ikut menginap mengecek kondisinya. Ternyata korban tidak bergerak. Pihak bungalow sempat mengecek dan menghubungi kepolisian.

 

Kapolsek Ubud, Kompol Made Tama membenarkan kejadian itu. “Korban telah meninggal dunia dengan kondisi tubuh dingin di kamarnya dengan posisi miring menghadap ke Selatan menggunakan selimut warna putih,” ujarnya.

 

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan dokter, korban diperkirakan meninggal dunia 4-6 jam dari hasil pemeriksaan dokter. “Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ungkapnya.

 

Mengenai sebab kejadian belum diketahui secara pasti. “Namun sebelum meninggal korban mengeluh sakit perut, muntah dan diare, tidak ditemukan ada tanda kekerasan pada tubuh korban yang mengarah terjadinya tindak pidana,” tegasnya.

 

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar, Gusti Ngurah Dibya Presasta menambahkan pihaknya melakukan evakuasi jenazah dari kamar bungalow menuju RS Ari Canti Ubud. (dra)

 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/