alexametrics
28.8 C
Denpasar
Monday, June 27, 2022

Ditanya Kapan Boleh Lepas Masker, Satpol PP Gianyar Bilang Begini

GIANYAR, radarbali.id – Presiden RI, Joko Widodo beberapa hari lalu memberikan statement mengenai kebijakan lepas masker di tempat umum. Namun Kabupaten Gianyar masih menunggu ketentuan yang mengatur lepas masker tersebut.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gianyar, Made Watha mengakui telah mendengar ada pelonggaran pemakaian masker di tempat umum. Namun khusus di Gianyar, aturan memakai masker tetap dilakukan.

“Masih tapi agak longgar,” jelas pejabat berkumis itu.

Untuk kepastian lepas masker, pihaknya masih menanti petunjuk dari pusat mengenai pelonggaran pemakaian masker. “Sementara petunjuk pusat belum kami terima jelas. Tunggu saja,” ungkapnya.

Sebelum ada aturan soal lepas masker bagi yang sehat, pihaknya tetap memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

Sementara itu, untuk razia masker sudah lama tidak pernah dilakukan. “Pengenaan sanksi denda terakhir kita lakukan tahun 2020. Karena tidak ada yang membandel,” ungkapnya.

Sementara itu, pelonggaran kebijakan lepas masker di area terbuka disampaikan Presiden  RI Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor lewat video kanal YouTube Sekretariat Presiden. “Dengan memperhatikan kondisi saat ini. Dimana penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia yang semakin terkendali, maka perlu saya menyampaikan beberapa hal,” ujar Joko Widodo lewat video.

Pertama, kata Jokowi, pemerintah memutuskan melonggarkan kebijakan pemakaian masker. “Jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau area terbuka yang tidak padat orang, diperbolehkan tidak menggunakan masker,” ujarnya.

Lanjut dia, untuk kegiatan di ruangan tertutup dan transportasi publik tetap menggunakan masker.  “Bagi masyarakat kategori rentan, lansia atau memiliki penyakit komorbid, maka saya sarankan tetap gunakan masker saat aktivitas,” pintanya.

“Demikian juga bagi masyarakat yang bergejala batuk dan pilek, tetap harus menggunakan masker ketika melakukan aktivitas,” pungkasnya. (dra)



GIANYAR, radarbali.id – Presiden RI, Joko Widodo beberapa hari lalu memberikan statement mengenai kebijakan lepas masker di tempat umum. Namun Kabupaten Gianyar masih menunggu ketentuan yang mengatur lepas masker tersebut.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gianyar, Made Watha mengakui telah mendengar ada pelonggaran pemakaian masker di tempat umum. Namun khusus di Gianyar, aturan memakai masker tetap dilakukan.

“Masih tapi agak longgar,” jelas pejabat berkumis itu.

Untuk kepastian lepas masker, pihaknya masih menanti petunjuk dari pusat mengenai pelonggaran pemakaian masker. “Sementara petunjuk pusat belum kami terima jelas. Tunggu saja,” ungkapnya.

Sebelum ada aturan soal lepas masker bagi yang sehat, pihaknya tetap memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

Sementara itu, untuk razia masker sudah lama tidak pernah dilakukan. “Pengenaan sanksi denda terakhir kita lakukan tahun 2020. Karena tidak ada yang membandel,” ungkapnya.

Sementara itu, pelonggaran kebijakan lepas masker di area terbuka disampaikan Presiden  RI Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor lewat video kanal YouTube Sekretariat Presiden. “Dengan memperhatikan kondisi saat ini. Dimana penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia yang semakin terkendali, maka perlu saya menyampaikan beberapa hal,” ujar Joko Widodo lewat video.

Pertama, kata Jokowi, pemerintah memutuskan melonggarkan kebijakan pemakaian masker. “Jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau area terbuka yang tidak padat orang, diperbolehkan tidak menggunakan masker,” ujarnya.

Lanjut dia, untuk kegiatan di ruangan tertutup dan transportasi publik tetap menggunakan masker.  “Bagi masyarakat kategori rentan, lansia atau memiliki penyakit komorbid, maka saya sarankan tetap gunakan masker saat aktivitas,” pintanya.

“Demikian juga bagi masyarakat yang bergejala batuk dan pilek, tetap harus menggunakan masker ketika melakukan aktivitas,” pungkasnya. (dra)



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/