alexametrics
26.8 C
Denpasar
Monday, June 27, 2022

Loket dan Kantin Objek Wisata Taman Edelweiss Besakih Terbakar

AMLAPURA – Bangunan loket tiket dan kantin Objek Wisata Taman Edelweiss di Dusun Temukus, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, hangus terbakar pada Rabu malam (18/5) lalu.

 

Ketua Pengelola Objek Wisata Taman Edelweiss, I Wayan Sudiana mengatakan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 21.30 Rabu malam.

 

Ia menduga, pemicu kebakaran yang melahap hampir seluruh bangunan loket dan kantin dengan ukuran sekitar 12×4 meter itu akibat korsleting listrik. Ini karena di dalam bangunan yang terbakar juga terdapat sejumlah barang elektronik.

 

“Kemungkinan karena korsleting listrik, tempat loket hangus total sedangkan kantin tersisa separuhnya,” ujar Sudiana dikonformasi Kamis (19/5). 

 

Pada saat kebakaran terjadi, warga yang tinggal di sekitar lokasi langsung datang dan membantu proses pemadaman api, hingga api bisa dipadamkan. Namun sejumlah dokumen penting serta peralatan elektronik seperti laptop, computers, cctv hingga peralatan memasak tak bisa diselamatkan.

 

“Seluruhnya hangus dilahap api,” katanya.

 

Atas musibah itu, kerugian yang dialami ditaksir mencapai ratusan juta rupiah mengingat ada sejumlah barang elektronik dan dokumen yang ikut terbakar. “Untuk kerugian kemungkinan mencapai ratusan juta,” kata Sudiana. 

 

Untuk menjaga kenyamanan pengunjung, tindakan yang dilakukan oleh pengelola sementara hanya membersihkan dan merapikan puing-puing sisa kebakaran. Untuk perbaikan, pihak pengelola mengaku masih menunggu. Mengingat proses perbaikan dibutuhkan dana yang tidak sedikit. (zul)



AMLAPURA – Bangunan loket tiket dan kantin Objek Wisata Taman Edelweiss di Dusun Temukus, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, hangus terbakar pada Rabu malam (18/5) lalu.

 

Ketua Pengelola Objek Wisata Taman Edelweiss, I Wayan Sudiana mengatakan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 21.30 Rabu malam.

 

Ia menduga, pemicu kebakaran yang melahap hampir seluruh bangunan loket dan kantin dengan ukuran sekitar 12×4 meter itu akibat korsleting listrik. Ini karena di dalam bangunan yang terbakar juga terdapat sejumlah barang elektronik.

 

“Kemungkinan karena korsleting listrik, tempat loket hangus total sedangkan kantin tersisa separuhnya,” ujar Sudiana dikonformasi Kamis (19/5). 

 

Pada saat kebakaran terjadi, warga yang tinggal di sekitar lokasi langsung datang dan membantu proses pemadaman api, hingga api bisa dipadamkan. Namun sejumlah dokumen penting serta peralatan elektronik seperti laptop, computers, cctv hingga peralatan memasak tak bisa diselamatkan.

 

“Seluruhnya hangus dilahap api,” katanya.

 

Atas musibah itu, kerugian yang dialami ditaksir mencapai ratusan juta rupiah mengingat ada sejumlah barang elektronik dan dokumen yang ikut terbakar. “Untuk kerugian kemungkinan mencapai ratusan juta,” kata Sudiana. 

 

Untuk menjaga kenyamanan pengunjung, tindakan yang dilakukan oleh pengelola sementara hanya membersihkan dan merapikan puing-puing sisa kebakaran. Untuk perbaikan, pihak pengelola mengaku masih menunggu. Mengingat proses perbaikan dibutuhkan dana yang tidak sedikit. (zul)



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/